Dialog Interaktif di RRI, Kabid Humas: Pemudik Harus Pastikan Kendaraan yang Digunakan Prima

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 4 April 2024 - 17:29 WIB

50201 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Masyarakat yang melaksanakan perjalan mudik diimbau untuk mempersiapkan dan memastikan kendaraan yang digunakan harus benar-benar prima. Begitu juga dengan kendaraan umum, kondisi mobil dan pengemudinya juga harus dalam keadaan prima.

“Masyarakat yang mudik harus menyiapkan kendaraannya seprima mungkin, apalagi bus atau mobil penumpang lainnya, agar sopirnya juga harus dipastikan bebas dari pengaruh alkohol dan narkoba,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, saat menjadi narasumber dialog interaktif di RRI Banda Aceh, Kamis, 4 April 2024.

Terkait pengamanan hari raya Idulfitri 1445 hijriah, Joko juga menyampaikan bahwa Polda Aceh dan jajaran sedang menggelar operasi terpusat dengan sandi Ketupat Seulawah 2024. Operasi ini berlangsung selama 13 hari, yaitu dari 4—16 April 2024.

Baca Juga :  Aminullah : Aceh Barat Perlu Hadirkan Lembaga Keuangan Mikro

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alumni Akabri 1994 itu menjelaskan, tempat yang menjadi target pengamanan dalam operasi ini adalah terminal, masjid atau tempat salat Idulfitri, pelabuhan, pusat pembelanjaan, bandara, dan tempat wisata.

Pada operasi ketupat tahun 2024 ini, Polda Aceh menerjunkan 3.232 personel gabungan yang terdiri dari 1.835 personel Polri (Polda 145 personel dan Polres jajaran 1.690 personel), serta 1.397 personel dari instansi terkait.

Baca Juga :  Ketua SAPA: Wacana di Aceh Lahir dari MoU yang Tak Kunjung Tuntas

“Ada aktifitas masyarakat yang meningkat saat atau menjelang hari raya Idulfitri 2024 baik di tempat ibadah, pusat pembelanjaan, lokasi wisata. Sehingga kita melaksanakan Ops Ketupat Seulawah untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” kata Joko.

Selain itu, tambah Joko, Polda Aceh juga mendirikan 60 pos di lokasi yang dianggap rawan dan membutuhkan kehadiran polisi, yang terdiri dari 31 pos pengamanan, 27 pos pelayanan, dan 2 pos terpadu. (DL)

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

Maling Motor, Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Bupati Lampung timur Ikuti Kebijakan Rahmat M Djauzal Gubernur Lampung Meminjam Dana Ke PT SMI Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 13:26 WIB

Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim

Sabtu, 18 April 2026 - 12:19 WIB

Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono

Senin, 6 April 2026 - 04:29 WIB

Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:46 WIB

Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:26 WIB

Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB