Lampung Tengah: Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lembaga pemasyarakatan terus diperketat. Lapas Kelas IIB Gunung Sugih menggelar razia mendadak pada Senin malam (20/04), menyasar sejumlah blok hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Razia yang berlangsung pada jam rawan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Gunung Sugih, Dodi Efrata Fernando Ginting, dengan melibatkan petugas pengamanan dan regu jaga. Pemeriksaan difokuskan pada Blok D kamar 1 dan Blok A kamar 3, yang disisir secara menyeluruh dan sistematis.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari deteksi dini untuk memastikan kondisi lapas tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari. Fokus kami adalah memastikan tidak ada barang terlarang di dalam kamar hunian,” ujar Dodi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan secara humanis namun tetap tegas. Setiap barang milik warga binaan diperiksa satu per satu guna mengantisipasi potensi ancaman yang dapat mengganggu keamanan.
Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah benda terlarang, di antaranya kartu remi, alat berbahan kaca dan stainless, serta benda tajam rakitan yang berpotensi membahayakan. Seluruh barang temuan langsung didata dan diamankan untuk proses lebih lanjut.
Dodi menegaskan, pengawasan di dalam lapas tidak hanya dilakukan secara rutin pada siang hari, tetapi juga secara insidentil pada malam hari sebagai bentuk komitmen menjaga ketertiban.
“Kami ingin memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari barang-barang terlarang. Ini penting demi menciptakan rasa aman dan mendukung proses pembinaan warga binaan agar berjalan optimal,” tambahnya.
Melalui razia ini, Lapas Kelas IIB Gunung Sugih berharap dapat terus menjaga integritas institusi sekaligus menciptakan suasana hunian yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan.



































