Masyarakat Desa Bun-Bun Indah di Aceh Tenggara Desak Solusi Pembangunan Jembatan, Bukan Sekadar Bantuan Sembako

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 30 Desember 2024 - 16:14 WIB

50262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara, 30 Desember 2024 – Masyarakat Desa Bun-Bun Indah, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah tersebut. Salah satu kebutuhan mendesak yang diharapkan segera dipenuhi adalah pembangunan jembatan sebagai akses vital bagi aktivitas masyarakat desa.

Salah seorang perwakilan masyarakat yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa kondisi ini telah berlangsung lama tanpa solusi konkret. Ia menyoroti pentingnya perhatian pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut sebelum terjadi tragedi yang lebih besar.

Baca Juga :  Pengelolaan Dana Bos MAN 3 Aceh Tenggara Diduga Tidak Transparan

“Sampai kapan saudara-saudara kita di sana hidup seperti itu terus? Apakah harus menunggu ada perahu terbalik lagi dan nyawa manusia hilang baru pemerintah turun tangan ke Leuser?” ujarnya dengan nada prihatin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pembangunan jembatan darurat pun akan sangat membantu meski anggaran pemerintah saat ini terbatas. Untuk itu, masyarakat mengusulkan langkah gotong royong sebagai solusi sementara. Mereka mengajak semua pihak, baik masyarakat sekitar maupun pihak yang peduli, untuk bersama-sama menggalang dana secara sukarela demi mewujudkan jembatan darurat.

Baca Juga :  KALIBER ACEH: Jangan Ganggu Petani! Aceh Tenggara Butuh Pembangunan, Bukan Kegaduhan

“Kami tidak masalah jika hanya jembatan darurat yang dibangun untuk saat ini. Mari kita galang dana dan gotong royong dengan ikhlas demi memberikan solusi sementara untuk Desa Bun-Bun Indah,” jelasnya.

Masyarakat berharap usulan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar akses dan keselamatan warga dapat terjamin. Infrastruktur yang layak tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga hak yang seharusnya diperjuangkan untuk kesejahteraan bersama. (RED)

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru