LSM Trinusa Soroti Dugaan Korupsi dan Pembengkakan Anggaran di Diskominfo Kota Bandar Lampung

hayat

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:43 WIB

50221 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Selasa (20/01/2026), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa DPD Provinsi Lampung kembali menyerukan transparansi dan audit mendesak terhadap pelaksanaan anggaran tahun 2025 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandar Lampung. Seruan ini didasari temuan analisis atas Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang menunjukkan pola pengeluaran diduga bermasalah, berpotensi pembengkakan anggaran, dan bahkan indikasi korupsi. Koordinator LSM Trinusa, Faqih Fakhrozi, S.Pd., secara tegas meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan aparat penegak hukum untuk lebih jeli mengawasi pengadaan melalui sistem elektronik.

Fokus Analisis dan Temuan Pola Pengeluaran
Berdasarkan data 90 item utama dalam RUP, LSM Trinusa memetakan dugaan indikasi ke dalam beberapa kategori krusial:

1. Pengadaan Barang dan Jasa Teknologi Informasi dengan Nilai Sangat Tinggi
LSM menyoroti sekumpulan pengadaan jasa internet dan teknologi yang nilainya mencapai miliaran rupiah, di luar pengadaan alat tulis dan operasional biasa. Contoh yang menonjol meliputi:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jasa Layanan Internet: Terdapat lima paket pengadaan bandwidth internet untuk berbagai lokasi dan keperluan dengan total nilai mencapai Rp 2.802.000.000.

Pengadaan Perangkat Keras TI: Nilai pengadaan peralatan seperti CCTV “Seribu Wajah”, Personal Computer, Firewall, dan Cloud Storage mencapai Rp 2.582.000.000.

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Inspeksi Dadakan di Blok Hunian

Jasa Tenaga Ahli TI: Dua item pengadaan jasa tenaga informasi dan teknologi senilai Rp 721.403.138.

2. Pengulangan dan Fragmentasi Pengadaan yang Dipertanyakan
Analisis menunjukkan pola pengadaan barang serupa yang dipecah-pecah menjadi banyak paket bernilai kecil hingga menengah, terutama untuk alat tulis kantor, kertas, dan bahan cetak. Sebagai contoh, terdapat lebih dari 20 paket terpisah untuk kategori “Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor” dengan nilai masing-masing antara Rp 1 juta hingga Rp 64 juta. Pola seperti ini dapat menyulitkan pengawasan dan berpotensi digunakan untuk menghindari prosedur pengadaan yang lebih ketat.

3. Anggaran Iklan dan Penyelenggaraan Acara yang Signifikan
Satu item “Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, dan Pemotretan” tercatat bernilai Rp 727.723.319. Besaran anggaran untuk fungsi publikasi ini, bersama dengan item jasa penyelenggaraan acara lainnya, dinilai perlu transparansi lebih lanjut mengenai output dan kewajaran harganya.

Konteks dan Kritik terhadap Sistem E-Purchasing
Faqih Fakhrozi menegaskan bahwa pengadaan melalui sistem E-Purchasing berpotensi lemah dalam pengawasan dan justru dapat menjadi celah korupsi jika tidak diawasi dengan ketat. Pernyataan ini memiliki dasar, di mana kelemahan sistem pengadaan barang/jasa pemerintah elektronik pernah disoroti sebagai celah korupsi karena fungsi audit elektronik yang belum berjalan optimal. Meski dirancang untuk transparan, sistem ini tetap rentan jika ada pengondisian pemenang atau kolusi. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dinilai sangat penting untuk mengatasi kelemahan pengawasan internal pemerintah.

Baca Juga :  PERKUAT SILATURAHMI IDUL FITRI, KETUA DPD LSM TRINUSA LAMPUNG: KEBERSAMAAN ADALAH KUNCI PERJUANGAN

Desakan untuk Investigasi Mendalam
LSM Trinusa mendesak beberapa langkah konkret:

Audit Khusus oleh BPK: Meminta BPK melakukan audit investigatif terhadap realisasi anggaran Diskominfo Kota Bandar Lampung, khususnya pada paket-paket bernilai tinggi dan yang memiliki pola fragmentasi. Dalam hukum, audit perhitungan kerugian negara yang sah umumnya berasal dari lembaga seperti BPK atau BPKP.

���Tindakan Aparat Penegak Hukum**: Mendesak Kejaksaan dan Kepolisian untuk memeriksa secara hukum jika ditemukan indikasi pidana. Pola seperti penggelembungan anggaran (mark-up) atau perencanaan yang mengarah ke penyedia tertentu merupakan modus korupsi pengadaan barang dan jasa yang telah dikenal.

Transparansi Publik: Diskominfo Kota Bandar Lampung diminta membuka data perbandingan harga, spesifikasi teknis, dan dokumen penunjukan penyedia barang/jasa kepada publik untuk memastikan akuntabilitas.

Respons dan Langkah Selanjutnya
Hingga berita ini diturunkan, Diskominfo Kota Bandar Lampung belum memberikan tanggapan resmi.

LSM Trinusa menyatakan akan mendokumentasikan temuan ini secara lengkap dan mengajukannya secara resmi kepada BPK Perwakilan Provinsi Lampung serta pihak berwenang lainnya dalam waktu dekat.

(Hayat)

Berita Terkait

Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)
Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif
OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2
Pemkot Metro Rotasi 34 Pejabat, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
Wagub Jihan : HIMPAUDI Berperan Penting dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak yang Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:14 WIB

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Rabu, 30 September 2026 - 01:03 WIB

Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun

Senin, 28 September 2026 - 00:38 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Minggu, 27 September 2026 - 02:12 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

Jumat, 25 September 2026 - 06:31 WIB

Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Kamis, 24 September 2026 - 21:23 WIB

DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB