Dituding Gelembungkan Jumlah Siswa Untuk Dana BOS, Kepsek SMA 1 Lawe Sigala gala Bantah Hal Tersebut.

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:02 WIB

50448 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Dituding menambahkan jumlah siswa yang tidak sesuai dengan jumlah murid yang ada, guna untuk Meraipkan Dana BOS, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Lawe Sigala gala Yuslan Effendi Angkat, S.Pd, MS. dengan tegas membantah hal tersebut. Sabtu (15/3/2025).

Beberapa hari yang lalu salah satu Anggota LSM Menuding bahwa Kepsek SMAN 1 Lawe Sigala gala Telah menggelembungkan siswa di Aplikasi Data Pokok Pendidik (Dapodik) yang berjumlah 770 Siswa, 17 di antaranya adalah fiktif (dimanipulasi).

Menindaklanjuti Kebenaran tersebut, Tim Wartawan Alastanews langsung mengkonfirmasi Kepada Kepsek yang besangkutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat diminta Konfirmasi Yuslan Effendi Angkat mengatakan bahwa jumlah yang dituduhkan sebanyak 770 dan diantaranya yang berjumlah 17 adalah fiktif, itu tidak benar, “Bahkan siswa kami tidak sampai sebanyak itu. jumlah siswa kami hanya 722 siswa, dan itu sesuai dengan data yang kami input ke Aplikasi Dapodik”. Jelasnya.

Baca Juga :  Ketua Umum Formades Nilai Laporan Oknum Kades ke APH sebagai Bentuk Kepanikan Menghadapi Kontrol Sosial

Disaat ditelusuri lebih lanjut prihal tudingan bahwa ada sebagaian siswa yang sudah keluar namun datanya tetap disimpan di Aplikasi Apodik (tidak dimutasi).

Yuslan Effendi Angkat menerangkan bahwa jika ada nama siswa yang sudah meminta untuk pindah dari sekolah SMA Negeri 1 Lawe Sigala gala, namun tidak dimutasi (dipindahkan) maka akan terjadi masalah pada saat penarikan nama siswa di sekolah yang baru. (Tidak mau ditarik ke Aplikasi Dapodik)

“Jika ada siswa yang ingin pindah dari SMA kami, pasti kami mutasikan, sebab jika kami tidak memutasikan, maka akan terjadi masalah pada saat penarikan siswa bersangkutan.” Terang Yuslan

“Apliaksi Dapodik tidak bisa dibohongi jika ada nama siswa yang ganda maka akan di ceklis merah secara otomatis di aplikasi dapodik.” Lanjutnya

Baca Juga :  Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Kabupaten Aceh Tenggara Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2024

Diketahui pada saat Aplikasi Dapodik disingkronkan atau penarikan data siswa, siswa yang tercatat ganda akan terlihat jelas bertulisan warning dengan tulisan berwarna merah.

Dan pada penarikan data akan terjadi masalah jika masih terbukti siswa ganda atau siswa yang sudah pindah sekolah masih terdaftar di dapodik yang bersangkutan.

Setelah melalakukan Pengecekan langsung di Apalikasi Dapodik tim Alastanews tidak melihat ada tulisan merah atau berstatus ganda di menu tersebut.

Dan untuk peruntukan dana lainya yang di anggarkan dan direalisasikan Yuslan menerangkan. “Untuk kebutuhan anggaran lainya sudah pasti diperuntukan dengan benar sebab dana yang kami gunakan dari dana BOS akan diaudit nantinya oleh pihak Inspektorat.” Jelasnya

(Fenra)

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru