Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Akan Lakukan Evaluasi Data

- Redaksi

Kamis, 4 Januari 2024 - 13:42 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues– Bentuk keseriusan dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gayo Lues, Pemerintah Daerah lakukan rapat koordinasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Kamis 04 Januari 2024.

Kegiatan yang diadakan di Bale Pendopo Bupati tersebut, dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, Para Staff Ahli Bupati, Para Asisten, BPS Gayo Lues, para Kepala SKPK terkait, Para Camat, seluruh Kepala Desa (Pengulu) se- Kabupaten Gayo Lues serta tamu undangan lainnya.

Pj Sekretaris Daerah, Jata, SE., MM diwawancarai mengatakan, kegiatan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kemiskinam ekstrem di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil Evaluasi ini, dilakukan kembali pendataan secara menyeluruh dengan 10 indikator. Bila indikator dari penduduk miskin ekstrem tersebut sudah berkurang, maka akan kita lakukan graduasi atau pengecekan kembali,” Jelas Jata yang juga selaku Ketua Tim Koordinator Penuntasan Kemiskinan kabupaten.

Tambahnya, jika terdapat nama yang sudah tidak termasuk di dalam kategori miskin ekstrem maka namanya akan langsung dihapuskan dari data P3KE.

Baca Juga :  Kampung Ulun Tanoh Berduka Enam Rumah Warga Hangus Terbakar Dua rusak Ringan

“Data ini, kan ada di seluruh desa. Maka para pengulu (kampung) yang melakukan, karena mereka yang tau persis warganya yang miskim ekstrem tersebut sudah ada peningkatan atau belum. Jika, sudah ada peningkatan kesejahteraan dan keluar dari indikator memiskinan, para pengulu melakukan kembali musyawarah desa bersama tokoh orang tua, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Babinsa dan bhabinkamtibmas untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tidak lagi masuk kedalam miskin ekstrem,” Jelasnya.

Tambahnya, banyak program yang sudah dilakukan pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem, sesuai dengan strategis pengurangan kemiskinan yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran masyarakat dan intervensi kepada kantong-kantong kemiskinan ekstrem.

“Adapun intervensi itu cukup banyak, pertama kita menganggarkan program kegiatan rutin dari dana murni APBD, pada perubahan APBD kita juga mendapatkan insentif fiskal, yang kedua ada namanya insentif peningkatan kesejahteraan masyarakat, itu sepenuhnya untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem. Misal ada yang kita berikan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka,” Paparnya.

Lanjutnya, untuk pemberdayaan masyarakat, pemerintah daerah memberikan bantuan beruba bibit pertanian serta hewan ternak.

Baca Juga :  Pj Bupati Alhudri Serahkan Bantuan Pangan Pada 90 Keluarga Miskin

Selain itu, Pj Bupati Gayo Lues H Alhudri, MM menyampaikan, mengikuti instruksi Presiden Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. langkah-langkah konkrit akan dilakukan pemerintah yaitu dengan melakukan pendataan ulang dengan sebenar-benarnya mengikuti 14 kriteria kemiskinan ekstrem tersebut.

“Ini harus kita pedomani betul, sehingga nanti jangan lagi yang tidak layak menerima bantuan pemerintah malah menerima dan ada yang lebih layak tidak mendapat perhatian, maka orang tersebut akan terus mengalami kemiskinan ekstrem. Maka kedepannya ini akan menjadi perhatian serius untuk kita,” ungkap Pj Bupati.

Tambahnya, melalui dana insentif fiskal yang diterima oleh Kabupaten Gayo Lues, Pemerintah akan memberikan bantuan melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Untuk memulihkan ekonomi masyarakat maka bukan ikannya yang kita berikan melainkan pancingnya, agar ekonomi masyarakat bisa berdiri kembali. Jika misalnya kita berikan bantuan uang, maka bisa saja menjadi kebutuhan konsumtif. Jika mengukuti arahan dari pusat, insentif fiskal bisa saja dengan pemberdayaan ekonomi dengan beternak dirumahnya, bisa dengan palawija dan padinya, ini antara lain untuk meningkatkan hal tersebut,” Tutupnya.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih
Fahd El Fouz A Rafiq : Pemberhentian Sekjend AMPI Tidak Sah dan Melanggaran Aturan Partai Golkar
Pelanggaran Terang-terangan, Kepala Desa Blangkedih Dipaksa Warga Lepaskan Jabatan di Sekolah
Minim Transparansi, Praktik Pungli di SDN 12 Terangun Diduga Langgar Undang-Undang
Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:29 WIB

Prof Sutan Nasomal Yakin Kapolres Bogor Akan Mewujudkan Harapan Masyarakat Tegaknya Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:19 WIB

Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:47 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:54 WIB

Penahanan Febrie Tanpa Rompi dan Borgol , di Pertanyakan Keistimewaan Febrie Adriansyah: Siapa yang Melindungi?

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:24 WIB

Dari Persaudaraan Menuju Pengabdian, XTC Indonesia Kota Cirebon Gelar Bakti Sosial Jumat Berkah

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:27 WIB

PW GP Al Washliyah : Pesan dari Kalimantan Menggema hingga Jakarta, Lagu “Teruslah Melangkah” Karya Mayjen TNI Krido Pramono Menjadi Inspirasi Generasi Muda Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:30 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia

Berita Terbaru