- ROKAN HILIR —WaspadaIndonesia
Kabel listrik yang melintang di Jalan Datuk Raja Hitam, RT 04 RW 01, Kelurahan Teluk Merbau, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, putus setelah tersenggol truk Colt Diesel pengangkut buah sawit, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Peristiwa tersebut sempat menimbulkan percikan api dan mengakibatkan aliran listrik di sekitar lokasi terganggu. Kondisi ini membuat warga khawatir karena sebagian jaringan listrik disebut masih belum sepenuhnya padam.
Warga setempat, Supiar, mengatakan kondisi kabel tersebut sebenarnya sudah lama menjadi perhatian. Menurutnya, kabel masih menggunakan tiang kecil yang menyerupai tiang jaringan telekomunikasi, sementara kondisi tiang disebut agak miring.
“Kabel sudah lama menggantung dan semakin hari semakin rendah. Padahal tiang baru yang lebih besar dan tinggi sudah tersedia sepanjang jalan, tetapi kabel belum juga dipindahkan,” ujar Supiar.
Saat kejadian, warga melihat adanya percikan api dari jaringan yang tersenggol kendaraan. Supiar kemudian menghubungi petugas piket PLN Kantor Pelayanan Kubu untuk meminta penanganan.
Namun hingga sekitar pukul 21.20 WIB, warga disebut masih menunggu penanganan di lokasi. Sejumlah warga bahkan memilih tidak mendekati titik kejadian karena khawatir kabel yang putus masih bertegangan.
Bukan Sekadar Kabel Putus, Keselamatan Warga Dipertaruhkan
Persoalan ini dinilai tidak semestinya hanya dilihat sebagai kecelakaan akibat truk yang menyenggol kabel. Kondisi kabel yang disebut warga semakin rendah dan menggantung, ditambah tiang yang tidak ideal, patut menjadi perhatian PLN.
Apalagi, menurut warga, tiang baru yang lebih besar dan tinggi sudah tersedia, tetapi jaringan belum dipindahkan.
Jika benar kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama, pertanyaannya sederhana: mengapa perbaikan atau pemindahan jaringan tidak segera dilakukan sebelum terjadi insiden?
Lebih mengkhawatirkan, sejumlah warga mengaku mengalami gangguan pada peralatan elektronik setelah kejadian. Salah seorang warga yang disebut bernama Alex, misalnya, mengaku televisinya mati dan tidak dapat dihidupkan kembali.
Namun, dugaan kerusakan perangkat elektronik tersebut masih perlu pemeriksaan teknis untuk memastikan apakah benar berkaitan dengan gangguan listrik saat kabel putus.
Warga berharap PLN ULP Bagan Batu tidak hanya menangani pemadaman dan menyambung kembali jaringan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan listrik di sepanjang Jalan Datuk Raja Hitam.
Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru jaringan yang sudah lama dikeluhkan dibenahi.
PLN ULP Bagan Batu diminta segera turun ke lokasi, memastikan jaringan benar-benar aman, memeriksa penyebab kabel berada terlalu rendah, serta memastikan apakah tiang baru yang disebut warga memang sudah siap digunakan.
Catatan redaksi: Pihak PLN dan pengemudi/pemilik kendaraan belum memberikan keterangan dalam informasi yang tersedia. Konfirmasi dari pihak terkait penting agar pemberitaan tetap berimbang.(rm)


































