Kupas Pertahanan Benteng Kerajaan Linge dari Kolonial di Wihni Kerti, Buku Pang Kilet Akan Terbit

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2024 - 18:24 WIB

50328 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGAH | Buku Pang Kilet rampung ditulis dan akan diterbitkan. Alhamdulillah, buku yang berjudul “Sejarah dan Eksistensi Pang Kilet dalam Mempertahankan Benteng Kerajaan Linge” sudah selesai ditulis dan akan segera diterbitkan” ujar Azman, S.S., M.A., penulis buku “Sejarah dan Eksistensi Pang Kilet dalam Mempertahankan Benteng Kerajaan Linge,” Rabu (28/8/2024)

Penerbitan buku ini, menurut Azman, S.S., M.A., merupakan sebagai bagian dari upaya untuk memelihara dan melindungi khazanah kesejarahan Gayo, agar tetap terjaga dari generasi ke generasi sepanjang masa. “Alhamdulillah, sudah selesai diedit (Yusradi Usman al-Gayoni, Pendiri/Pengelola Perpustakaan Gayo, Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo, Direktur Mahara Publishing, Founder World Gayonese Community/Diaspora Gayo Dunia & Diaspora Indonesia-Inggris) dan akan diajukan ISBN-nya oleh penerbit,” sebutnya.

Baca Juga :  Apakah Kami Orang Gayo "Ditinggalkan"

Diterangkan Azman, buku “Sejarah dan Eksistensi Pang Kilet dalam Mempertahankan Benteng Kerajaan Linge” yang diterbitkan Mahara Publishing ini terdiri dari beberapa bab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada Bab I Pendahuluan, menguraikan tentang latar belakang penulisan buku ini, yang berangkat dari satu kalimat pamungkas dari salah seorang orang tua dari ahli waris Pang Kilet “Puren, kase kin urusenmu,” tuturnya.

Pada Bab II, ungkapnya, akan menguraikan tentang konsep Pang, Pejuang Islam, dan Tasawuf. Bab III tentang Pang Kilet dan Konstruksi Sebutan ” Pang” pada Pang Kilet. Bab IV Jejak-jejak Pang Kilet.

Dijelaskan Pegiat Budaya dan Sejarah Gayo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI itu lebih lanjut, Bab V menguraikan hasil temuan arkeologis di kawasan Makam Pang Kilet, Bab VI tentang bukti-bukti ziarah ahli waris, dan Bab VII tentang arti penting sejarah Pang Kilet terhadap sejarah Gayo, dan Bab VIII ditutup dengan Kesimpulan.

Baca Juga :  Kammi Aceh Tengah nilai budaya tarin-tarin kope tak sesuai dengan nilai Adat Gayo.

Secara terpisah, ahli waris Pang Kilet, Lahat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada penulis, editor, penerbit, dan semua pihak yang telah membantu penerbitan buku “Sejarah dan Eksistensi Pang Kilet dalam Mempertahankan Benteng Kerajaan Linge.” ”Sangat penting bagi kita selaku generasi penerus Gayo untuk senantiasa terus menguatkan identitas Gayo, menghargai apa yang sudah diwariskan Muyang Datu kepada kita. Tanpa perjuangan mereka, mungkin kita masih berada di era antah berantah,” tegas Lahat. (RED)

Berita Terkait

Personil Brimob Dan Relawan Gelar Gotong Royong Bersama Jembatan Darurat Sungai Kala Ili
PMI Aceh Dampingi PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sosial Untuk Korban Bencana Alam : Ini Kata Fauzi Husaini
HT Ibrahim Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tengah dan Bener Meriah
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi dengan Satpol PP Aceh Tengah Demi Ekonomi yang Bersih dan Sehat
Pickup Terbalik di Linge, Praktik Kerja Lapangan PT Tower Bersama Group Dipertanyakan
Lecehkan Anak di Bawah Umur, Seorang Pria Digelandang Polisi setelah Dilaporkan Ibu Korban
Desa Pilar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Santuni Anak Yatim sebagai Teladan Kasih Sayang Rasulullah
Penuh Doa dan Haru, Bupati Aceh Tengah Lepas Jamaah Umrah Azzikra Langsung ke Jeddah Tanpa Transit

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:21 WIB

Pelajaran dari Tol Permai: Istirahat Jika Lelah, 5 Korban Laka Hiace di Siak Jadi Pengingat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:29 WIB

Swasembada Pangan Dimulai: Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil 1 Hektare di Siak

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:24 WIB

Rutin Kawal Asta Cita, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Cek Jagung Pipil 73 Hari 

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:31 WIB

Rajin Turun ke Lahan, Polsek Sabak Auh Dampingi Petani: Jagung Pipil 70 Hari Milik UPTD Tumbuh Subur

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:03 WIB

Polri Dukung Ketahanan Pangan: Polsek Sabak Auh Pantau Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan UPTD Pertanian 

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:48 WIB

Laporan Berkala Polsek Sabak Auh: Tanaman Jagung Usia 65 Hari Tumbuh Baik di Sabak Auh 

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:08 WIB

Sinergi Polri-UPTD Pertanian, Polsek Sabak Auh Kawal Program Jagung Pipil 1 Ha di Sungai Tengah

Senin, 18 Mei 2026 - 16:35 WIB

Polsek Sabak Auh Dan Petani Kolaborasi Kawal Jagung 58 Hari Menuju Panen

Berita Terbaru