Klanting Getuk Robani: Ikon Kuliner Pringsewu yang Menembus Pasar Dunia

hayat

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 06:24 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gading Rejo, Pringsewu — Di tengah gemerlapnya ragam kuliner tradisional Lampung, satu nama kini bersinar terang dan mengukir sejarah baru: Klanting Getuk Robani. Berasal dari Kabupaten Pringsewu, makanan ringan sederhana ini tak lagi sekadar menjadi camilan warga lokal, melainkan telah melangkah menembus pasar internasional dan membawa nama daerah harum ke kancah global, kamis, 9/6/26.

Jejak Asal Usul dari Tanah Pringsewu

Klanting Getuk Robani lahir dari tangan kreatif warga Pringsewu, yang mengolah bahan dasar ubi kayu—tanaman yang tumbuh subur di tanah Lampung—menjadi camilan lezat, awet, dan unik. Berbeda dengan getuk pada umumnya yang bertekstur lunak, Klanting Getuk Robani memiliki ciri khas tersendiri: bentuk pipih memanjang, tekstur renyah saat digigit, serta rasa manis gurih yang pas di lidah. Proses pembuatannya pun masih memegang erat resep turun-temurun, namun disempurnakan dengan sentuhan teknologi pengemasan modern agar tetap higienis dan tahan lama.

Baca Juga :  Bupati Tinjau Lokasi Banjir di Wilayah Pringsewu Kota

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan ini bermula dari usaha rumahan yang hanya melayani tetangga dan pasar lokal. Berkat ketekunan, kualitas yang terjaga, serta dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak, usaha kecil ini perlahan tumbuh. Nama “Robani” sendiri diambil dari nama pendirinya, yang dengan semangat pantang menyerah terus mengembangkan produknya dari waktu ke waktu.

Menembus Batas: Dari Pasar Lokal ke Panggung Dunia

Kunci kesuksesan Klanting Getuk Robani menembus pasar internasional bukan hanya terletak pada rasanya yang lezat, tetapi juga adaptasi terhadap standar global. Pengemasan yang menarik, praktis, dan memenuhi standar keamanan pangan menjadi salah satu langkah strategis yang diambil. Tak hanya itu, inovasi varian rasa—mulai dari gula merah klasik, cokelat, hingga keju—membuat camilan ini dapat diterima oleh berbagai kalangan, baik di dalam maupun luar negeri.

Kini, produk asli Pringsewu ini telah terbang melintasi samudra dan tersedia di beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Arab Saudi, hingga Eropa. Bagi para perantau asal Lampung, kehadiran Klanting Getuk Robani di negeri orang menjadi penawar rindu kampung halaman. Sementara bagi masyarakat asing, camilan ini menjadi jendela untuk mengenal kekayaan budaya dan kuliner Indonesia.

Baca Juga :  Operasi Zebra Krakatau 2025, Wabup Pringsewu Ajak Masyarakat Patuhi Peraturan Lalulintas

Kebanggaan Bersama

Keberhasilan Klanting Getuk Robani menjadi kebanggaan tak hanya bagi pemilik usaha, tetapi juga bagi seluruh warga Pringsewu dan masyarakat Lampung pada umumnya. Ini membuktikan bahwa produk UMKM lokal mampu bersaing dan berprestasi di tingkat dunia jika dikelola dengan baik, penuh dedikasi, dan berani berinovasi.

Langkah “go internasional” ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang lebih gemilang. Semoga ke depannya, semakin banyak produk kuliner asli Indonesia—terutama dari daerah-daerah—yang mengikuti jejak Klanting Getuk Robani, menorehkan nama harum bangsa di mata dunia.

Pringsewu Bangga! Indonesia Bangga!

Berita Terkait

Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 Dinilai Tidak Jelas,DPC ASWIN Pringsewu Akan Laporkan ke Kejati Lampung
Gebrak Sewu Digital, Pemkab Pringsewu Apresiasi Wajib Pajak dan Perkuat Digitalisasi Pajak Daerah
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Serahkan Bantuan dari Kementerian Sosial RI ke 441 warga Pringsewu
DPC LSM Trinusa Pringsewu Layangkan Surat Konfirmasi ke Sekretariat DPRD Terkait Anggaran Perjalanan Dinas 2025 yang Capai Sekitar 12 Miliar Rupiah
Pemkab Pringsewu Dorong Percepatan Infrastruktur Penerangan Jalan Berbasis Kemitraan
Polisi Ringkus Komplotan Pencurian Kabel PLN di Pringsewu, Warga Minta Dihukum Berat
Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Hadiri Dharma Santhi Nyepi
Dugaan Mark-Up Anggaran Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 Mencuat ke Publik  

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:50 WIB

Satgas TMMD Abdya Percepat Rehab Rumah, Warga Turut Ambil Peran

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:21 WIB

Rapat Evaluasi TMMD, Dansatgas Tegaskan: Semua Kendala Harus Cepat Diselesaikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:39 WIB

Demi Akses Warga, Dansatgas TMMD Abdya Tinjau Proyek Jalan di Medan Ekstrem

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:54 WIB

Tahap Awal Rampung, Pembangunan MCK TMMD Mulai Masuk Proses Plesterisasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:16 WIB

Aksi Nyata TMMD Abdya, Masjid Dibersihkan untuk Kenyamanan Jamaah

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:11 WIB

Kompak! Satgas TMMD dan Warga Tangan-Tangan Bersihkan Lingkungan Demi Desa Sehat

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:49 WIB

Medan Berat Tak Jadi Halangan, Proyek Jalan TMMD di Abdya Capai 30 Persen

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:09 WIB

TNI dan Warga Bersinergi, 5 Titik MCK di Gunung Cut Mulai Dibangun

Berita Terbaru