LAPORAN : Dugaan Markup Dana Desa dan BUMDes Pekon Taman Sari Pugung Menggantung, Kinerja Inspektorat Tanggamus Dikritik

hayat

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 07:54 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUGUNG, TANGGAMUS – Isu terkait dugaan praktik markup atau pembengkakan harga dalam pengelolaan Dana Desa maupun pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, untuk periode tahun anggaran 2024 hingga 2025 hingga saat ini masih menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat, sabtu, 11/04/2026.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian hukum maupun kejelasan hasil dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap dugaan penyimpangan tersebut. Kasus yang sebelumnya mencuat dan menjadi sorotan publik karena adanya indikasi ketidaksesuaian yang mencolok antara nilai anggaran yang tercatat dalam dokumen administrasi dengan realisasi fisik di lapangan maupun nilai riil barang dan jasa, hingga kini belum membuahkan hasil yang konklusif dan tegas.

Masyarakat serta berbagai elemen pemangku kepentingan di daerah tersebut masih menunggu transparansi dan tindak lanjut yang nyata dari pihak berwenang. Ketidakpastian ini tentu menimbulkan kegelisahan dan spekulasi di tengah publik, mengingat dana yang dikelola merupakan uang negara yang bersumber dari APBN maupun APBD yang seharusnya digunakan secara tepat guna, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat desa serta pembangunan infrastruktur yang maksimal.

Baca Juga :  Kesigapan Polsek Kota Agung Dibantu Warga, Anak Tunarungu yang Sempat Hilang di Berhasil Ditemukan dengan Selamat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kinerja Inspektorat Menjadi Sorotan Tajam :

Akibat belum adanya penyelesaian yang jelas dan kepastian hukum dari kasus ini, sorotan dan kritik tajam kini beralih serta mengerucut kepada kinerja Inspektorat Kabupaten Tanggamus sebagai instansi yang memiliki wewenang dan fungsi pengawasan internal pemerintah daerah.

Banyak pihak yang mempertanyakan efektivitas, ketegasan, dan profesionalisme lembaga tersebut dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Inspektorat dinilai lambat dan bertele-tele dalam memberikan hasil pemeriksaan, sehingga kasus dugaan penyimpangan keuangan ini terkesan menggantung tanpa ada ujung kepastian yang jelas.

Baca Juga :  Penjabat Bupati Tanggamus buka Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio

Fungsi pengawasan (controlling) dan pemeriksaan (audit) yang seharusnya berjalan cepat, profesional, dan tegas untuk menjawab segala dugaan penyimpangan dinilai belum berjalan maksimal. Hal ini memunculkan pertanyaan publik terkait apakah ada kendala teknis maupun non-teknis tertentu dalam proses pemeriksaan, atau justru adanya kelambanan yang membuat kasus ini tidak kunjung selesai dan tidak ada keadilan yang dirasakan oleh masyarakat.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang jelas dan memuaskan dari pihak Inspektorat Tanggamus maupun pihak terkait lainnya yang dapat memberikan jawaban pasti mengenai nasib pengelolaan dana tersebut serta status hukum bagi pihak-pihak yang diduga terlibat. Masyarakat luas berharap agar segera ada langkah konkret dan penyelesaian yang transparan demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik, serta keadilan bagi seluruh rakyat.

–Redaksi–

Berita Terkait

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita
Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
Kapolres Tanggamus Tinjau Penanaman Kedua Bawang Putih di Pekon Ngarip dan Ngobarmas di Sukamaju
Polres Tanggamus Sosialisasikan Hilangnya 5 Jurnalis dan 3 Kru kepada Nelayan Pesisir
Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan
LSM PAGAR Lampung Desak Transparansi Anggaran BPBD Tanggamus, Ancaman Aksi Turun Jalan
DPD GILAS Tanggamus Soroti Dugaan Korupsi Anggaran BLUD dan BOK Puskesmas Gunung Alip , Puskesmas Kecamatan Gisting serta Dinkes
Polsek Talang Padang Tangkap Satu Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip, Buru Satu Rekannya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:54 WIB

26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru