Semarak Kreativitas Mahasiswa Fashion Program BINUS University di Front Row Paris 2024

Waspada Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 7 September 2024 - 12:30 WIB

50124 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Busana modern dan tradisional di Indonesia tidak
berjalan sendiri-sendiri. Justru, pakaian kontemporer di tanah air sering kali
menggabungkan elemen budaya tradisional dalam siluetnya maupun motifnya. BINUS
University menyadari potensi budaya tersebut dan turut serta melestarikannya
dengan memperkenalkannya kepada audiens internasional.

Oleh sebab itu, ada sekelompok tim mahasiswa yang
berpartisipasi dalam acara internasional Front Row Paris 2024 untuk menunjukkan
karya mereka dengan tema terinspirasi dari budaya Indonesia pada 7 September
2024.

Tema Utama Koleksi Busana dari Fashion Program BINUS University

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koleksi busana buatan para mahasiswa program
studi Fashion Program BINUS University yang ditampilkan di ajang Front Row
Paris 2024 menyoroti budaya tradisional Lampung. Ciri khas ini tercermin dari
penggunaan motif yang terinspirasi dari keanekaragaman hewan serta tumbuhan di
Lampung seperti gajah dan lain-lainnya.

Tantangan Utama Mendesain Koleksi Busana

Image

Proses perancangan koleksi busana khas Lampung
yang memeriahkan panggung Front Row Paris 2024 tidak lepas dari sejumlah
tantangan dan hambatan.

Contohnya, Gerda Yogi Samudra (Program Studi
Fashion Design) yang merupakan salah satu anggota dari brand FLOR — UNA mengatakan, “Kesulitan kami adalah menggabungkan
dua koleksi jadi satu yang dilihatnya cocok. […] Timeline-nya juga lumayan compact,
jadi kami harus pintar-pintar bagi waktu untuk mempersiapkan barang [pakaian
dan aksesoris] yang dibawa ke Paris.”

Di sisi lain, Jennifer Marshiela (Mahasiswa
Fashion Program) yang mendirikan brand Dragon’s
Reverie bersama rekannya Carmela Regina (Mahasiswa Fashion Program) juga
menambahkan, “Revisi [desain] adalah bagian yang paling sulit bagi saya karena
harus berulang kali, tapi saya senang dengan hasil akhirnya.”

Baca Juga :  Rumah Milenial Parkland Podomoro Karawang Ludes Kurang Dari 24 Jam

Kata-kata tersebut kemudian ditimpali oleh
Carmela dengan komentar, “Secara pribadi, saya paling kesulitan dengan berfokus
pada detail untuk tahap brainstorming dan
perancangan desainnya. Selain itu, ada juga tantangan mencari kain yang tepat
untuk pakaiannya.”

Proses Kurasi Desain yang Komprehensif

Image

Sesungguhnya, persiapan untuk desain pakaian yang
ditampilkan pada acara Front Row Paris 2024 sudah berlangsung sejak lama. Hal
ini terbukti dari pemaparan Ratna Dewi Paramita M.A. (Head of Fashion Program
BINUS University) tentang alur kerja para mahasiswanya.

“Sebenarnya, dari semester lalu, semua mahasiswa
wajib ikut proyek Front Row Paris. Tapi, tidak semua karya terpilih untuk
ditampilkan di atas panggung,” tutur Ratna. “Kita kurasi lagi berdasarkan hasil
yang sudah ada.”

Karena hanya ada 12 look yang akan diikutsertakan dalam acara puncak Front Row Paris
2024. mahasiswa harus beregu dengan temannya untuk membuat brand dan menciptakan desain yang unik agar terpilih. Pada tahap
ini, Ratna menekankan bahwa para mahasiswa harus mampu berkomunikasi dengan
rekan setimnya untuk membuat warna dan siluet setiap pakaian saling bersinergi
dengan brand lain.

Setelah proses brainstorming tema dan ide, para partisipan harus melakukan riset
untuk memahami ciri khas budaya tradisional Lampung untuk diimplementasikan
dalam desain pakaian mereka. Kemudian, mereka harus menggambar sketsa desain
dan berkonsultasi dengan dosen pembimbing untuk melakukan perbaikan, jika
diperlukan.

Kesan dan Pesan Partisipan Front Row Paris 2024

Image

Para mahasiswa yang ikut serta dalam acara Front
Row Paris 2024 merasa bahwa acara ini memberikan pengalaman positif untuk
kemajuan karier mereka ke depannya. Misalnya, Carmela mengatakan, “Semoga
semakin banyak orang yang mengenal dan semakin memahami budaya tradisional
Indonesia serta apa kisah yang kami coba bawakan melalui desain kami.”

Baca Juga :  Laporan Terbaru Menunjukan Bahwa di Tengah Tantangan Ekonomi, Berinvestasi Pada Pendidikan di Indonesia dan Negara-Negara di Seluruh Dunia Sangat Penting Bagi Kesuksesan Mendatang

Sementara itu, Jennifer mengaku, “Bagi saya
pribadi, ini adalah batu loncatan besar untuk kami. Setelah semua ini, kami
harap kami bisa semakin aktif di fashion
landscape
dan membawa budaya internasional ke skala internasional yang
lebih luas.”

Kemudian, Gerda turut berkomentar, “Semoga desain
kami bisa membanggakan Indonesia dan mengharumkan nama BINUS University.”

Harapan BINUS University dan IFC untuk Industri Fashion Indonesia

Image

Sebagai penyelenggara acara Front Row Paris 2024,
Indonesia Fashion Chamber (IFC) mendorong partisipasi mahasiswa untuk
menunjukkan karya mereka karena merasa bahwa generasi muda Indonesia sudah siap
bersaing di level internasional. IFC percaya bahwa melalui karya inilah, potensi
budaya Indonesia akan semakin menonjol dan terkenal di berbagai negara.

Di sisi lain, BINUS University berharap bahwa
para hadirin bisa mengapresiasi karya para mahasiswanya, dan kreativitas mereka
mendapatkan exposure lebih di skala
global, tidak hanya nasional.

Partisipasi program studi Fashion Program BINUS
University di acara bergengsi seperti Front Row Paris pada tanggal 7 September
2024 menunjukkan komitmennya terhadap semangat fostering dan empowering BINUS
University. Melalui karya para mahasiswanya, BINUS University berharap bahwa
mereka bisa menginspirasi talenta muda Indonesia untuk berkarya dan bersaing di
level internasional, serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja untuk
mendorong perekonomian kreatif Indonesia.

Berita Terkait

Bantuan Gubernur di Desa Mandalasari Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Kualitas tidak produktip
10.000 Relawan Siap Hijaukan Boyolali di Munas SWI 2026
Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.
Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Karo Melakukan Kunjungan ke Pabrik AQUA Berastagi
Warung Wajik Taat Pajak dan Bijak Kelola Usaha Mendapat Apresiasi Bupati Karo
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Dukungan Penuh ! YAHMAN Efendi Siap Bersinergi dengan Bupati Pesisir Barat Demi Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 00:17 WIB

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:07 WIB

Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:02 WIB

Wabup Nagan Raya Raja Sayang Terima Kunker Wali Kota Banda Aceh, Salurkan Bantuan Banjir di Beutong Ateuh

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:43 WIB

Minim Papan Proyek dan Akses Informasi, Pekerjaan Rutin Jalan Jabar Diduga Tak Akuntabel

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Publik Gempar! Dugaan Asusila Libatkan Oknum Sekdes Ogan Ilir, Korban Tak Terlacak Keberadaannya

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

BPN KBB Serahkan 250 Sertipikat PTSL 2025 di Desa Mekar Jaya, Sekaligus Sosialisasikan Sertipikat Elektronik

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:27 WIB

Gerak Cepat: Sat Reskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan Pelaku Judi Online Jenis Slot

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:44 WIB

Polres Kampar Gandeng Kodim 0313/KPR, Tertibkan Tambang Ilegal, Amankan Alat Berat & Pelaku

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB