Penuhi Undangan Bejamu Saman di Kampung Jabo, H.Said Sani Bertemu Dengan H.Ibnu Hasyim

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 23 Agustus 2024 - 23:16 WIB

50275 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Bakal Calon Bupati Gayo Lues H.Said Sani menghadiri acara Bejamu saman roa lo roa ingi di Kampung  Jabo Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues, Sabtu, (24/08/2024).

Usai Memenuhi Acara di Kampung Pasir Kecamatan Tripe Jaya H.Said Sani bertemu dengan Wakil  Ketua DPRK Gayo Lues di Kampung Jabo.  Pantauan Awak media H.Said Sani duduk berdampingan dengan Wakil Ketua DPRK Gayo Lues H. Ibnu Hasyim, H,Said Sani mengenakan Kemeja dan Kain Sarung dileher, dan H.Ibnu Hasyim Mengenakan Jaket berwarta Hitam.

H.Said Sani mengucapkan selamat dan mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Bejamu saman roa lo roa ingi di Desa Jabo Kecamatan Terangun. Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat berakah untuk masyarakat Kampung Jabo, ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dikonfirmasi H.Said Sani yang juga mantan Wakil Bupati Gayo Lues memohon dukungan kepada masyarakat bahwa dirinya juga akan mengikuti kontestasi Pilkada di Kabupaten Gayo Lues.  Saya mohon doa restu, saya juga akan menjadi salah satu kontestan maju sebagai Calon Bupati Gayo Lues periode 2024-2029.

Baca Juga :  Sinergitas TNI-POLRI Di Wilayah Kabupaten Gayo Lues , Kodim 0113/ Gayo Lues Gelar Patroli Gabungan Pasca Pencoblosan Pemilu 2024

H.Said Sani juga mengatakan bahwa kegiatan bejamu saman roa lo roa ingi merupakan salah satu seni budaya tradisional di Kabupaten Gayo Lues yang diminati oleh masyarakat. Kita sama-sama ketahui, bahwa Bejamu Saman ini salah satu seni budaya Gayo Lues. Oleh karena itu saya mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Masyarakat Kampung Jabo Kecamatan Terangun, kata H.Said Sani.

Menurut H.Said Sani, Acara Bejamu Saman ini ini adalah salah satu kegiatan untuk melestarikan budaya Gayo Lues, karena Tradisi Bejamu Saman adalah pergelaran Saman selama dua hari dua malam (roa lo roa ingi) di mana ada dua kampung yang tampil bersama dan berbagi peran dengan bertindak sebagai tuan rumah dan tamu. Hal yang menarik dari Bejamu Saman adalah karena setiap anggota grup penampil tamu akan tinggal sebagai saudara (serinen) di rumah masing-masing anggota grup penampil tuan rumah. Persaudaraan antara dua pesaman melalui Bejamu Saman umumnya bahkan berlanjut hingga melampaui acara pertunjukan, yakni dalam kehidupan nyata, bahkan hingga ke anak-cucu mereka, sebutnya.

Baca Juga :  Kapolres Gayo Lues Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024

H.Said Sani menambahkan, Tari Saman Mendapat  pengakuan dari United United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco), yang secara resmi menyatakan bahwa Tari Saman  merupakan warisan budaya asli dari Tanah gayo, adalah suatu hal yang istimewa.

Unesco merupakan lembaga resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikenal sangat berhati-hati dalam memberi pengakuan terhadap sebuah cagar budaya.  Ada banyak negara yang mengajukan permohonan kepada Unesco untuk mendapatkan pengakuan atas warisan budaya mereka, tapi Unesco tidak sembarangan memberi pengakuan tersebut. Mereka harus menelusuri asal usul budaya itu, keasliannya, keunikannya serta nilai-nilai sejarah yang ada di dalamnya,” terang H.Said Sani.

Tari Saman yang merupakan  tarian rakyat dari Tanah Gayo mendapat pengakuan dari Unesco untuk warisan budaya kategori tak benda, Pengakuan Unesco untuk Tari Saman ini disampaikan dalam sebuah pertemuan di Bali pada 24 November 2011, jelasnya. (TIM MEDIA)

Berita Terkait

risis Lingkungan di Gayo Lues Kian Membesar, PT Rosin Chemicals Indonesia Dituding Membangkang terhadap Perintah Penghentian Operasional
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
PT Hopson Diduga Beroperasi Terang-Terangan, Publik Pertanyakan Fungsi Pengawasan dan Penindakan
PT Hopson Diduga Kembali Jalankan Mesin Produksi, Aktivis Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Aceh
Penuh Keceriaan, TK Negeri 2 Blangkejeren Sukses Gelar Festival Anak untuk Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
PT Hopson Tetap Diduga Jalankan Produksi Ilegal Pada Tengah Malam, Di Mana Aparat Bertindak Tegas?
Dugaan Pembangkangan PT Hopson terhadap Hasil Rapat DLHK Aceh Dinilai Bisa Menjadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
PT Rosin Diduga Lakukan Pembangkangan Hukum, Negara Diuji di Tengah Asap Pabrik Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:18 WIB

Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11

Senin, 25 Mei 2026 - 14:28 WIB

LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Senin, 25 Mei 2026 - 09:56 WIB

LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan

Senin, 25 Mei 2026 - 07:56 WIB

Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 07:32 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian

Minggu, 24 Mei 2026 - 03:33 WIB

TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:08 WIB

DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:03 WIB

LSM TRINUSA DPD Provinsi Lampung Sorot LHKPN Kabag Kesra Kota Bandar Lampung: Ada Kejanggalan Perbandingan Harta 2024–2025

Berita Terbaru