Mocaf Mengatasi Masalah Petani Singkong, Memberdayakan Masyarakat Tanpa Anggaran Pemerintah

hayat

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 06:48 WIB

50116 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Industri Kerajinan Mocaf (IKM) di Pekon Tulung Agung Kecamatan Gadingrejo salah satu dari sekian IKM, dengan memberdayakan masyarakat dimana munculnya ide pembuatan Mocaf ini merupakan solusi mengatasi masalah petani singkong yang menghadapi harga panen yang murah.

Menjawab kepentingan petani singkong inilah langkah yang diambil Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyikapi keluhan petani singkong dilampung yang mengadapi persoalan harga singkong yang sangat murah mencapai harga dibawah seribu perkilo singkong, bahkan harga singkong sampai saat ini masih pada kisaran harga Rp400/kg.

Menyikapi persoalan harga singkong murah ini dibawah kepemimpinan Hi.Riyanto Pamungkas Pemkab Pringsewu melakukan terobosan dengan pengolahan Mocaf, dimana pengolahan singkong dengan beberapa proses sehingga menghasilkan tepung mocaf, melalui proses singkong dikupas, dibersihkan, terus dipotong tipis-tipis lalu direndam dengan enzim tertentu selanjutnya dikeringkan hingga penjemuran sampai digiling menjadi tepung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Bupati Mocaf artinya modified cassava flour artinya tepung singkong termodifikasi, yang hasil tepung Mocaf berada diantara tepung tapioka singkong dan tepung terigu artinya tepung diantara kedua tepung tersebut, karena hasil pengolahan singkong yang dijadikan tepung bisa digunakan untuk berbagai olahan makanan, seperti bakso, sosis bahkan bahan kue dan lain sebagainya.

Baca Juga :  UPT SMP Negeri 1 Gelar Acara Perpisahan Kelas IX Tahun Ajaran 2025 - 2026

Selain itu kata Bupati sebagai langkah uji coba awal Kabupaten Pringsewu mengelola pembuatan tepung mocaf ini dikelola melalui Koperasi Cokroaminoto Pringsewu Makmur, yang beralamat dipekon Tulung agung Kecamatan Gadingrejo, yang menggunakan tempat lahan milik BUMD dengan memberdayakan masyarakat setempat disekitaran lingkungan, juga memanfaatkan singkong hasil petani diwilayah Kabupaten Pringsewu.

Untuk awalan ini dilaksanakan melalui koperasi namun jika nanti berhasil maka akan dikembangkan kesemua wilayah kecamatan yang lain, kemungkinan nantinya akan dikembalikan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pengelolaannya.

Saat ini baru memulai pengelolaan mocaf dari hasil petani singkong diwilayah Kabupaten Pringsewu namun jika pengelolaan sudah secara sekala besar tentunya akan menampung hasil petani singkong dari Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Tanggamus bahkan mungkin seluruh Propinsi Lampung.

Baca Juga :  Tim Gabungan Bekuk Sugianto, Otak Pencurian Mobil di Pringsewu

Menjawab persoalan petani singkong harga yang murah tersebut kami membeli singkong dari petani dengan harga minimal Rp.1.000, bahkan mencapai Rp.1.500,. jika memang harga singkong membaik kita akan bersaing harga belinya, dengan pabrik atau pengepul singkong yang ada.

Namun yang menjadi tantangan mocaf ini adalah penjulan tepung mocaf ini sendiri diupayakan dijual dengan harga terjangkau dengan masyarakat lokal dengan harga dikisaran Rp15.000/kg, demi membantu pedagang lokal karena diketahui harga mocaf masih tinggi dipasaran terutama dipasar online mencapai Rp30 ribu/kg.

“Diharapkan Mocaf bukan hanya menstabilkan harga jual petani singkong saja namun juga hasil tepung mocaf itu sendiri bisa membantu harga UMKM yang ada dipropinsi Lampung,” ujarnya.

Berita Terkait

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)
Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif
OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi
Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan
Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online
Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Karo, Progres Capai 60 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Ketum SWI Iskandar Buka UKW di Banjarmasin, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:23 WIB

PT RAD Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Internasional CERA

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Berita Terbaru