Kemendagri Beri Arahan, Bupati Lambar Siapkan Langkah Guna Perkuat Ekonomi Daerah

hayat

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 19:11 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dipimpin Bupati Parosil Mabsus melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, pada Rabu (8/4/2026) di Jakarta Pusat.

Pertemuan ini membahas penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan investasi, serta optimalisasi potensi unggulan Lampung Barat.

Di kesempatan itu, Bupati Parosil didampingi Plt Kepala Bappeda, Kepala BKAD, Inspektur, Kepala Brida, dan Sekretaris Bapenda, Kasat Pol PP dan Kabag Protokol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam audiensi tersebut, Bupati Parosil Mabsus memaparkan kondisi fiskal Lampung Barat, termasuk tantangan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), tingginya beban belanja pegawai, serta peluang pengembangan sumber daya alam, khususnya komoditas kopi sebagai sektor unggulan daerah.

“Kami menyampaikan bahwa Lampung Barat memiliki potensi besar, terutama dari sektor kopi dan energi terbarukan, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas fiskal,” ujar Parosil.

“Oleh karena itu, kami mendorong dukungan kebijakan, termasuk optimalisasi dana transfer seperti DBH serta penguatan investasi agar potensi ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya

Baca Juga :  Putra Terbaik Aceh, Dr. Munawar Ibrahim Dilantik sebagai Kepala BKKBN Lampung

Selain itu, Pemkab Lampung Barat juga menerangkan hasil kajian yang menunjukkan masih rendahnya efisiensi investasi dan produktivitas daerah.

Kondisi ini berdampak pada daya saing dan kemandirian fiskal, meskipun pertumbuhan ekonomi daerah saat ini mencapai 5,45 persen yang ditopang sektor pertanian dan belanja pemerintah.

Isu lain yang mengemuka adalah rencana kebijakan alokasi 30 persen belanja pegawai pada 2027 yang dinilai akan semakin menekan kapasitas fiskal daerah.

Di sisi lain, potensi energi baru terbarukan seperti geothermal, PLTA, dan PLTMH dinilai dapat menjadi sumber penguatan fiskal ke depan.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, memberikan sejumlah arahan strategis kepada Pemkab Lampung Barat.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur untuk mendorong produktivitas dan efektivitas investasi.

“Peningkatan kapasitas SDM menjadi kunci, yang dilakukan melalui penguatan dedikasi dengan sistem reward, penguatan integritas untuk mengikat komitmen, serta penerapan punishment secara konsisten,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Guru Lampung Barat Keluhkan Seragam Adat dan Dugaan Potongan Sertifikasi, Diduga Jadi Ladang Bisnis Kebijakan Dinas Pendidikan

Ia juga mendorong efektivitas investasi melalui penyederhanaan regulasi dan peningkatan promosi daerah, termasuk pengembangan kolaborasi antara kopi dan pariwisata, promosi batik Lampung Barat, pembentukan tim hilirisasi kopi, serta kerja sama dengan OJK dalam tata niaga kopi.

Lebih lanjut, Agus Fatoni menekankan lima strategi utama dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah, yakni intensifikasi, ekstensifikasi, optimalisasi, digitalisasi, dan inovasi pendapatan daerah.

Selain itu, penguatan data berbasis kerja sama dengan BPS dinilai penting untuk meningkatkan akurasi perhitungan transfer keuangan daerah.

Ia juga menyarankan optimalisasi berbagai sumber pembiayaan alternatif, seperti pemanfaatan dana CSR, penguatan BUMD dan BLUD, kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), hingga pemanfaatan pinjaman daerah untuk kegiatan produktif.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Pemkab Lampung Barat dalam memperkuat kemandirian fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan menuju target pembangunan daerah tahun 2029.

Berita Terkait

Keluhan Dewan Guru Lampung Barat Kembali Mencuat: TPG Tahun 2023 Baru Cair 50 Persen, TPG Tahun 2024 Belum Dibayarkan Sama Sekali
Dewan Guru Lampung Barat Keluhkan Seragam Adat dan Dugaan Potongan Sertifikasi, Diduga Jadi Ladang Bisnis Kebijakan Dinas Pendidikan
LAMPUNG BARAT Pemeriksaan BPK RI : Parosil Mabsus Minta Kepala OPD Tidak Tinggalkan Tempat Kerja
Ketua LSM TRINUSA Pertanyakan Laporan Dugaan Proyek Fiktif di Dinas PUPR ke Kejari Lampung Barat
Ketua DPC LSM TRINUSA kabupaten Lampung Barat Angkat Bicara Terkait Mantan PJ Bupati Ancam Anggotanya  
DPC LSM TRIGA Nusantara Indonesia ( TRINUSA) resmi laporkan dinas pppa ke Kejari Lampung Barat
Awas Harimau!! Aparat TNI dan Polri Pasang Banner Himbauan di Kawasan TNBBS Lampung Barat
Petani Lampung Barat Meninggal Dunia Diserang Harimau

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 05:54 WIB

PANTASTIS! Anggaran Bimtek Rp 1,67 Miliar dan Jasa Tenaga Ahli Sekretariat DPRD Pringsewu Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 20:53 WIB

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Kamis, 16 April 2026 - 13:24 WIB

Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur

Kamis, 16 April 2026 - 13:08 WIB

DPC ASWIN PRINGSEWU: JAWABAN KABAG UMUM DAN KEUANGAN SEKRETARIAT DPRD PRINGSEWU MEMBINGUNGKAN, PUBLIK BERHAK TAHU DATA ANGGARAN

Kamis, 16 April 2026 - 10:35 WIB

DPC ASWIN Pringsewu Desak Sekretariat DPRD Tegakkan Transparansi

Kamis, 16 April 2026 - 07:22 WIB

DATA TERUNGKAP: ANGGARAN MAKAN MINUM DPRD PRINGSEWU TAHUN 2025 MENCAPAI RP1,35 MILIAR, DINILAI TIDAK WAJAR DAN MEMBOROSKAN

Selasa, 14 April 2026 - 20:23 WIB

Wabup Pringsewu Umi Laila Hadiri Pengajian Akbar Harlah Ke-50 Ponpes Yasmida Ambarawa

Selasa, 14 April 2026 - 18:49 WIB

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi & Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terbaru