Rekrutmen Tenaga Kerja Di PT TBU Site Nagan Raya Terhenti Warga Berharap Tak Ada Intervensi

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025 - 12:39 WIB

50540 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagan Raya : Terkait Rekrutmen tenaga kerja di perusahaan PT Tata Bara Utama(TBU) site Nagan Raya Provinsi Aceh, yang kini terhenti tahapannya hingga sampai sekarang belum ada kejelasannya.

Salah seorang warga Ring Satu tambang Batu Bara ,Teuku Ridwan,SH mengatakan kepada media ini di salah satu warung seputaran Nagan Raya, pada hari Rabu, 23 April 2025, terkait Rekrutmen Tenaga Kerja oleh PT Tata Bara Utama ( TBU ) sangat menyayangkan perihal terhentinya proses rekrutmen tenaga kerja tersebut. Kata T. Ridwan.

Padahal besar harapan para pemuda dan pemudi Nagan Raya yang mengikuti rekrutmen ini berharap mereka segera bisa bekerja di perusahaan tambang batu bara ini.Menurut Ridwan, terhentinya tahapan rekrutmen ini diduga akibat ada intervensi dari oknum Keuchik Gampong Ring tambang yang memprotes terkait minimnya kelulusan warganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari informasi yang saya dapatkan,ada pertemuan antara para Keuchik Ring tambang dengan manajemen PT Bara Energi Lestari (BEL)selaku pemegang IUP, dan PT.Tata Bara Utama(TBU) selaku Owner,yang berlangsung disalah satu cafe kawasan Simpang Peut Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Nagan Raya Pimpin Hari Terakhir Operasi Patuh Seulawah Tingkatkan Penindakan dan Edukasi

Di dalam pertemuan tersebut sempat terjadi ketegangan hingga sempat terjadi pelemparan botol minuman kearah pimpinan perusahaan, dan juga salah seorang oknum Keuchik menendang kursi karena tidak menerima penjelasan dari pihak perusahaan, sehingga pertemuan ini tidak membuahkan hasil”.ujar Teuku Ridwan yang juga ketua Pemuda Gampong Krueng ceuko, juga salah satu Gampong yang masuk ring tambang.

Atas insiden tersebut pihak perusahaan menghentikan tahapan rekrutmen tenaga kerja sementara sampai waktu yang belum ditentukan.

Penghentian ini sangat merugikan warga kami yang sedang mengikuti tahapan, bahkan tahapan akhirnya yaitu Medical Chek Up (MCU) telah dilakukan dan hanya tinggal menunggu tanda tangan kontrak bagi yang dinyatakan sehat,untuk itu kami mendesak perusahaan agar jangan terpengaruh dengan intervensi oknum Keuchik tersebut. Imbuh T. Ridwan.

Masih Kata T. Ridwan Karena sesuai dengan arahan Bupati Nagan Raya TR.Keumangan yang dilansir oleh media beberapa waktu yang lalu. Bahwa perusahaan harus mengutamakan rekrutmen putra Lokal dan prosesnya harus bebas dari intervensi pihak manapun dan jangan ada permainan calo tenaga kerja”.tambahnya mengutip arahan Bupati Nagan Raya.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Nagan Raya Berhasil Amankan 10 Orang Pelaku judi Online.

Lebih Lanjut Teuku Ridwan menyatakan sudah selayaknya perusahaan mengabaikan intervensi dari pihak manapun karena apa yang dilakukan oleh perusahaan sudah sesuai dengan aturan dan arahan pemerintah Nagan Raya.”jangan hanya gara-gara ketidak puasan oknum Keuchik tertentu merugikan masyarakat banyak dan terganggunya operasional Perusahaan dan juga berakibat terganggunya iklim Investasi di Nagan Raya.”

Kami selaku masyarakat ring satu tambang Batu Bara mendukung setiap kebijakan perusahaan yang telah sesuai aturan dan berpihak kepada masyarakat banyalk,bukannya mengikuti keinginan pribadi oknum-oknum tertentu yang menggunakan jabatan sebagai alat untuk mengintervensi pihak perusahaan.

Namun kalaupun ada pun permintaan untuk penambahan kuota kelulusan itu dibicarakan secara musyawarah dengan perusahaan dengan meminta kebijakan dari perusahaan, bukannya memaksakan kehendak,karena bagaimanapun perusahaan punya SOP dan Peraturan perusahaan.

Untuk itu kami meminta kepada Bupati Nagan Raya Bapak TR.Keumangan agar menindak oknum yang melakukan intervensi dan sikap yang kurang terpuji dari seorang Keuchik Gampong demi menjaga kredibilitas pemerintah.tutup Teuku Ridwan sang pengacara muda ini. (*)

Berita Terkait

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Program MBG di Seunagan Timur Dorong Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Terima Kasih DPR RI ,DPD TMI Nagan Raya Aceh Dukung RUU Reforma Agraria untuk Lindungi Petani
Sertijab Keuchik Blang Baro Rambong Berlangsung Tertib, Saleh Ali Serahkan Amanah kepada Mustafa
Kecelakaan di Desa Mulawari Buka Tabir Ladang Ganja 4,5 Kg di Tanah Karo
Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh
Mengangkat Nama Batu Giok Nagan Raya ke Pentas Dunia, Tugu Giok Diusulkan Berdiri di Keude Seumot
Wacana Pemekaran Aceh Kembali Mengemuka, Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:12 WIB

Maling Motor, Mantan Kades di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Bupati Lampung timur Ikuti Kebijakan Rahmat M Djauzal Gubernur Lampung Meminjam Dana Ke PT SMI Untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:39 WIB

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 13:26 WIB

Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim

Sabtu, 18 April 2026 - 12:19 WIB

Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono

Senin, 6 April 2026 - 04:29 WIB

Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:46 WIB

Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:26 WIB

Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB