Profesor Sutan Nasomal Sangat Yakin Presiden Prabowo Tutup Semua Pintu Setan Hanya Pintu Keadilan Untuk Rakyat Indonesia!!!

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 06:23 WIB

50231 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Aku kamu kita semua pasti bangga dengan pemimpin bangsa
Seperti Yth Bapak Haji Prabowo Subianto ya toh ya kan pasti.
Prof Dr Nasomal, “Siapa Yang Paling Ketakutan Dengan Kebijakan Ekspor Satu Pintu? Bukan rakyat. Bukan Petani. Tapi Para ‘Raja Kecil’ Yang Selama Ini Hidup Nyaman Dari Kebocoran Kekayaan Indonesia.”

Jakarta, 15 Juni 2026 – Sebuah gebrakan bersejarah kembali diluncurkan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan Ekspor Satu Pintu (One Gate Export Policy) yang kini dijalankan dengan tegas tanpa kompromi mendapat apresiasi luar biasa dari pakar hukum internasional dan ekonomi nasional, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH, MH.

Dengan nada penuh keyakinan, Prof. Sutan menyatakan bahwa kebijakan ini adalah fakta absolut yang akan menyelamatkan kekayaan Indonesia dari belasan tahun pembusukan sistemik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para penasihat ekonomi Presiden Prabowo kini telah memasang jurus pamungkas. Sistem ekspor-impor yang selama ini berbelit-belit, bocor, dan sarang kepentingan, kini disederhanakan menjadi SATU PINTU. Ini bukan sekadar wacana. Ini adalah perang total melawan ‘tikus-tikus ekonomi’ yang menggrogoti jalur ekspor-impor kita selama puluhan tahun!”
ujar Prof. Sutan Nasomal saat dihubungi secara eksklusif dari markas pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta Timur.

FAKTA ABSOLUT: KOMITMEN PRESIDEN PRABOWO DAN BUKTI MASA LAMPAU

Presiden Prabowo Subianto, sejak awal pemerintahannya, konsisten menjalankan visi kedaulatan ekonomi. Kebijakan Ekspor Satu Pintu adalah tindak lanjut dari fakta pahit masa lalu:

Baca Juga :  Menhan Prabowo Resmi Lantik Mayjen TNI Jonni Mahroza Sebagai Rektor Unhan RI

· Kerugian Negara Triliunan Rupiah: Data historis menunjukkan praktik ekspor ilegal dan under-invoicing marak terjadi, terutama di sektor nikel, kelapa sawit, dan hasil laut.
· Bocornya SDA ke Luar Negeri: Banyak komoditas diekspor tanpa pengawasan ketat, menguntungkan segelintir oknum dan perusahaan asing.

“Dengan satu pintu, Presiden Prabowo memutus rantai panjang kebocoran itu. Tidak ada lagi pintu belakang. Tidak ada lagi tikus yang merasa raja!” tegas Prof. Sutan.

USULAN STRATEGIS: PERLU SATU PINTU LAGI DAN AUDIT TOTAL!

Prof. Sutan Nasomal, yang juga dikenal sebagai pemerhati Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, mengusulkan pengawasan yang lebih ketat dengan menambahkan satu pintu pengawasan khusus pada komoditas vital berikut:

1. Energi (migas, batu bara)
2. Hasil Laut (ikan, rumput laut, mutiara)
3. Hasil Tani (beras, jagung, kopi)
4. Hasil Hutan (kayu, rotan, gondorukem)
5. Hasil Getah (karet, damar, getah pinus)
6. Hasil Pertambangan (emas, tembaga, bauksit, timah)
7. Minyak Bumi & Turunannya
8. Hasil Perkebunan (sawit, kakao, teh, tembakau)

“Selama ini, kekayaan alam kita dicuri oleh oknum pejabat daerah dan pusat yang bersekongkol dengan perusahaan asing. Dengan satu pintu yang sehat, harga jual akan sehat, negara untung, rakyat sejahtera. Semua akan tertib. Tidak ada lagi yang nakal,” paparnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lantik Bupati Dan Wakil Bupati Karo di Istana Kepresidenan Jakarta

SERUAN NYALA: LIBATKAN BPK & KPK UNTUK AUDIT 10 TAHUN KE BELAKANG!

Dengan tegas, Prof. Sutan Nasomal SH MH menyerukan langkah spektakuler:

“Saya minta Presiden Prabowo memerintahkan BPK dan KPK untuk melakukan audit investigatif penuh terhadap seluruh jalur ekspor selama 10 tahun ke belakang. Banyak tikus-tikus itu sudah hidup seperti raja. Kerugian negara yang mencapai ratusan triliun itu WAJIB DIKEMBALIKAN!”

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan ini bukan sekadar teknis, tetapi juga moral dan konstitusional. Setiap rupiah hasil ekspor adalah hak rakyat Indonesia, bukan segelintir kartel.

PENUTUP: KESEJAHTERAAN RAKYAT HARGA MATI

Di akhir pernyataannya, Prof. Dr. H. Sutan Nasomal, SH, MH (Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, serta Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS) menyampaikan:

“Atas nama rakyat Indonesia, saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Satu pintu ekspor adalah pintu menuju keadilan. Ketegasan Pak Presiden akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan martabat Negara Indonesia di mata dunia. Inilah kepemimpinan yang berani membasmi tikus-tikus ekonomi!”

–Nara Sumber Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan. Advokat Muda Indonesia (PAMID) Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya
Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Bupati Aceh Tenggara Tegaskan Peran Pers Kunci Kontrol Pemerintahan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Pajak Galian C Proyek Revitalisasi Sekolah di Aceh Tenggara Mandek, Potensi PAD Terancam Hilang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Silayar Jilid II Segera Disidangkan di Tipikor Banda Aceh

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

Tanggul Darurat Jembatan Natam di Aceh Tenggara Jebol, Akses Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 00:53 WIB

Banjir Terjang Enam Desa di Aceh Tenggara, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 27 September 2026 - 00:49 WIB

Empat Fraksi Sepakati Perubahan Anggaran 2026, DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Raqan APBK

Minggu, 27 September 2026 - 00:46 WIB

Fraksi Golkar Soroti Defisit dan Peningkatan PAD dalam Pembahasan Qanun Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:44 WIB

Fraksi Selayakh DPRK Aceh Tenggara Setujui Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Bupati Aceh Tenggara Tegaskan Peran Pers Kunci Kontrol Pemerintahan

Kamis, 8 Okt 2026 - 10:08 WIB