Memahami Bitcoin ETF, Layakkah Jadi Instrumen Investasi Masa Depan?

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2024 - 05:01 WIB

50307 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin ETF adalah inovasi yang menggembirakan di ekosistem kripto. Pasalnya, berkat adanya Bitcoin ETF, ekosistem kripto tidak hanya sekadar aset digital, tetapi juga sudah merambah menjadi instrumen investasi di bursa saham.

Nah, bagaimana lika-liku disahkannya Bitcoin ETF saat pertama kali muncul dan apa sih yang membuat ETF pertama di kripto ini layak untuk dijadikan pilihan investasi masa depan?

ETF atau exchange traded fund adalah instrumen investasi yang merupakan kumpulan aset yang diperdagangkan di bursa efek. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bitcoin ETF adalah produk yang memungkinkan investor membeli saham yang mencerminkan harga Bitcoin tanpa perlu memiliki Bitcoin secara langsung di bursa efek. Jika sebelumnya Bitcoin hanya bisa dibeli di platform exchange kripto, kini Anda bisa membelinya di bursa saham seperti membeli reksa dana pada umumnya. Hal ini tentu membuat Bitcoin lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan investor.

Adanya Bitcoin ETF ini bisa dikatakan sebagai langkah besar dalam adopsi kripto. Sebab, aset kripto Bitcoin tidak hanya dikenal sebagai aset digital, tetapi juga sebagai instrumen investasi yang dapat dimiliki dalam bentuk saham di bursa efek.

Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin ETF

Seperti halnya instrumen investasi lainnya, Bitcoin ETF memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan mempelajari kelebihan dan kekurangan ini, Anda bisa menilai apakah ETF jenis ini memang layak untuk dipertimbangkan sebagai tempat berinvestasi.

Baca Juga :  Peran Penting Pemerintah Bangun Budaya Sadar Risiko di Indonesia

Dengan membeli Bitcoin ETF, Anda tidak perlu untuk menyimpan koin kripto sendiri. Hal ini dikarenakan ETF bisa langsung dibeli di bursa efek dengan mudah.

Bitcoin ETF juga memiliki nilai regulasi yang lebih jelas dan mudah untuk dipelajari dibanding aset digital yang masih susah dipahami oleh awam atau yang belum terbiasa dengan ekosistem kripto. Implikasi pajak ketika membeli Bitcoin ETF juga memiliki panduan yang lebih jelas.

Akan tetapi, Bitcoin ETF hanya bisa dibeli dalam periode tertentu. Hal ini dikarenakan bursa efek akan tutup di akhir pekan.

Jadi, Anda harus meluangkan waktu saat hari kerja untuk memantau bursa. Biaya manajemen ketika membeli juga akan diberlakukan karena melalui pialang.

Dan yang perlu diketahui adalah, pihak ketika di pembelian bursa seperti ini tidak semuanya dapat dipercaya. Dengan begitu, Anda harus memilih pialang yang memiliki rekam jejak positif.

Bitcoin ETF Banyak Dijegal

Bitcoin ETF  pertama berbasis future (future-base) sudah hadir cukup lama, yaitu tahun 2021. Di Oktober 2021, ProShares Bitcoin Strategy ETF (BITO) mulai diperdagangkan di Chicaho Mercantile Exchange (CME).

Baca Juga :  BINUS Luncurkan 14 Buku Interaktif dan 3 Center of Excellence pada Dies Natalis ke 43

Namun, perjalanan persetujuan Bitcoin ETF tidak berlangsung mulus. Komisi Sekuritas atau SEC baru meloloskan ETF kripto pertama ini setelah berkali-kali pengajuan.

Di awal kemunculannya, regulator banyak menjegal perizinan Bitcoin ETF. Hal ini dikarenakan volatilitas Bitcoin yang begitu kuat dan dianggap tidak cocok untuk investor pemula. 

Hingga saat ini, Bitcoin ETF sudah melakukan pengelolaan untuk lebih dari 1,07 juta BTC dengan nilai triliunan dengan BlackRock yang mendominasi market.

Dampak Bitcoin ETF dengan Harga BTC

Dengan Bitcoin ETF beredar di bursa membuat harga BTC melonjak di awal perizinannya. Harga BTC dalam rupiah bahkan pernah menyentuh angka satu miliar.

Namun, harga BTC yang fluktuatif membuat market kripto tidak bisa diprediksi dengan mematok pada satu faktor saja. Ada berbagai faktor yang dipertimbangkan dan membuat harga koin kripto naik-turun.

Dengan begitu, Anda harus mempertimbangkan berbagai hal ketika akan membeli BTC dan koin kripto lainnya. Dan pastikan juga untuk memastikan exchange kripto yang terpercaya ketika akan membeli koin kripto.

Berita Terkait

Bantuan Gubernur di Desa Mandalasari Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Kualitas tidak produktip
10.000 Relawan Siap Hijaukan Boyolali di Munas SWI 2026
Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.
Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Karo Melakukan Kunjungan ke Pabrik AQUA Berastagi
Warung Wajik Taat Pajak dan Bijak Kelola Usaha Mendapat Apresiasi Bupati Karo
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Dukungan Penuh ! YAHMAN Efendi Siap Bersinergi dengan Bupati Pesisir Barat Demi Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan, Polres Karo Tangkap Dua Terduga Pelaku dan Temukan Jenazah Korban di Bawah Jembatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:10 WIB

Kabupaten Karo Kembali Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut Dari BPK RI

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:24 WIB

Tim Lingkaber Polres Karo Bubarkan Kelompok Remaja, Potensi Tawuran dan Balap Liar Berhasil Dicegah

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:48 WIB

Bupati Karo: Pentahbisan Gedung GPT “Kristus Gembala” Bukan Hanya Pembangunan Fisik, Juga Pembangunan Spiritual, Moral, dan Sosial

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:11 WIB

Persiapan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 Bupati Karo : Pariwisata Salah Satu Sektor Unggulan yang Menjadi Prioritas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:02 WIB

MUPEL XXIII PERMATA GBKP Memilih Kepengurusan Baru PERMATA GBKP dan Momentum Penguatan Pelayanan Generasi Muda

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:46 WIB

Diskominfo Nagan Raya Gelar Kegiatan Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:24 WIB

Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK

Berita Terbaru