Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Akan Lakukan Evaluasi Data

- Redaksi

Kamis, 4 Januari 2024 - 13:42 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues– Bentuk keseriusan dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gayo Lues, Pemerintah Daerah lakukan rapat koordinasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Kamis 04 Januari 2024.

Kegiatan yang diadakan di Bale Pendopo Bupati tersebut, dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, Para Staff Ahli Bupati, Para Asisten, BPS Gayo Lues, para Kepala SKPK terkait, Para Camat, seluruh Kepala Desa (Pengulu) se- Kabupaten Gayo Lues serta tamu undangan lainnya.

Pj Sekretaris Daerah, Jata, SE., MM diwawancarai mengatakan, kegiatan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kemiskinam ekstrem di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil Evaluasi ini, dilakukan kembali pendataan secara menyeluruh dengan 10 indikator. Bila indikator dari penduduk miskin ekstrem tersebut sudah berkurang, maka akan kita lakukan graduasi atau pengecekan kembali,” Jelas Jata yang juga selaku Ketua Tim Koordinator Penuntasan Kemiskinan kabupaten.

Tambahnya, jika terdapat nama yang sudah tidak termasuk di dalam kategori miskin ekstrem maka namanya akan langsung dihapuskan dari data P3KE.

Baca Juga :  Di Tahun 2024, Bandara Blangkejeren Akan Tambah Rute Penerbangan

“Data ini, kan ada di seluruh desa. Maka para pengulu (kampung) yang melakukan, karena mereka yang tau persis warganya yang miskim ekstrem tersebut sudah ada peningkatan atau belum. Jika, sudah ada peningkatan kesejahteraan dan keluar dari indikator memiskinan, para pengulu melakukan kembali musyawarah desa bersama tokoh orang tua, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Babinsa dan bhabinkamtibmas untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tidak lagi masuk kedalam miskin ekstrem,” Jelasnya.

Tambahnya, banyak program yang sudah dilakukan pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem, sesuai dengan strategis pengurangan kemiskinan yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran masyarakat dan intervensi kepada kantong-kantong kemiskinan ekstrem.

“Adapun intervensi itu cukup banyak, pertama kita menganggarkan program kegiatan rutin dari dana murni APBD, pada perubahan APBD kita juga mendapatkan insentif fiskal, yang kedua ada namanya insentif peningkatan kesejahteraan masyarakat, itu sepenuhnya untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem. Misal ada yang kita berikan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka,” Paparnya.

Lanjutnya, untuk pemberdayaan masyarakat, pemerintah daerah memberikan bantuan beruba bibit pertanian serta hewan ternak.

Baca Juga :  PASANGAN MUZAKIR MANAF-FADHLULLAH LAYAK PIMPIN ACEH PERIODE 2024-2029

Selain itu, Pj Bupati Gayo Lues H Alhudri, MM menyampaikan, mengikuti instruksi Presiden Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. langkah-langkah konkrit akan dilakukan pemerintah yaitu dengan melakukan pendataan ulang dengan sebenar-benarnya mengikuti 14 kriteria kemiskinan ekstrem tersebut.

“Ini harus kita pedomani betul, sehingga nanti jangan lagi yang tidak layak menerima bantuan pemerintah malah menerima dan ada yang lebih layak tidak mendapat perhatian, maka orang tersebut akan terus mengalami kemiskinan ekstrem. Maka kedepannya ini akan menjadi perhatian serius untuk kita,” ungkap Pj Bupati.

Tambahnya, melalui dana insentif fiskal yang diterima oleh Kabupaten Gayo Lues, Pemerintah akan memberikan bantuan melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Untuk memulihkan ekonomi masyarakat maka bukan ikannya yang kita berikan melainkan pancingnya, agar ekonomi masyarakat bisa berdiri kembali. Jika misalnya kita berikan bantuan uang, maka bisa saja menjadi kebutuhan konsumtif. Jika mengukuti arahan dari pusat, insentif fiskal bisa saja dengan pemberdayaan ekonomi dengan beternak dirumahnya, bisa dengan palawija dan padinya, ini antara lain untuk meningkatkan hal tersebut,” Tutupnya.

Berita Terkait

Kapolsek Blangkejeren Dorong Sinergi Berkelanjutan bersama TNI untuk Membangun Wilayah Aman dan Damai
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Praktisi Hukum Nilai Walikota Tanjungbalai dan BKPSDM Tutup Mata Terhadap ASN yang Diduga Berpoligami Tanpa Izin
Dugaan Aktivitas BBM Mencurigakan di Lorok Ogan Ilir Disorot, Warga Minta Polisi Transparan
Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka
Dukung Sensus Ekonomi, LAMR Kepulauan Meranti Sambut Hangat Kunjungan Kepala BPS
Antisipasi Karhutla, Polres Gayo Lues Sebar Imbauan di Titik Rawan
Gorontalo: Wamendagri Membuka Acara Rapat Pimpinan Nasional Asosiasi Keluarga Pers Indonesia ( AKPERSI)

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:19 WIB

TMMD ke-128 Kodim Abdya Buka Jalan 2,5km di Gunung Cut Tangan-tangan

Sabtu, 25 April 2026 - 18:51 WIB

Keuchik Gunung Cut Apresiasi TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya

Sabtu, 25 April 2026 - 17:54 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga, 5 RTLH di Gunung Cut Direhabilitasi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:02 WIB

Satgas TMMD Abdya Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan untuk Pelajar

Sabtu, 25 April 2026 - 16:41 WIB

Satgas TMMD ke-128 Kodim Abdya Bongkar Rumah Papan Tak Layak Huni

Sabtu, 25 April 2026 - 15:44 WIB

TMMD Kodim Abdya Jadi Harapan Baru Petani Gunung Cut

Jumat, 24 April 2026 - 18:51 WIB

TMMD 128 Kodim Abdya Bangun MCK Musala, Warga Gunung Cut Bersyukur

Jumat, 24 April 2026 - 16:59 WIB

Satgas TMMD Abdya Manfaatkan Jumat untuk Bersih Desa

Berita Terbaru