Over Kapasitas dan Miliki Banyak Program Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Layak Direlokasi

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:53 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku yang telah berdiri lebih dari 30 tahun sudah sangat layak direlokasi.

Kalapas IIA Labuhan Ruku Soetopo Berutu mengungkapkan keinginan relokasi saat pengurus DPD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara berkunjung ke Lapas. Rabu (03/12/2025).

Dijelaskan Berutu, ada beberapa faktor penyebab perlunya relokasi Lapas ke lokasi lain. Salah satunya dengan luas lahan tidak sampai 3 hektare, sudah sejak lama Lapas Labuhan Ruku over kapasitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan jumlah penghuni sebanyak 1.655 orang terdiri dari 617 tahanan dan 1.041 warga binaan, kondisi Lapas sudah sangat padat. Padahal kapasitas ideal Lapas ini hanya sekitar 700 orang saja.

Untuk melakukan penambahan kamar juga tidak dimungkinkan karena luas lahan cukup sempit.

Selain itu, bila turun hujan seharian, praktis air akan merendam lapangan Lapas. Juga banyaknya keluhan warga yang keberatan atas limbah Lapas yang menyerang pemukiman menjadi sinyal perlunya relokasi Lapas.

Kemudian untuk lahan pertanian dan lokasi keterampilan juga tidak memungkinkan dikembangkan dengan luas lahan saat ini.

Baca Juga :  Kapolres Batu Bara AKBP Jose D.C Fernandes, S.I.K Komitmen Brantas Peredaran Peredaran Narkoba, Dalam 4 Hari : 20 Kasus Berhasil Diungkap

Jadi dengan alasan tersebut sudah sangat layak Lapas direlokasi ke tempat yang lebih tinggi dan jauh dari permukiman warga, terang Berutu.

Berutu berharap Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian bersedia menyiapkan lahan setidaknya seluas 10 hektare untuk relokasi Lapas.

Dikatakan Berutu, saat ini Lapas yang dipimpinnya hanya 4 blok dengan 68 kamar. Ada juga ruang perpustakaan, ruang bengkel dan kerajinan tangan serta tempat ibadah.

Masih menurut Berutu, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku saat ini membuka kelas penyetaraan (jenjang Paket A, B dan C serta program perkuliahan.

Untuk kelas penyetaraan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara.

Sementara itu untuk program perkuliahan, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Asahan di Kisaran.

Bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Asahan pada Desember ini kita menggelar perkuliahan untuk warga binaan. Direncakan kuliah perdana Jumat ini. Namun tahap awal ini hanya prodi hukum yang dibuka, jelasnya.

Sedangkan perkuliahan yang direncanakan 3 kali dalam seminggu, akan dilaksanakan di Lapas secara tatap muka dimana dosen datang menyampaikan materi perkuliahan.

Baca Juga :  Dialoq DPC PDI Perjuangan, Zahir Soroti Sejumlah Permasalahan di Batu Bara

Ini terobosan pertama kuliah bagi warga binaan di Sumut bahkan di Sumatera. Kita memberi kesempatan kepada warga binaan untuk menempuh pendidikan tinggi meski sedang menjalani hukuman, tambahnya.

Demikian pula program paket belajar penyetaraan dikatakan Berutu juga akan digelar di dalam Lapas. Untuk itu kita sudah siapkan ruang belajar di dalam Lapas dengan fasilitas cukup, ujarnya.

Dikatakan Berutu, sudah ada 13 warga binaan yang mendaftar kuliah ditambah 15 orang pegawai Lapas Labuhan Ruku akan menjadi mahasiswa angkatan pertama yang kuliah di dalam Lapas.

Sementara itu, peserta paket belajar A, B dan C dari warga binaan angkatan pertama sebanyak 70 orang.

Menanggapi harapan Kalapas IIA Labuhan Ruku untuk merelokasi Lapas, Ketua PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara Darmansyah berharap Bupati Batu Bara bersedia mempersiapkan lahan untuk pembangunan Lapas baru.

Kami melihat lokasi Lapas sangat sempit dengan penghuni yang over kapasitas serta program program pemasyarakatan yang dilakukan Kalapas sudah sangat wajar ada lahan yang luas sebagai lokasi Lapas yang baru, ucap Darmansyah.

Berita Terkait

Dalam Kegiatan Munggu Kasih, Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba, Kembali Memberikan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu
Miris Remaja 16 Tahun di Batu Bara Tertangkap Satres Narkoba Polres Batu Bara Bawa Pil Ekstasi
Operasi Antik Toba 2026, Satres Narkoba Polres Batu Bara Gulung Empat Kasus Narkoba dan 7 Tersangka
Dalam Rangka Jumat Berkah, Polsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Berbagi Sembako Kepada Warga
Dalam Operasi Antik Toba 2026, Satres Narkoba Polres Batu Bara Ringkus Dua Pengedar Sabu di Medang Deras
Satres Narkoba Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Pake Sembako Untuk Warga Yang Membutukan
Satres Narkoba Polres Batu Bara Amankan Lima Orang Tersangka dan Puluhan Gram Sabu di Operasi Antik Toba 2026
Inalum dan Pemkab Humbang Hasundutan Perkuat Garda Terdepan Pencegahan Karhutla Melalui Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:18 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Bantu Perbaiki Mushola, Dari Pengairan hingga Atap Bocor

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:21 WIB

Semangat Gotong Royong Warnai Pembongkaran Rumah Warga Prasejahtera di Abdya

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:19 WIB

TMMD Abdya Siapkan Puncak Penyerahan Piala Lomba di Acara Penutupan 22 Mei

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:52 WIB

Kapten Inf Faryanda: Progres Pembukaan Jalan TMMD Abdya Terus Signifikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:11 WIB

Kolaborasi TNI dan Masyarakat Percepat Penyelesaian TMMD di Aceh Barat Daya

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:48 WIB

Keakraban Warga dan Satgas TMMD Abdya Terjalin dari Dapur Sederhana Desa Gunung Cut

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:24 WIB

Nonton Bareng Film Inspiratif, Cara Satgas TMMD Abdya Dekatkan Diri dengan Warga

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:59 WIB

Pembukaan Jalan TMMD di Gunung Cut Hampir Tuntas, Warga Segera Nikmati Akses Baru

Berita Terbaru