Perangi Narkotika, Satresnarkoba Polres Agara Ungkap 109 Kasus, 45.729 Jiwa Diselamatkan di Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 18 November 2025 - 21:51 WIB

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah Aceh Tenggara terus menunjukkan hasil signifikan. Dalam rentang waktu antara 1 Januari hingga 18 November 2025, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tenggara berhasil mengungkap 109 kasus dengan menangkap 202 orang tersangka yang terlibat dalam berbagai jaringan dan peran, mulai dari bandar, pengedar, kurir, hingga pengguna.

Dari total tersangka tersebut, sebanyak 185 orang merupakan laki-laki, sementara 17 lainnya adalah perempuan. Penanganan khusus turut dilakukan terhadap tujuh tersangka yang masih tergolong anak di bawah umur, sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Undang-Undang tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Data klasifikasi peran menunjukkan bahwa para tersangka terdiri atas 7 orang bandar, 99 pengedar, 6 kurir, dan 90 pengguna.

Kasus yang berhasil diungkap meliputi 101 kasus narkotika jenis sabu, 7 kasus ganja, serta 1 kasus gabungan ekstasi dan sabu. Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 2.495,29 gram sabu, 20.777,1 gram ganja, dan 2 butir ekstasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika dihitung berdasarkan estimasi efisiensi penggunaan, di mana 1 gram sabu dapat dikonsumsi oleh 10 orang, maka dengan disitanya lebih dari 2,4 kilogram sabu, setidaknya 24.952 jiwa dapat terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, ganja sebanyak 20.777,1 gram yang turut diamankan, diperkirakan menyelamatkan jumlah yang hampir setara, yakni sekitar 20.777 jiwa. Total estimasi jumlah jiwa yang berhasil diselamatkan dalam kurun waktu tersebut mencapai 45.729 orang.

Baca Juga :  Dinas Sosial Aceh Tenggara Gelar Rapat Persiapan Ground Check PBI Tahap Kedua Tahun 2026

Pihak kepolisian memandang capaian ini bukan sekadar angka keberhasilan dalam operasi hukum, melainkan sebagai hasil nyata dari komitmen untuk menjaga masa depan generasi muda dan keamanan sosial masyarakat di wilayah Aceh Tenggara. Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, dalam keterangan yang disampaikan oleh Kasi Humas AKP Jomson Silalahi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata kesungguhan dan strategi yang sistematis dalam menghadapi kejahatan narkotika yang bersifat laten dan merusak tatanan sosial.

“Ini bukan sekadar soal penindakan hukum, melainkan misi kemanusiaan dan perlindungan jangka panjang terhadap masyarakat, apalagi generasi muda. Setiap pengungkapan yang dilakukan Satresnarkoba adalah upaya menyelamatkan nyawa, bukan hanya menindak pelanggar,” kata AKP Jomson.

Polres Aceh Tenggara terus mengajak masyarakat, khususnya para tokoh agama, tokoh adat, tenaga pendidik, serta orang tua, untuk aktif mendeteksi dini, melaporkan, dan berpartisipasi dalam edukasi publik agar tercipta lingkungan yang bebas dari narkoba. Pencegahan dianggap sebagai bagian penting dari strategi menyeluruh dalam menghadapi ancaman narkotika yang turut menyerang hingga ke desa-desa pelosok.

Dengan berbagai tantangan yang masih dihadapi, termasuk modus penyelundupan yang kian beragam dan sulit dideteksi, keberhasilan pengungkapan kasus demi kasus menjadi momentum penting bagi aparat untuk terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi. Kegiatan sosialisasi, patroli rutin, peningkatan kualitas intelijen, serta operasi gabungan dengan aparat lintas sektoral akan terus diintensifkan.

Baca Juga :  Puluhan Warga Laporkan Oknum Mantan Kades Kutabantil Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara

Kepolisian juga menegaskan komitmennya dalam untuk memastikan setiap tindakan penegakan hukum dilakukan secara akuntabel dan profesional, dengan tetap mengedepankan asas keadilan dan perlindungan hukum termasuk bagi anak-anak yang terjerat kasus narkotika. Pendekatan rehabilitatif dan pembinaan terus menjadi bagian integral dari pendekatan menyeluruh yang diambil, terutama untuk mencegah residivisme dan memberikan kesempatan pemulihan bagi korban penyalahgunaan.

Di tengah berbagai dinamika sosial dan ekonomi yang menjadi celah masuknya jaringan narkotika, capaian yang ditorehkan di Aceh Tenggara menjadi pengingat bahwa kerja keras, kemauan politik, dan kepedulian masyarakat adalah senjata utama dalam perang panjang melawan narkoba. Hingga akhir tahun, Polres Aceh Tenggara menargetkan peningkatan pengawasan di wilayah-wilayah rawan, terutama di daerah-daerah perbatasan dan jalur lintas penghubung yang sering dimanfaatkan untuk peredaran barang terlarang.

Dengan semangat untuk mewujudkan Aceh Tenggara yang aman, sehat, dan bebas dari bahaya narkoba, Polres berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi sekaligus pemicu sinergi kolektif seluruh elemen bangsa demi menyelamatkan generasi masa depan.

Laporan : Salihan Beruh

 

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru