DPMK Aceh Tenggara Siapkan 116 Desa Hadapi Pilkades Serentak 2026

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 17:36 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |  Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mulai mempersiapkan pelaksanaan pemilihan kepala desa atau Pilkades serentak yang akan digelar pada tahun 2026. Sebanyak 116 desa di wilayah ini dijadwalkan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut, yang diproyeksikan berlangsung pada bulan Mei. Persiapan ini menjadi perhatian serius Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Tenggara, mengingat skala pelaksanaan yang cukup besar dan potensi dinamika yang menyertainya.

Langkah awal dilakukan melalui undangan resmi DPMK yang melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari pemerintah daerah, Inspektorat, tenaga ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Asisten I Sekretariat Daerah, Forum Camat, Bagian Hukum, hingga Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Pertemuan lintas sektor ini menjadi ruang koordinasi awal untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Kepala DPMK Aceh Tenggara, Zahrul Akmal, menegaskan bahwa pihaknya kini fokus pada kesiapan regulasi dan teknis di lapangan. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar seluruh proses Pilkades serentak dapat berlangsung tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menurutnya, Pilkades bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari proses demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga bersama agar tetap aman dan damai. Zahrul juga mengingatkan bahwa pengawasan menjadi aspek penting, mengingat jumlah desa yang akan menggelar Pilkades serentak tahun ini cukup besar.

Baca Juga :  Dugaan Penganiayaan Brutal di Proyek Batalion TP 855 Gayo Lues, Korban Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan penuh juga datang dari Forum Camat Aceh Tenggara. Ketua Forum Camat, Ardian Busra, menyatakan kesiapan pihak kecamatan untuk mengawal seluruh tahapan Pilkades, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Ia menegaskan bahwa kecamatan akan berperan aktif dalam memastikan proses berjalan tertib dan kondusif. Ardian juga menyoroti pentingnya koordinasi yang solid antara panitia desa, pemerintah kecamatan, serta unsur keamanan guna mencegah potensi konflik yang kerap muncul dalam kontestasi politik di tingkat lokal. Sinergi antar pihak, menurutnya, menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan Pilkades serentak di Aceh Tenggara.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal APDESI, Supardi, menyampaikan komitmen organisasi untuk mendukung penuh pelaksanaan Pilkades agar berjalan lancar dan demokratis. Ia berharap proses pemilihan kepala desa tahun ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang berkualitas, berintegritas, serta mampu mendorong kemajuan pembangunan di masing-masing desa. Pemerintah daerah pun menaruh harapan besar agar Pilkades serentak tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang baik dan partisipatif.

Pelaksanaan Pilkades serentak di Aceh Tenggara bukan tanpa tantangan. Jumlah desa yang cukup banyak menuntut kesiapan ekstra, baik dari sisi regulasi, teknis, maupun pengawasan. Potensi gesekan di tingkat akar rumput juga menjadi perhatian, mengingat Pilkades kerap memunculkan rivalitas yang tajam di antara warga desa. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat koordinasi dan komunikasi, agar setiap tahapan berjalan sesuai harapan dan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu

Dampak dari persiapan matang ini diharapkan tidak hanya terasa pada kelancaran pelaksanaan Pilkades, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan desa ke depan. Kepala desa yang terpilih diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan, menjaga harmoni sosial, serta membawa perubahan positif bagi masyarakat desa. Pilkades serentak tahun 2026 di Aceh Tenggara diharapkan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang baik, transparan, dan berintegritas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat lokal.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Aceh Tenggara menatap Pilkades serentak sebagai momentum penting untuk memperkuat pondasi pemerintahan desa. Seluruh pihak diharapkan dapat menjaga kondusivitas, mengedepankan musyawarah, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, sehingga Pilkades tidak hanya menjadi ajang perebutan kekuasaan, tetapi juga ruang pembelajaran bersama dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru