Tgk.Asnawi Arakundo Dakwah Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW Di Desa Suwak Peureubong. Ini Penjelasannya

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 01:32 WIB

50218 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Desa Suwak Peureubong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh melaksanakan kegiatan menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW yang lahirnya pada hari Senin 12 Rabi’ul Awal. Yang jatuh pada hari Jum’at Tanggal 5 September 2025. M.

Dalam kegiatan menyambut 12 Rabi’ul Awal Tgk. Asnawi Arakundo dari Kabupaten Aceh Timur sebagai Penceramah.

Dan kegiatan tersebut berlangsung di halaman Masjid Suwak Peureubong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten setempat Jum’at 29 Agustus 2025 ( Malam Sabtu ).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pantauan awak media turut dihadiri yakni Ustadz AIPDA Masyuri.SH. Pimpinan Dayah Pesantren Nur Darissalam  Gampong Ie Beudoh Kecamatan Seunagan Timur. Kades Blang Ara Keude. Abdul Majid. Kades Cot Punti Faisal. Kades Moun Bateung Syarifuddin.Ketua Tuha Peut Desa Suwak Peureubong. Perangkat Desa Suwak Peureubong. Pengurus RAPI Nagan Raya Adri. Usman.S.Pd.I. Dan Ratusan Masyarakat.

Nazir selaku Ketua Panitia kegiatan menyampaikan dalam laporannya kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Desa Suwak Peureubong, para unsur Pemuda. dan lembaga Tuha Peut Desa Suwak Peureubong.Kata Nazir.

Kemudian kami mengucapkan Terimakasih kepada Tgk. Asnawi Arakundo yang jauh telah hadir ke Desa kami untuk memberikan ilmu agama kepada masyarakat kami dalam rangka menyambut malam 12 Rabi’ul Awal.

Kemudian Kepala Desa Suwak Peureubong Kecamatan Seunagan Timur Zulkifli menyampaikan kegiatan ini agenda tahunan Pemerintah Desa Suwak Peureubong. karna sebelum melaksanakan kegiatan Khanduri Maulid Akbar Desa. Maka terlebih dahulu kami melaksanakan kegiatan Dakwah Islamiyyah. Ucap Zulkifli dalam sambutannya.

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahun, pada tanggal 12 Rabiul Awal, umat Islam mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pembacaan salawat, pengajian, dan sedekah. Kata Kades.

Baca Juga :  BMK Nagan Raya Terima Zakat Dari BAS Cabang Jeuram Senilai Rp.500 Juta.

Selain sebagai momen untuk memperingati sejarah kelahiran Rasulullah, perayaan ini juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak serta perjuangan beliau dalam menyebarkan risalah Islam.

Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan amalan-amalan yang dianjurkan dalam memperingatinya.

Kemudian Masyarakat Desa Suwak Peureubong bersama Pemuda mulai malam besok akan Berzikir guna untuk menyambut malam 12 Rabiul Awal. Unggah Zulkifli Kades Suwak Peureubong.

Dan di akhir sambutan Zulkifli selaku Kepala Desa meminta kepada Tgk. Asnawi Arakundo untuk memberikan Ilmu Agama kepada Masyarakat Suwak Peureubong dan sekitarnya. Tutupnya

Sementara itu.Tgk. Asnawi Arakundo yang datang dari Aceh Timur menyampaikan terkait dengan kelahiran Nabi Muhammad Saw. dan perayaan Maulid Nabi.

Meningkatkan Ibadah dan Takwa

Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah kepada Allah. Selain pembacaan salawat, dianjurkan pula memperbanyak membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat sunnah, serta berdzikir. Amalan-amalan ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad, yang membawa cahaya Islam ke seluruh dunia.

Kemudian Tgk. Asnawi Arakundo menjelaskan tentang sejarah Nabi Muhammad SAW, sosok yang menjadi teladan bagi seluruh umat Islam, menjalani kehidupan yang penuh dengan pelajaran berharga. Kisah hidupnya yang penuh dengan kebijaksanaan, ketabahan, dan kesabaran memberikan contoh abadi bagi setiap Muslim. Sejak kelahirannya hingga wafatnya, perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW menyimpan banyak hikmah yang patut kita teladani.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awal di tahun 571 Masehi, yang dikenal sebagai Tahun Gajah. Tahun ini diabadikan dalam sejarah karena pasukan gajah pimpinan Abrahah yang hendak menyerang Ka’bah dihancurkan oleh burung ababil, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Fil. Ucapnya Tgk. Asnawi Arakundo.

Baca Juga :  Pj Bupati Nagan Raya Berikan Penghargaan 185. PNS  Satyalancana Karya Satya.
Tgk. Asnawi Arakundo Dakwah Menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw Di Desa Suwak Peureubong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh Jum'at 29 Agustus 2025 ( Malam Sabtu )
Tgk. Asnawi Arakundo Dakwah Menyambut Maulid Nabi Muhammad Saw Di Desa Suwak Peureubong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh Jum’at 29 Agustus 2025 ( Malam Sabtu )

Beliau lahir dari pasangan Abdullah dan Aminah, namun sayangnya, ayahnya meninggal dunia sebelum beliau dilahirkan. Muhammad SAW dibesarkan oleh kakeknya, Abdul Muthalib, dan kemudian diasuh oleh Halimah Sa’diyah, seorang wanita yang dengan keikhlasannya, Allah karuniakan kelimpahan air susu saat menyusui Nabi kecil. Katanya.

Semasa kecil, Nabi Muhammad SAW tumbuh sebagai anak yatim. Meskipun kehilangan ayah dan di usia 6 tahun ibunya meninggal, beliau tetap berada dalam asuhan kakeknya. Saat kakeknya wafat, pamannya, Abu Thalib, mengambil alih tanggung jawab merawatnya. Meskipun tumbuh dalam keterbatasan, Nabi menunjukkan sikap yang mulia sejak kecil, dikenal dengan kecerdasannya serta kejujurannya.

Pada usia 40 tahun, saat Nabi Muhammad SAW sedang beribadah di Gua Hira, beliau menerima wahyu pertama dari Allah melalui Malaikat Jibril. Ayat pertama yang diturunkan adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1-4, yang memulai peran beliau sebagai Rasul terakhir. Peristiwa ini menjadi titik awal dakwah Islam, yang kemudian disebarluaskan secara perlahan di kalangan keluarga terdekatnya.

Setelah menerima wahyu, Nabi Muhammad SAW mulai berdakwah secara terang-terangan. Meskipun mendapat dukungan dari sebagian kecil keluarga dan sahabat, dakwah beliau mendapat tantangan besar dari kaum Quraisy.

Mereka menentang ajaran Islam karena khawatir hal tersebut akan merusak agama nenek moyang yang menyembah berhala. Abu Jahal dan Abu Lahab, dua tokoh Quraisy, termasuk yang paling vokal menentang Nabi, bahkan mereka tidak segan-segan menyebar fitnah dan melakukan kekerasan terhadap Nabi dan para pengikutnya. Tutupnya.( Red )

Berita Terkait

Puluhan Personil Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila
Fraksi Partai GOLKAR: Apresiasi Bupati TRK, Investasi Rp 200 Triliun Prospek Masa Depan Nagan Raya
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Ustat Romi Mahendra.LC Bertindak Sebagai Khatib Shalat Idul Adha di Masjid AL Ikhlas
Bupati Nagan Raya TRK Berhasil Lobi Investasi 200 Triliun. DPD APDESI Aceh Turut Apresiasi
Diskominfo Nagan Raya Gelar Kegiatan Pembinaan Teknis Lanjutan EPSS
Bupati TRK: Masyarakat Nagan Raya Kini Bisa Berobat Cukup dengan KTP dan KK. Ini Penjelasan Bupati TRK
Pemkab Nagan Raya Dukung Penuh KDKMP. Ini Kata Plt Sekda Ir. H. Hizbulwatan

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:03 WIB

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Cerenti Turun ke Sawah Sukseskan Program Pangan Presiden Prabowo  

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polsek Logas Tanah Darat Kawal Tanaman Jagung 1 Hektar di Desa Sukaraja  

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:36 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:40 WIB

Wujudkan Mimpi Anak Sekolah, Polda Riau Kebut Jembatan Gantung di Kuansing

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:55 WIB

Sat Lantas Polres Kuansing Lakukan Survei Jalan Nasional yang Rusak dan Longsor

Selasa, 6 Februari 2024 - 04:13 WIB

Parah! Ruang Kerja Bupati Kuansing Diduga Berubah Fungsi Sebagai Tempat Pemenangan Capres 02

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:17 WIB

Bintara Remaja Polres Kuansing Angkatan 50 Tahun 2023 Jalani Kegiatan Pengenalan Lingkungan

Minggu, 21 Januari 2024 - 19:12 WIB

Ketua FPII Kuansing: Ketua BPD Pintu Gobang Harus Minta Maaf Atas Ucapannya

Berita Terbaru