Material Jalan Nasional di Aceh Tenggara Disorot, Pelaksana Tegaskan Langkah Mitigasi Risiko Kecelakaan Demi Keselamatan Publik dan Kelancaran Mudik

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:25 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE , WASPADA INDONESIA | Penanganan material base course pada ruas jalan nasional di Kabupaten Aceh Tenggara mendapat perhatian serius dari pihak pelaksana proyek. Langkah-langkah teknis yang diambil dalam pekerjaan ini dinilai sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko kecelakaan, sekaligus solusi mobilitas masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana, terutama menjelang momentum mudik Lebaran yang semakin dekat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional Wilayah 3.5 Batas Gayo Lues-Aceh Tenggara-Kota Kutacane, Jaya Yuliadi, menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi jalan nasional di ruas Gayo Lues-Aceh Tenggara merupakan prioritas utama lintas tengah di Provinsi Aceh. Ruas ini sangat vital sebagai jalur logistik dan transportasi masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pasca bencana yang melanda beberapa waktu lalu. Menurutnya, seluruh tahapan pekerjaan yang dilakukan tidak mengesampingkan prinsip-prinsip penanganan pemulihan yang efektif, terukur, dan terarah, dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat setempat.

Jaya Yuliadi menambahkan, setiap tahap penanganan, baik pada fase tanggap darurat maupun pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi, selalu berada dalam pengawasan ketat. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa penggunaan material yang tersedia di lokasi merupakan solusi teknis yang diambil agar jalan dapat segera difungsikan, sehingga akses masyarakat tidak terhambat, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi akan meningkatkan volume kendaraan secara signifikan.

Baca Juga :  DPMK Aceh Tenggara Siapkan 116 Desa Hadapi Pilkades Serentak 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Project Manager PT Hutama Karya (Persero), Indradjati, menyampaikan bahwa percepatan perbaikan jalan nasional di ruas Gayo Lues-Aceh Tenggara merupakan respon darurat yang berorientasi pada keselamatan publik dan kepentingan umum. Ia menegaskan bahwa tindakan yang diambil merupakan bentuk akomodasi atas aspirasi masyarakat, dengan memanfaatkan material yang tersedia di lokasi sebagai solusi teknis agar jalan dapat segera digunakan secara aman dan layak.

Indradjati menekankan bahwa fokus utama perusahaan adalah mitigasi risiko kecelakaan dan pemulihan akses, bukan semata-mata aspek komersial. Menurutnya, penundaan pekerjaan justru akan memperbesar risiko bagi pengguna jalan, terutama di tengah kebutuhan mendesak masyarakat akan akses transportasi yang aman dan lancar. Ia juga menambahkan bahwa langkah percepatan ini merupakan wujud komitmen sosial perusahaan dalam menjaga kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat, sekaligus bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden terkait percepatan penanganan dan pemulihan infrastruktur pasca bencana di Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Nyawa Menjadi Taruhan Demi Mendapatkan Bantuan Beras

Upaya yang dilakukan oleh pihak pelaksana proyek jalan nasional di Aceh Tenggara ini mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak pihak menilai, langkah percepatan dan pemanfaatan material lokal sebagai solusi teknis merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus upaya nyata dalam mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di jalur vital tersebut. Dengan demikian, proses rehabilitasi dan rekonstruksi jalan nasional diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, serta mendukung kelancaran arus mudik dan distribusi logistik di wilayah Aceh Tenggara dan sekitarnya.

Laporan:  Salihan Beruh

Berita Terkait

Proyek Irigasi Lawe Harum Aceh Tenggara Dinilai Asal Jadi, Negara Ditantang Tegakkan Tanggung Jawab
Zul Fahmy Dilantik sebagai Plt Inspektur, Aceh Tenggara Pastikan Stabilitas Pengawasan dan Layanan Publik
Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry Kunjungi Posyandu Di Desa Tanjung Mbahku dan Empat Kecamatan
Siswa SMP Negeri Perisai Kutacane Lolos ke SMA Taruna Nusantara, Bukti Kualitas Pendidikan Daerah
Samsudin Tajmal Minta Polda Aceh Tidak Tebang Pilih dalam Menindak Pelaku Spanduk Ujaran Kebencian di Banda Aceh
Spanduk Beracun di Tengah Kota: Mencegah Tradisi Fitnah Merasuki Demokrasi Aceh Tenggara
Pemerintah Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Jaga Ketertiban dan Iklim Demokrasi Tindak Tegas Spanduk Ilegal Bermuatan Ujaran Kebencian
Aksi Spanduk Fitnah Terhadap Bupati Jadi Sorotan, PeTA Aceh Tenggara Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 00:49 WIB

Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka

Selasa, 28 April 2026 - 23:34 WIB

Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031

Sabtu, 25 April 2026 - 20:52 WIB

Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta

Sabtu, 25 April 2026 - 01:08 WIB

Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin

Jumat, 24 April 2026 - 02:53 WIB

Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan

Kamis, 23 April 2026 - 00:40 WIB

Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Gorontalo: Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13 WIB

Praktik Pengoplosan Gas LPG Subsidi Dibongkar Polda Babel

Berita Terbaru