Dinsos Aceh Tenggara Bantah Isu Pemotongan Dana Makan Panti, Tegaskan Hanya Pinjaman Internal yang Sudah Dikembalikan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 01:30 WIB

50284 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara membantah tudingan yang menyebut adanya pemotongan dana rutin belanja makan anak-anak panti asuhan. Isu yang menyebut pengalihan sebesar 20 persen dari pagu anggaran atau sekitar Rp200 juta untuk keperluan di luar kebutuhan panti dinilai tidak mendasar dan menyesatkan. Kepala Dinas Sosial, Bahagia Wati, S.Pd., M.AP., menegaskan bahwa yang terjadi bukan pemotongan, melainkan pinjaman internal antarunit dalam lingkup organisasi yang telah dikembalikan secara utuh kepada pihak Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Tunas Murni.

Penegasan ini disampaikan setelah beredarnya kabar yang dinilai tendensius dan merusak citra pelayanan sosial di tengah masyarakat. Bahagia Wati menyebut informasi tersebut sebagai bentuk distorsi fakta, bahkan dianggap berupaya mencemarkan nama baik dirinya secara pribadi, serta melemahkan kepercayaan publik terhadap instansi yang dipimpinnya.

“Tidak ada pemotongan dana untuk kepentingan pribadi atau pungutan liar. Yang terjadi adalah pinjaman internal karena ada keperluan mendesak yang harus segera diselesaikan. Dan itu pun sudah dikembalikan sepenuhnya ke UPTD panti,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks kelembagaan, menurut Bahagia Wati, praktik pinjaman internal semacam itu bukan hal yang baru. Ia menilai bahwa dalam dinamika kerja birokrasi, terutama pada level perangkat daerah, fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan sering kali dibutuhkan untuk menjaga kelancaran operasional. Namun demikian, ia memastikan proses tetap berjalan sesuai ketentuan dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab tanpa merugikan unit lain.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Tenggara Sosialisasikan Penguatan Koperasi Merah Putih Syariah sebagai Motor Ekonomi Desa

“Dinas Sosial dan UPTD adalah satu kesatuan. Logika kerjanya tidak bisa dipisahkan. Segala bentuk pinjaman internal tentu bersifat sementara dan harus dipertanggungjawabkan, termasuk dalam kasus ini,” tambahnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Kepala UPTD Panti Asuhan Tunas Murni Biak Muli, Endang Sriwahyuni, yang turut memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang. Ia membenarkan bahwa dana memang sempat digunakan pihak dinas untuk kebutuhan instansi, namun memastikan tidak ada unsur penyalahgunaan, apalagi penggelapan seperti yang dituduhkan sebagian pihak.

“Tidak ada pungli, tidak ada pemotongan. Yang terjadi adalah pinjaman yang dilakukan secara terbuka, dan sekarang dananya sudah dikembalikan ke kas panti seperti semula. Operasional panti tidak pernah terganggu,” kata Endang.

Endang juga menyayangkan beredarnya informasi yang tidak terverifikasi tersebut, karena berdampak pada psikologis anak-anak asuh dan staf yang selama ini menjaga kestabilan pelayanan di panti. Menurutnya, panti perlu dikelola dalam suasana yang kondusif, penuh empati, dan jauh dari konflik opini yang tidak produktif.

Baik pihak dinas maupun UPTD sepakat bahwa kejadian ini mestinya dilihat sebagai bagian dari tata kelola yang terbuka untuk penyempurnaan, bukan dimunculkan sebagai bentuk pelanggaran hukum. Seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban, tetap berada dalam pengawasan internal dan mekanisme audit yang berlaku di lingkungan instansi pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Tegaskan Penyelenggaraan Syari’at Islam di Seluruh Desa

Dengan terjadinya polemik ini, Dinas Sosial Aceh Tenggara menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran, khususnya yang berkaitan langsung dengan masyarakat rentan seperti anak-anak panti. Penguatan sistem pelaporan dan komunikasi publik menjadi langkah penting berikutnya agar setiap isu yang muncul dapat ditanggapi secara cepat dan menyeluruh.

Di tengah tuntutan publik yang kian tinggi terhadap kinerja pemerintahan, keterbukaan informasi menjadi elemen utama dalam membangun kepercayaan. Namun, lembaga pemerintah juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarluaskan informasi, mengingat dampak buruk yang bisa ditimbulkan jika data belum diverifikasi dengan benar.

Bagi Dinas Sosial dan jajaran UPTD, penyelesaian isu ini diharapkan menjadi titik temu pemahaman antara publik dan pemerintah agar program-program pelayanan sosial dapat terus berjalan tanpa terganggu oleh polemik yang tidak substansial. Pendekatan kolaboratif dan semangat solidaritas dinilai masih menjadi landasan utama dalam menjaga stabilitas pelayanan publik, terlebih ketika menyangkut kelompok rentan yang membutuhkan dukungan penuh dari semua pihak. (ALIASA)

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Bersatu dalam Semangat Kemerdekaan, Muspika Sungai Mas, Masyarakat dan RAPI Gelar Pawai Bendera

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:13 WIB

Bakti Brimob untuk Negeri, Jembatan Penghubung Desa Sikundo Mulai Dibangun

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:01 WIB

​​Perkuat Silaturahmi, Unsur Muspika Sungai Mas Gelar Temu Ramah dengan Kapolsek Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:05 WIB

Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS. Guna Untuk Asah Ketangkasan Dan Kedisiplinan

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Rampung, Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:36 WIB

Brimob Polda Aceh Batalyon C Pelopor bersama Tem Gabungan Temukan Senjata Tajam dan HP Lapas Kelas IIB Meulaboh,

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:28 WIB

Jamaluddin Idham Anggota DPR RI Komisi IV Sidak Gudang Perum Bulog Meulaboh

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

DPD LPSA Aceh Barat Gelar Buka Puasa Bersama Dan Pembagian Takjil

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB