Hilangnya Tupal Sianturi Masih Misteriius, Keluarga Berharap Segera Terungkap

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 12 Juli 2024 - 13:51 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tidak ada yang menyangka jika tanggal 26 Maret 2024 adalah komunikasi terakhir keluarga dengan Tupal Sianturi, yang berangkat mencari ikan dengan Kapal POSEIDON 03 pada 19 Maret 2024 dari Dermaga Muara Angke, Jakarta Utara.

Dari Surat Tanda Bukti Lapor Keberangkatan Kapal Perikanan yang dikeluarkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian, Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan, Pemprov DKI Jakarta, diketahui bahwa Tupal Sianturi merupakan nahkoda atau kapten Kapal POSEIDON 03. Surat tersebut ditandatangani oleh Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Andang Setiawan, pada 18 Maret 2024. Tupal Sianturi berangkat dengan 12 anak buah kapal (ABK) lainnya.

Baca Juga :  Wakapolres Tanah Karo : Keberadaan Organisasi Profesi Media Sangat Penting Dalam Membangun Informasi Yang Sehat, Edukatif, Dan Berimbang

Hingga saat ini, keberadaan Tupal Sianturi tidak diketahui. Hal ini mendorong anak dan istrinya untuk membuat laporan ke BAHARKAM KORPOLAIRUD dengan No.STTPL/04/IV/2024/Korpolairud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah membuat laporan kepolisian sejak tiga bulan lalu atas hilangnya bapak saya dalam tugas di atas kapal POSEIDON 03 dengan menyerahkan 12 KTP ABK yang ada di dalam kapal bersama bapak,” papar Jefri Sianturi, anak dari Tupal Sianturi, melalui video berdurasi 53 detik yang diterima redaksi pada Jumat (12/7/24).

Baca Juga :  Kecamatan Merek Juara Perlombaan Pameran Pangan Lokal (B2SA) Tahun 2023

Masih dalam video yang ditemani oleh ibunya tersebut, Jefri mengatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan atas laporan tersebut, dan ABK yang terakhir bersama Tupal Sianturi juga belum diperiksa.

“Kami mohon atensi bapak Presiden Jokowi dan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit agar status kehilangan bapak kami jelas,” harapnya.

Menutup video tersebut, istri dari Tupal Sianturi memohon agar Presiden Jokowi bisa membantu mencari keberadaan suaminya.

“Pak Jokowi, tolong bantu suami saya secepatnya ketemu, saya rindu sekali, kangen. Pak Jokowi, terima kasih,” ucapnya singkat.

(Redaksi Tim).

Berita Terkait

DPRD Jangan Jadi Stempel Pengusaha THM! Kami Datang Bukan Untuk Didengar, Tapi Untuk Dilaksanakan!
Karhutla Nihil di Tanah Karo, 46 Personel Gabungan Tetap Siaga Patroli
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Kepsek SMAN Plus Riau Luruskan Isu LKBB, Tegaskan Jaga Kepercayaan Sponsor
Silaturahmi LAMR Meranti Duduk Bersama Insan Pers Jaga Marwah Melayu
HORAS PRESISI: Kapolres Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon
Dorong Program Lestari, Agung Lantik Nina Nelmayenti Lurah Umban Sari
Peduli Warga Binaan, Kodim 0205/TK Salurkan Air Bersih ke Desa Raya Berastagi

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

Tanggul Darurat Jembatan Natam di Aceh Tenggara Jebol, Akses Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 00:53 WIB

Banjir Terjang Enam Desa di Aceh Tenggara, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 27 September 2026 - 00:49 WIB

Empat Fraksi Sepakati Perubahan Anggaran 2026, DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Raqan APBK

Minggu, 27 September 2026 - 00:46 WIB

Fraksi Golkar Soroti Defisit dan Peningkatan PAD dalam Pembahasan Qanun Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:44 WIB

Fraksi Selayakh DPRK Aceh Tenggara Setujui Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:41 WIB

Fraksi Hanura Perjuangan Bangsa Setujui Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026 dengan Sejumlah Catatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:14 WIB

Wajah Baru Pelayanan BPN Aceh Tenggara: Transparan, Sesuai Aturan, dan Diharapkan Bawa Program PTSL ke Babul Rahmah pada 2027

Jumat, 25 September 2026 - 00:27 WIB

Sembilan Belas Ratus Tujuh Puluh Senyum Dari Bumi Leuser: BPN Aceh Tenggara Ukir Sejarah Di Hari Bhakti Agraria Ke-66

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB