Jembatan Garuda, Bukti Nyata Pengabdian TNI 0108/Agara untuk Rakyat Kecamatan Darul Hasanah dan Badar

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:40 WIB

50149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Pembangunan Jembatan Garuda di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi bukti nyata pengabdian TNI kepada masyarakat. Jembatan yang dibangun oleh personel Kodim 0108/Agara ini sebentar lagi akan dapat dilalui oleh kendaraan bermotor, memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini menghadapi kesulitan akses, terutama saat musim hujan dan banjir melanda. Kehadiran jembatan ini bukan sekadar pencitraan, melainkan wujud nyata kehadiran TNI yang selalu dibutuhkan masyarakat.

Sebelum Jembatan Garuda berdiri, masyarakat Desa Mamas Indah dan Desa Natam harus berjuang melintasi akses yang sulit. Setiap musim hujan, banjir kerap memutus jalan penghubung, menghambat aktivitas ekonomi, membuat anak-anak sekolah harus ekstra hati-hati, dan membatasi mobilitas warga. Kondisi ini telah lama menjadi keluhan masyarakat dua kecamatan, Darul Hasanah dan Badar, yang menggantungkan hidup pada kelancaran transportasi untuk membawa hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan aktivitas sehari-hari.

Kini, berkat kerja keras personel Kodim 0108/Agara melalui Danpos Ramil Darul Hasanah, Jembatan Garuda telah rampung dikerjakan. Jembatan ini tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kepastian, dan harapan baru bagi masyarakat. Keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak terlepas dari peran Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, yang melalui Danpos Ramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, memastikan setiap proses berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Baitul Mal Aceh Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Banjir di Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pembangunan jembatan yang sangat membantu kelancaran aktivitas mereka. Jembatan Garuda kini menjadi urat nadi baru yang menghubungkan dua desa, memudahkan petani membawa hasil kebun, memperlancar aktivitas pedagang, dan membuat anak-anak sekolah tidak lagi waswas saat melintas. Kepemimpinan Dandim 0108/Agara dinilai menunjukkan komitmen kuat bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, turun langsung memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Peran Peltu Dedi Cahyadi sebagai Danposramil Darul Hasanah juga mendapat apresiasi tinggi. Ia tidak hanya mengawasi dari jauh, tetapi terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan, memastikan kualitas terbaik meski dengan dana yang terbatas. Hasil yang dicapai membuktikan bahwa bagi TNI, yang utama bukan besar kecilnya anggaran, melainkan niat tulus dan tanggung jawab terhadap rakyat.

Baca Juga :  DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Ketua KALIBER Aceh, Zoel Kenedi, turut menyampaikan penghargaan atas dedikasi TNI dalam pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, jembatan ini adalah simbol nyata bahwa TNI bukan hanya garda pertahanan negara, tetapi juga motor penggerak pembangunan di daerah. Jembatan Garuda menjadi saksi bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, tidak ada hambatan yang tidak bisa dilalui.

Lebih dari sekadar infrastruktur, Jembatan Garuda adalah simbol kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian. Pesan Peltu Dedi Cahyadi agar masyarakat menjaga dan merawat jembatan tersebut menjadi ajakan moral yang kuat, mengingat jembatan ini dibangun dengan kerja keras, semangat, dan hati. Hari ini, Jembatan Garuda berdiri kokoh di Darul Hasanah, namun yang lebih kokoh lagi adalah kepercayaan masyarakat kepada TNI. Di pelosok desa sekalipun, TNI hadir, bekerja, dan mengabdi tanpa pamrih.

Aceh Tenggara patut berbangga atas hadirnya Jembatan Garuda. Rakyat patut bersyukur atas kemudahan dan harapan baru yang kini mereka rasakan. TNI kembali membuktikan, bersama rakyat TNI kuat, bersama TNI rakyat sejahtera.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB