Rekrutmen Tenaga Kerja Di PT TBU Site Nagan Raya Terhenti Warga Berharap Tak Ada Intervensi

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 12:39 WIB

50555 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya : Terkait Rekrutmen tenaga kerja di perusahaan PT Tata Bara Utama(TBU) site Nagan Raya Provinsi Aceh, yang kini terhenti tahapannya hingga sampai sekarang belum ada kejelasannya.

Salah seorang warga Ring Satu tambang Batu Bara ,Teuku Ridwan,SH mengatakan kepada media ini di salah satu warung seputaran Nagan Raya, pada hari Rabu, 23 April 2025, terkait Rekrutmen Tenaga Kerja oleh PT Tata Bara Utama ( TBU ) sangat menyayangkan perihal terhentinya proses rekrutmen tenaga kerja tersebut. Kata T. Ridwan.

Padahal besar harapan para pemuda dan pemudi Nagan Raya yang mengikuti rekrutmen ini berharap mereka segera bisa bekerja di perusahaan tambang batu bara ini.Menurut Ridwan, terhentinya tahapan rekrutmen ini diduga akibat ada intervensi dari oknum Keuchik Gampong Ring tambang yang memprotes terkait minimnya kelulusan warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari informasi yang saya dapatkan,ada pertemuan antara para Keuchik Ring tambang dengan manajemen PT Bara Energi Lestari (BEL)selaku pemegang IUP, dan PT.Tata Bara Utama(TBU) selaku Owner,yang berlangsung disalah satu cafe kawasan Simpang Peut Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga :  Tiga Tokoh Champion Gender Dapat Penghargaan Dari Pemkab Nagan Raya

Di dalam pertemuan tersebut sempat terjadi ketegangan hingga sempat terjadi pelemparan botol minuman kearah pimpinan perusahaan, dan juga salah seorang oknum Keuchik menendang kursi karena tidak menerima penjelasan dari pihak perusahaan, sehingga pertemuan ini tidak membuahkan hasil”.ujar Teuku Ridwan yang juga ketua Pemuda Gampong Krueng ceuko, juga salah satu Gampong yang masuk ring tambang.

Atas insiden tersebut pihak perusahaan menghentikan tahapan rekrutmen tenaga kerja sementara sampai waktu yang belum ditentukan.

Penghentian ini sangat merugikan warga kami yang sedang mengikuti tahapan, bahkan tahapan akhirnya yaitu Medical Chek Up (MCU) telah dilakukan dan hanya tinggal menunggu tanda tangan kontrak bagi yang dinyatakan sehat,untuk itu kami mendesak perusahaan agar jangan terpengaruh dengan intervensi oknum Keuchik tersebut. Imbuh T. Ridwan.

Masih Kata T. Ridwan Karena sesuai dengan arahan Bupati Nagan Raya TR.Keumangan yang dilansir oleh media beberapa waktu yang lalu. Bahwa perusahaan harus mengutamakan rekrutmen putra Lokal dan prosesnya harus bebas dari intervensi pihak manapun dan jangan ada permainan calo tenaga kerja”.tambahnya mengutip arahan Bupati Nagan Raya.

Baca Juga :  TRK Bupati Nagan Raya Serahkan Cendra Mata Untuk Gubernur Aceh Batu Giok.

Lebih Lanjut Teuku Ridwan menyatakan sudah selayaknya perusahaan mengabaikan intervensi dari pihak manapun karena apa yang dilakukan oleh perusahaan sudah sesuai dengan aturan dan arahan pemerintah Nagan Raya.”jangan hanya gara-gara ketidak puasan oknum Keuchik tertentu merugikan masyarakat banyak dan terganggunya operasional Perusahaan dan juga berakibat terganggunya iklim Investasi di Nagan Raya.”

Kami selaku masyarakat ring satu tambang Batu Bara mendukung setiap kebijakan perusahaan yang telah sesuai aturan dan berpihak kepada masyarakat banyalk,bukannya mengikuti keinginan pribadi oknum-oknum tertentu yang menggunakan jabatan sebagai alat untuk mengintervensi pihak perusahaan.

Namun kalaupun ada pun permintaan untuk penambahan kuota kelulusan itu dibicarakan secara musyawarah dengan perusahaan dengan meminta kebijakan dari perusahaan, bukannya memaksakan kehendak,karena bagaimanapun perusahaan punya SOP dan Peraturan perusahaan.

Untuk itu kami meminta kepada Bupati Nagan Raya Bapak TR.Keumangan agar menindak oknum yang melakukan intervensi dan sikap yang kurang terpuji dari seorang Keuchik Gampong demi menjaga kredibilitas pemerintah.tutup Teuku Ridwan sang pengacara muda ini. (*)

Berita Terkait

Hari Kedua Ops Patuh Toba 2026, Satlantas Polres Karo Edukasi Pengendara Lewat Radio dan Turun ke Jalan
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba
P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas
Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru