Langkah Strategis, Relawan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Bersihkan Tempat Ibadah di Lokasi Banjir Pidie Jaya

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:03 WIB

50420 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Pidie Jaya — Relawan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur (Unigha) menunjukkan kepedulian sosial dengan melakukan aksi pembersihan sejumlah tempat ibadah di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua.

Kegiatan ini berlangsung beberapa hari kedepan yaitu mulai hari sabtu – senin tanggal 24 – 26 Januari 2026. Aksi sosial tersebut menyasar sejumlah masjid, meunasah dan Balai Pengajian yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan beberapa waktu yang lalu. Lumpur, sampah, serta sisa material banjir dibersihkan secara gotong royong oleh para mahasiswa agar tempat ibadah dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat setempat.

Baca Juga :  Rajai Jajak Pendapat, H Said Mulyadi Calon Kuat Bupati Pidie Jaya Periode 2024-2029

Koordinator relawan mahasiswa Wakil Dekan Fakultas Pertanian Unigha Hamdani, S.P, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan. Selain membantu secara fisik, kegiatan ini juga bertujuan mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan keagamaan warga pascabanjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tempat ibadah memiliki peran strategis bagi masyarakat, apalagi beberapa pekan kedepan memasuki bulan suci ramadhan mengingat tempat ibadah merupakan salah satu tempat paling dibutuhkan untuk beribadah, tidak hanya sebagai sarana ibadah tetapi juga pusat kegiatan sosial. Oleh karena itu, pembersihan tempat ibadah menjadi prioritas utama dalam aksi pengabdian ini,” ujarnya.

Baca Juga :  PPA Bagikan 250 Kg Cabai Merah untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya, Masyarakat Merasakan Dampaknya

Masyarakat di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua menyambut baik kehadiran relawan mahasiswa. Warga mengaku sangat terbantu dengan aksi sukarela tersebut, mengingat keterbatasan tenaga dan peralatan pascabanjir.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur berharap dapat menumbuhkan nilai kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial di kalangan mahasiswa, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Berita Terkait

PPA Minta Rekonstruksi Pascabanjir Mengutamakan Konsep Bangun Lebih Baik
PPA Bagikan 250 Kg Cabai Merah untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya, Masyarakat Merasakan Dampaknya
Kapolres Pidie Jaya dan Pj Bupati Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Program 1 Pekarangan Pangan Bergizi
PUSDA Apresiasi Kinerja Polres Pidie Jaya tahun 2024 di Bawah Kepemimpinan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
Aktivis Aceh : Dr. H. Said Mulyadi, SE, M.Si diminta kembali untuk Melanjutkan Pembangunan di Pijay
Rajai Jajak Pendapat, H Said Mulyadi Calon Kuat Bupati Pidie Jaya Periode 2024-2029
Dr. Muslem Yacob Hadiri Wisuda Ke III STIS Ummul Ayman
Pemerintah Aceh Serahkan Kursi Roda Adaptif Bagi Anak Disabilitas Di Pijay

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:12 WIB

Di Pengadilan Negeri Blangkejeren, Rabusin Tekankan Keadilan, Fakta Hukum, dan Sengketa Agraria yang Sarat Cacat Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 19:22 WIB

Masyarakat Pining Ucapkan Terima Kasih atas Inisiasi Kapolda Aceh Bangun Jembatan Gantung

Rabu, 8 April 2026 - 20:40 WIB

Kapolsek Blangkejeren Sampaikan Pesan Penting, Warga Didorong Kunci Rumah dan Amankan Kendaraan Saat Bepergian

Rabu, 8 April 2026 - 18:37 WIB

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Rabu, 8 April 2026 - 01:07 WIB

Saat Unsur Milik Orang Lain Masih Kabur dalam Perkara Ini Beranikah Hakim Memvonis

Selasa, 7 April 2026 - 22:02 WIB

Kejanggalan Alat Bukti, Rabusin: Hakim Wajib Putus Bebas Jika Bukti Tidak Kuat

Senin, 6 April 2026 - 00:43 WIB

Pengawasan DPR RI Dinilai Penting untuk Menjamin Keadilan dalam Kasus Rabusin Ariga Lingga di Gayo Lues

Minggu, 5 April 2026 - 23:57 WIB

Kronologi Janggal Terungkap: Bukti Muncul Setahun Setelah Laporan, Rabusin Sebut Proses Hukum Tidak Masuk Akal

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Muswil Cacat Hukum, Ancaman Perpecahan KA KAMMI Lampung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:51 WIB

BATU BARA

Inalum Serahkan Bantuan CSR di Kawasan Operasional Paritohna

Senin, 20 Apr 2026 - 12:20 WIB