Pemerintah Aceh Tenggara Sosialisasikan Penguatan Koperasi Merah Putih Syariah sebagai Motor Ekonomi Desa

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 14:50 WIB

50380 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, WASPADA INDONESIA – Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry secara resmi membuka kegiatan sosialisasi pemahaman tentang berkoperasi bagi pelaku Koperasi Merah Putih Syariah se-Kabupaten Aceh Tenggara. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 7 Oktober 2025, di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tenggara ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan koperasi berbasis syariah.

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi, serta diikuti oleh sekitar 1.040 peserta yang terdiri dari pengurus 385 koperasi Merah Putih Syariah, termasuk ketua, sekretaris, dan bendahara koperasi, serta para kepala desa yang juga menjalankan fungsi sebagai pengawas koperasi di tingkat kampung atau kute.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih Syariah merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkokoh struktur ekonomi rakyat, dengan titik berat pada pemerataan kesejahteraan di tingkat desa. Menurutnya, koperasi ini bukan hanya sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga instrumen penting dalam memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok dan obat-obatan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kadernya Dikeroyok, HMI Kutacane Desak Kepolisian Agara Tuntaskan Aksi Kriminalitas Mahasiswa

Ia menegaskan bahwa koperasi harus menjadi gerakan ekonomi rakyat yang berjalan berdasarkan prinsip-prinsip syariah dan aturan yang ditetapkan. Bila dikelola dengan baik, koperasi akan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa serta mampu menjawab berbagai tantangan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Bupati juga mengingatkan bahwa pengelolaan dana koperasi harus dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. Ia menolak praktik pembagian dana yang tidak sesuai ketentuan dan menekankan agar setiap rupiah yang ada dalam koperasi difokuskan untuk kegiatan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan anggota dan masyarakat desa.

Dalam kesempatan itu, bupati meminta kepada sejumlah mitra koperasi seperti Bulog dan Bank Syariah Indonesia (BSI) cabang Kutacane agar merancang regulasi dan pola kemitraan yang mudah dipahami masyarakat pedesaan. Ia menilai bahwa penyederhanaan sistem sangat penting agar masyarakat desa tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek aktif dalam kegiatan ekonomi koperasi.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Transmigrasi Zul Fahmy menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi, khususnya dalam mengelola usaha sesuai prinsip syariah yang dicanangkan pemerintah. Ia menekankan bahwa koperasi tidak sekadar berdiri secara administratif, namun perlu memiliki fondasi pemahaman yang kuat dalam aspek manajerial, keuangan, dan kelembagaan.

Baca Juga :  Bupati Agara Kecewa Kepada kadis Dikjar Hanya 6 Sekolah SMP Negri yang Ikut Turnamen Bupati Cup 2025

Sosialisasi berlangsung selama dua hari, pada 7 dan 8 Oktober 2025, serta melibatkan sejumlah mitra strategis dari berbagai sektor, seperti BSI, Bulog, Telkom Indonesia, Pertamina, PLN, Pos Indonesia, Kimia Farma, Pupuk Indonesia, dan PT ID Food. Para mitra ini tidak  hanya memberikan paparan materi, tetapi juga membuka ruang tanya jawab dan diskusi guna menjawab kebutuhan dan persoalan yang dihadapi koperasi di lapangan.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah, para asisten bupati, staf ahli bupati, para kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Aceh Tenggara, yang mendukung penuh pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi berbasis masyarakat. Pemerintah daerah melalui kegiatan ini berharap koperasi-koperasi yang ada di wilayahnya benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan di tengah perkembangan zaman dan dinamika ekonomi global.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Karo Raih Predikat INFORMATIF di KI Sumut Award 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Bupati Karo dan Kajari Perkuat Perlindungan Guru Lewat Program Jaksa Sahabat Pendidik

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Pemkab Karo Diundang Tampilkan Potensi Wisata dan UMKM di FLEI 2026 Jakarta

Berita Terbaru