Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Rohil Sulit Dihubungi,Kepala Sekolah : Dulu Lebih Sigap

NORMAN SEMBIRING

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:34 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROKAN HILIR — WaspadaIndonesia.com

Persoalan komunikasi antara sekolah dengan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir mulai menjadi sorotan.

Sejumlah Kepala SMPN di Kabupaten Rokan Hilir mengeluhkan sulitnya melakukan koordinasi maupun meminta pengarahan kepada Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Rohil, Leo Alhaksbi S.Sos, yang dilantik sejak 21 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan tersebut disampaikan beberapa kepala sekolah kepada media ini ketika melakukan kunjungan ke sekolah masing-masing.

Menurut para kepala sekolah, ketika membutuhkan komunikasi terkait persoalan sekolah, terutama melalui telepon seluler, respons dari Kabid Pembinaan SMP dinilai tidak cepat. Padahal, bagi sekolah, komunikasi dengan bidang teknis sangat dibutuhkan ketika terdapat persoalan yang membutuhkan arahan atau keputusan dari dinas.

Yang lebih menarik, sejumlah kepala sekolah justru membandingkan kondisi sekarang dengan pejabat sebelumnya.

Mereka menilai Kabid Pembinaan SMP sebelumnya jauh lebih sigap, mudah diajak berkomunikasi dan cepat memberikan respons ketika sekolah membutuhkan koordinasi.

Keluhan tersebut tentu bukan perkara sepele.

Baca Juga :  Merasa Terzolimi ; Ibu Nilam Didampingi PH Sumondang Simangunsong SH MH Melapor ke BidPropam Poldasu

Jabatan Kabid Pembinaan SMP bukan sekadar posisi struktural di balik meja. Ada puluhan satuan pendidikan, kepala sekolah, guru dan kepentingan peserta didik yang membutuhkan pembinaan serta koordinasi.

Jika pejabat yang menjadi tempat sekolah meminta arahan sulit dihubungi, publik layak mempertanyakan: bagaimana persoalan pendidikan di lapangan dapat ditangani secara cepat jika komunikasi saja tersendat?

Jangan sampai sekolah justru merasa berjalan sendiri karena sulit mendapatkan respons dari pejabat yang seharusnya menjadi salah satu pintu koordinasi mereka.

Bupati Diminta Jangan Asal Tempatkan Pejabat

Kondisi ini semestinya menjadi alarm bagi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir.

Evaluasi terhadap pejabat bukan berarti mencari kesalahan, tetapi memastikan setiap orang yang menduduki posisi strategis benar-benar mampu menjalankan fungsi pelayanan, pembinaan dan koordinasi.

Publik juga berharap Bupati Rokan Hilir tidak sekadar mempertimbangkan jabatan dan administrasi dalam penempatan pejabat, tetapi juga memperhatikan kompetensi, kemampuan komunikasi, responsivitas serta rekam kinerja.

Baca Juga :  Pengadaan Mobil Dinas Sudah Dianggarkan Tahun 2024

Sebab, sektor pendidikan membutuhkan pejabat yang hadir ketika sekolah membutuhkan solusi, bukan hanya pejabat yang hadir ketika agenda kedinasan berlangsung.

Dikonfirmasi, Belum Ada Jawaban

Media ini telah berupaya mengonfirmasi Leo Alhaksbi melalui seluler mengenai keluhan sejumlah kepala SMPN tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum berhasil mendapatkan tanggapan.

Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Kabag Umum dan Kepegawaian, Dedi Saputra, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Pesan konfirmasi telah terlihat centang biru, namun hingga berita ini disusun belum ada jawaban.

Ketiadaan respons tersebut tentu semakin membuat publik bertanya-tanya.

Benarkah komunikasi antara Kabid Pembinaan SMP dengan kepala sekolah memang sulit, atau hanya persoalan teknis komunikasi yang belum terselesaikan?

Pihak Disdikbud Rohil, khususnya Leo Alhaksbi, masih memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan kepada publik kondisi sebenarnya.

Sebab dalam urusan pelayanan publik, ketika banyak sekolah mulai mengeluhkan sulitnya koordinasi, persoalannya tidak lagi cukup dijawab dengan diam. Yang dibutuhkan adalah evaluasi dan perbaikan.(rm)

Berita Terkait

Truk Sawit Senggol Tiang Kabel Listrik,Warga Teluk Merbau Ketakutan; PLN Diminta Segera Benahi Jaringan
Diduga ” Smoking Area “Siswa,Sudut SMAN 1 Pujud Dipenuhi Puntung Rokok dan Sampah
Revitalisasi Rp 1,28 Milyar SMPN 1 Tanjung Medan Antara Mubazir Atau di Korupsi
Kangkangi Surat Edaran Plt Gubernur Riau,SMAN 1 Pekaitan Koordinir Pengadaan Seragam Rp 1,2 Juta Persiswa
Tiga Pekan Tanpa Seragam,Keluhan Orang Tua SMAN 5 Bangko Pusako Memantik Pertanyaan Tentang Kepatuhan Terhadap Aturan Disdik Riau
Kepala SMPN 5 Bangko Pusako Tuai Apresiasi,Pembenahan Sekolah dan Disiplin Guru Jadi Prioritas
Asap Pabrik PT JATIM Meresahkan Kesehatan Anak-anak
Merasa Bangga Berperkara,Pengelola Kebun Akui Perintah Pengrusakan Sawit Milik Warga Saat Mediasi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:08 WIB

H. Irmawan Dinilai Mampu Jawab Harapan Publik, Didorong Pimpin Aceh Tenggara 2029

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan, Direktur RSUD H. Sahudin Kutacane Tekankan Disiplin dan Etika Medis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:58 WIB

Toilet Disdukcapil Aceh Tenggara Bobrok, Publik Pertanyakan Pengawasan dan Pengelolaan Dana

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Narapidana Sempat Kabur, Lapas Kelas IIB Kutacane Jadi Sorotan Warga dan Media Sosial

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:29 WIB

LP2iM Minta Polda Aceh Usut Dugaan Permainan Proyek Jalan dan Jembatan DBHS di Aceh Tenggara

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:05 WIB

Stigma dan Kerugian Akibat Salah Vonis HIV, Warga Aceh Tenggara Minta Keadilan hingga ke Aparat Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:49 WIB

Kepala SMA Negeri 1 Kutacane yang Baru Tekankan Budaya Sekolah dan Etika kepada Warga Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:35 WIB

Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM

Berita Terbaru