SOLIDARITAS TANPA BATAS: BOS GAM SALURKAN BANTUAN HINGGA KE PELOSOK GAMPONG

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 23 Desember 2025 - 23:55 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya menggugah kepedulian banyak pihak. Salah satunya datang dari Muhammad Ridha, pengusaha SPBU Paru di Pidie Jaya yang akrab disapa Bos Gam.

Di tengah situasi darurat, ia memilih turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak tanpa banyak sorotan.

Bos Gam menyalurkan berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari bahan pokok hingga makanan siap saji. Bantuan yang diberikan meliputi beras, air mineral, minyak goreng, telur, mi instan, serta ribuan nasi bungkus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, demi memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi, ia memotong tiga ekor sapi untuk dibagikan kepada korban banjir di Pidie dan Pidie Jaya.

Baca Juga :  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Tidak hanya menyalurkan bantuan, pada malam pertama banjir Bos Gam bersama tim relawan juga terjun langsung melakukan evakuasi warga di sejumlah gampong, seperti Adan, Jumphoh, Jurong Bale, dan Aron Kembang Tanjong.

Lorong sempit hingga gang buntu tetap dilalui demi memastikan warga menerima bantuan masa panik secara merata.

Kepedulian Bos Gam juga menyentuh sisi spiritual masyarakat. Ia menyalurkan perlengkapan ibadah seperti sajadah, Al-Qur’an, mukena, dan kain sarung bagi keluarga yang kehilangan harta benda akibat terendam banjir. “Setidaknya saudara-saudara kita tetap bisa beribadah dengan layak di tengah kondisi sulit,” ujarnya.

Ikatan emosional membuat langkah kemanusiaan ini semakin kuat. Pidie Jaya merupakan kampung halaman sang istri, sehingga Bos Gam mengaku merasa terpanggil untuk berbuat lebih.

Baca Juga :  Gandeng Influencer Turki, Rumah Zakat Donasi Rp3 Miliar untuk Korban Banjir Aceh

Sedikitnya 5.000 nasi bungkus telah dibagikan hingga ke pelosok permukiman padat penduduk. Menurutnya, nilai bantuan mungkin tak besar, namun keikhlasan adalah hal utama.

Kepedulian itu belum berhenti. Mendengar kondisi warga Aceh Tamiang yang mulai kembali ke rumah dengan lumpur masih menumpuk, Bos Gam kini menyiapkan bantuan lanjutan berupa sepatu karet, alas tidur, kelambu, air bersih, serta alat kebersihan.

Ia berencana menetap sekitar satu pekan di wilayah tersebut untuk membantu pemulihan. “Selama saudara kita belum bangkit, kami belum merasa tenang. Semoga bantuan kecil ini membawa makna besar,” tutupnya.[]

Berita Terkait

“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh
Dorongan PPA Kepada Presiden Agar Pengelolaan Dana Rehap Rekon Bencana Diserahkan ke Aceh, Bukan Pusat
Relawan ASN Bersihkan Fasilitas Pendidikan di Tamiang, Sekda Pantau Langsung ke Lapangan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:51 WIB

Evakuasi Pemuda Tenggelam, Perjuangan Polsek Pulau Panggung dan Warga Empat Jam Lewati Jurang dan Hutan

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:26 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Polda Lampung Jamin Keamanan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah

Minggu, 22 Februari 2026 - 20:41 WIB

Hasil Investigasi PIHC Di Kios Berkah Lestari Tidak Transparan Dinas Pertanian Menunggu Detail Verval

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:44 WIB

DPP KAMPUD Meminta Majelis Hakim Rekomendasikan Di Sidang Korupsi PT LEB Penetapan Tersangka Lain

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:10 WIB

Realisasi DD Tahun 2025 Pekon Taman Sari Bermasalah : Jembatan Mangkrak, dan Anggaran Dana BUMDES Tidak Jelas

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:18 WIB

Masarakat kecewa Pemkab Tanggamus Hadir Tanpa Tindakan Nyata dan Terkesan Hanya Pencitraan Dilokasi Musibah Putus nya jembatan Gantung di kecamatan Pugung

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:46 WIB

Tentukan Arah Pembangunan Kecamatan Pugung Gelar Musrenbang RKPD Tanggamus 2027

Berita Terbaru

ASAHAN

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:10 WIB