Laporan Realisasi DD Ke Omspan Diduga Fiktif, PJ Bupati Gayo Lues di Minta Tegur Dinas DPMK

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 19 September 2023 - 20:28 WIB

50256 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Gayo Lues Diminta untuk melakukan koreksi kembali Laporan realisasi APBDes Sejumlah Kampung Dalam kabupaten Gayo Lues, diduga banyak terjadi kejanggalan pada postingan item kegiatan pada (APBDES) tahap pertama dan kedua anggaran tahun 2023, meskipun realisasi DD di kampung-kampung dalam kecamatan di kabupaten Gayo Lues tercatat Cepat yang persentasenya hampir mencapai 8% realisasi, Sabtu (9/9/2023)

Salah seorang Tokoh Masyarakat, yang juga mantan aktifis, namanya tak ingin di sebutkan media ini, pada Selasa 5 September 2023, mengatakan di salah satu warung cofee di kota Blangkejeren.” Katanya, dengan mengejar kecepatan Realisasi anggaran dana desa di kampung-kampung di kabupaten Gayo Lues tahun ini.

Sangat di sayangkan laporan realisasi yang Ril pada aplikasi Omspan, terlihat sangat amburadul jauh berbeda dengan fakta dan realita di lapangan, dan sangat khuatirkan akan Berefek kepada pihak Kuasa pengguna anggaran dana desa, yaitu kepala desa atau penghulu kampung dalam kabupaten Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika ada tim yang melakukan pemeriksaan pada dana desa, yang berpedoman pada data aplikasi Omspan, akan menimbulkan persepsi yang berbeda, lain yang digunakan realisasi anggaran dana di desa, lain pula yang di laporkan pada aplikasi Omspan oleh pihak dinas DPMK Kabupaten Gayo Lues.

Baca Juga :  Konferensi Pers Polres Gayo Lues Akhir Tahun 2023

Tidak singkronnya Laporan realisasi anggaran dana desa ke aplikasi Omspan, dengan Realisasi atau penggunaan anggaran di desa, yang sangat di takuti akan berpengaruhnya Transfer jumlah anggaran dana desa untuk Desa-desa di tahun anggaran 2024 nantinya, yang akan berimbas pada pembangunan desa dan merugikan masyarakat banyak di setiap kampung dalam kabupaten Gayo Lues “Ucapannya

Sebab, Kemendes Akan menganggap, Bahwa
desa-desa di kabupaten Gayo Lues tidak butuh Anggaran dan atau berindikasi adanya Dugaan penyelewengan dana desa, akibat laporan pengunaan dan realisasinya terkesan amburadul

Rata-rata desa di kabupaten Gayo Lues, diduga banyak yang belum melakukan laporan realisasi secara online pengunaan anggaran dana desa tahap pertama tahun 2023, Seperti yang terlihat di aplikasi OMSPAN, sangat amburadul, kebanyakan desa melaporkan realisasinya diduga fiktif.

Sedangkan pengajuan tahap kedua telah dilakukan oleh para kepala desa, dan malah semua desa sudah masuk anggarannya ke rekening desa masing-masing.”Tuturnya

Baca Juga :  Kejari Gayo Lues dan BPJS Langsa Teken MOU

“Karena itu, ia berharap Pejabat Bupati Gayo Lues, mampu mengkondisikan kebiasaan para kepala desa Melakukan upah membuat APBDes dan LPJ desa, dan menegur Camat dan kadis DPMK untuk membina, mengarahkan para keuchik, memanfaatkan dana desa yang tepat sasaran untuk pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat ditingkat desa, bukan untuk menghambur-hamburkan uang desa untuk hal-hal tidak penting.

“Karena, Amburadulnya laporan realisasi anggaran dana desa ke Omspan di kabupaten Gayo Lues, diduga akibat kurangnya teliti oleh petugas Dinas DPMK kabupaten Gayo Lues dan pihak kecamatan, sehingga alokasi dan laporan Realisasi, tercatat sebagai kabupaten yang realisasinya cepat, Laporan realisasi ke aplikasi Omspan, terkesan amburadul di tahun 2023 ini.

Dan pihak penegak hukum di wilayah kabupaten Gayo Lues, juga diminta jangan tutup mata melihat kondisi pengololaan dana desa di kabupaten Gayo Lues yang kerap di manfaatkan oleh oknum-oknum mafia dengan berbagai modus setiap tahunnya (TIM)

Berita Terkait

Cek Kesiapan Personel dan Pelayanan, Kapolres Gayo Lues Sambangi Polsek Blangkejeren Bersama Pejabat Utama Polres
Quick Respon Brimob Polda Aceh Pasca Kebakaran Rumah Warga di Desa Ulun Tanoh Gayo Lues
Longsor Tutup Jalan Blangkejeren-Kutacane, Ratusan Kendaraan Tertahan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
APH Didesak Tindak Tegas Pemain Getah Ilegal di Gayo Lues, Negara Dirugikan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
9 BULAN PASCA-LONGSOR: Hak Sewa Alat Berat Mandeg, Realisasi Janji Darurat BPBD Gayo Lues Dipertanyakan
Temu Ramah Kapolres Gayo Lues Bersama Insan Pers, Ajak Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen “SIGAP”

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB