Ibu dan Anak Tewas Usai Tertabrak Bus Sekolah di Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 22 November 2025 - 17:05 WIB

50462 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Sebuah kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang ibu dan anak terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (22/11/2025) pagi. Korban adalah Juliana br Lbn Tobing (45) dan anaknya, Novia (15), warga Desa Tanoh Megakhe, Kecamatan Badar.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, ibu dan anak tersebut tengah dalam perjalanan menuju sekolah menggunakan sepeda motor. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, keduanya melaju dari arah Desa Tanoh Megakhe menuju arah barat, tepatnya ke arah Desa Mendabe, yang merupakan rute biasa yang dilalui sang anak untuk bersekolah.

Sepeda motor Honda yang dikendarai Juliana, dengan nomor polisi B 5274 TCC, disebut hendak mendahului Bus Sekolah yang berada di depannya. Namun, insiden terjadi saat motor tersebut gagal mendahului dan akhirnya tertabrak oleh bagian depan bus yang datang dari arah yang sama. Dalam peristiwa tersebut, sang anak tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala, sementara ibunya sempat dievakuasi oleh warga dan aparat ke RSUD Haji Sahudin Kutacane. Namun, nyawa Juliana tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Baca Juga :  Satu Unit Rumah Warga Ludes Terbakar Di Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, telah terjadi kecelakaan dengan dua korban meninggal dunia. Keduanya merupakan pengendara sepeda motor yang berboncengan, seorang ibu dan anak,” ujar Kasat Lantas Polres Aceh Tenggara, Iptu Mardani, melalui Kanit Laka Lantas, Aipda Muhammad Muchaidir, S.H., saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebut telah mengamankan sopir Bus Sekolah guna dimintai keterangan lebih lanjut. Sopir bus saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kecelakaan ini menimbulkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi masyarakat desa yang mengenal keduanya sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam lingkungan sosial. Juliana diketahui merupakan ibu rumah tangga yang dikenal bersahabat dan peduli terhadap kegiatan masyarakat, sementara Novia merupakan pelajar yang rajin dan tengah menempuh pendidikan menengah.

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga korban sejak pagi hingga pemakaman dilangsungkan pada sore harinya. Prosesi pemakaman dihadiri ratusan warga desa, keluarga, dan sahabat yang tak kuasa menahan tangis menyaksikan kepergian ibu dan anak dalam musibah yang begitu mengejutkan.

Baca Juga :  Pelaku Penyembelihan Ustad Diduga Ulangi Aksi Kekerasan di Aceh Tenggara, Wartawan Jadi Sasaran

Perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat turut menyampaikan belasungkawa, serta mengajak warga agar meningkatkan kehati-hatian di jalan raya, khususnya pada jam-jam rawan dimana aktivitas masyarakat sedang tinggi. Mereka juga berharap agar kasus ini dapat menjadi pelajaran serius bagi semua pihak, terutama dalam hal keselamatan lalu lintas.

Kecelakaan ini menambah jumlah kasus kecelakaan fatal yang terjadi akibat kelalaian mendahului kendaraan di jalan umum. Polisi kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan memperhatikan kondisi sekitar saat berkendara, terutama saat membawa penumpang yang rentan seperti anak-anak.

Sementara itu, hingga Sabtu sore, Satlantas Polres Aceh Tenggara masih melanjutkan penyelidikan dan menunggu hasil keterangan sopir bus serta saksi dari lokasi kejadian. Situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif, namun bekas-bekas insiden masih tampak di sepanjang ruas jalan dekat permukiman warga.

Musibah ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian dalam berlalu lintas. Kepergian ibu dan anak dalam aktivitas harian yang begitu biasa menyisakan duka yang mendalam bagi banyak pihak.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB