ASD: Jangan Jadikan Warga Penonton, Pemulihan Pascabanjir Harus Inklusif dan Berkelanjutan

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:51 WIB

50306 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Banda Aceh — Proses pemulihan pascabanjir di Aceh dinilai tidak cukup jika hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata. Aceh Social Development (ASD) menegaskan pentingnya pendekatan sosial dan ekonomi berbasis masyarakat agar warga terdampak dapat kembali bangkit secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Direktur ASD, Nasrul Sufi, S.Sos., M.M., dalam keterangannya kepada media.

Menurut Nasrul, masyarakat harus ditempatkan sebagai subjek utama dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab–rekon), bukan sekadar objek penerima bantuan. “Pemulihan yang sejati adalah ketika masyarakat kembali berdaya, bekerja, dan mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Tanpa itu, pemulihan hanya bersifat sementara,” ujarnya.

Baca Juga :  Azilul Nazirna Tiro mendesak Lembaga Internasional evaluasi total kebrutalan TNI-POLRI Dalam Mengamankan Masa Rombongan Kemanusiaan dan Pawai Bendera Bintang Bulan

ASD mendorong penerapan konsep community-based recovery dan padat karya berbasis gampong. Melalui pendekatan ini, warga dapat dilibatkan sesuai keterampilan masing-masing, mulai dari perbaikan rumah, pembersihan lingkungan, hingga rehabilitasi fasilitas umum. Selain mempercepat pemulihan wilayah, skema ini juga berfungsi menjaga perputaran ekonomi lokal agar masyarakat tidak kehilangan daya beli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Nasrul menekankan pentingnya peran pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan lapangan kerja sementara bagi korban bencana. Ia menilai, pemetaan kapasitas masyarakat harus menjadi dasar dalam penempatan tenaga kerja agar program pemulihan berjalan adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah. Meski Tangan Terpasang Infus. Tetap Menunjukan Dedikasi Penuh Memastikan Percepatan Penanggulangan Banjir di Sejumlah Wilayah di Aceh

Dalam konteks budaya Aceh, pemulihan pascabencana juga harus berpijak pada nilai gotong royong dan kearifan lokal. Pepatah Aceh “Buya krueng teudong dong, buya tamong merasuki” menjadi pengingat bahwa masyarakat setempat tidak boleh menjadi penonton di tanahnya sendiri. ASD berharap sinergi pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial dapat menghadirkan pemulihan yang tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memulihkan martabat dan kehidupan sosial masyarakat Aceh.[R edaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Jamaluddin Idham Tinjau Infrastruktur Pertanian Simeulue, Aspirasi Warga Siap Dikomunikasikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Nelayan Sabang Curhat Soal BBM dan Kapal, Jamaluddin Idham Dorong Solusi Nyata

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:00 WIB

P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:27 WIB

Nagan Raya Darurat Mafia Solar Subsidi, Pola Berulang Dari 2 Ton Drum Hingga Truk Tangki 5 Ton Tak Pernah Terputus

Berita Terbaru