Ruang Diskusi Tercoreng, Gaya Komunikasi Kepala Pekon Di Kecamatan Talang Padang Dinilai Tak Pantas

hayat

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 13:59 WIB

50199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus – Profesionalisme Kepala Pekon (desa) kembali menjadi perhatian publik, terutama dalam hal komunikasi, baik secara langsung maupun melalui media digital. Kepala pekon diharapkan mampu menjaga sikap, tutur kata, serta etika dalam berinteraksi, termasuk di ruang percakapan daring seperti grup WhatsApp, Kamis, 19 April 2026.

Hal ini mencuat sebagai dinamika yang terjadi di sebuah grup WhatsApp yang beranggotakan jurnalis, LSM serta kepala pekon (kakon) se-Kecamatan Talang Padang. Grup tersebut awalnya berjalan normal hingga muncul sebuah unggahan terkait pemberitaan mengenai polemik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Pekon Kalibening.

Unggahan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Ketua LSM Trinusa DPC Tanggamus. Namun, respons lanjutan dari salah satu anggota grup yang disebut sebagai Ketua Apdesi Talang Padang memicu perhatian karena dinilai bernada keras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam percakapan tersebut, yang bersangkutan menuliskan imbauan agar anggota grup menjaga bahasa dalam berdiskusi. Namun, lanjutan pernyataan yang menggunakan bahasa daerah dianggap menimbulkan multi tafsir di antara anggota grup.

Baca Juga :  Pemkab Tanggamus dan Kejari Teken MoU Pendampingan Hukum untuk OPD

Sejumlah pihak menilai, meskipun maksud dari pernyataan tersebut belum sepenuhnya jelas, gaya penyampaiannya dinilai kurang tepat dalam konteks komunikasi profesional, terlebih dalam forum yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan pekon.

Dampak dari peristiwa tersebut, Ketua LSM Trinusa DPC Tanggamus, Nuril Asikin, memutuskan untuk keluar dari grup WhatsApp tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil karena merasa pernyataan yang disampaikan telah menyentuh ranah pribadi dan dianggap menurunkan marwah lembaga yang dipimpinnya sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Sebagai lembaga kontrol sosial, kami berharap adanya komunikasi yang saling menghargai. Ketika itu tidak tercermin, tentu menjadi bahan pertimbangan bagi kami untuk tetap berada dalam forum tersebut,” ujarnya.

Peristiwa ini kemudian direspons oleh admin grup dengan menonaktifkan sementara aktivitas grup. Dalam pengumuman yang disampaikan, mungkin admin mengambil langkah untuk menjaga kondusivitas serta menghindari potensi kesalahpahaman lebih lanjut di antara anggota.

Baca Juga :  Wartawan Ungkap Dugaan Korupsi di Tanggamus, Respons Grup WA: Dikeluarkan, Upaya Pembungkaman???

“Izin kawan-kawan semua, untuk sementara grup kita nonaktifkan. Mohon maklum,” demikian isi pengumuman tersebut.

Sekjen LSM Trinusa DPD Lampung, Faqih Fakhrozi, menilai bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya etika komunikasi. Di era digital, ruang komunikasi seperti grup WhatsApp tidak hanya menjadi sarana koordinasi, tetapi juga mencerminkan sikap dan profesionalisme individu maupun institusi.

Selain itu, penggunaan bahasa daerah dalam forum resmi dinilai perlu mempertimbangkan keberagaman latar belakang anggota, agar tidak menimbulkan salah tafsir yang berujung pada konflik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai klarifikasi atau langkah lanjutan atas peristiwa tersebut. Namun, diharapkan semua pihak dapat menyikapi kejadian ini secara bijak dan menjadikannya sebagai pembelajaran bersama dalam membangun komunikasi yang lebih sehat dan profesional.

–Redaksi–

Berita Terkait

Kapolsek Talang Padang Silaturahmi dengan Ipda Sabila, Putri AKP Anumerta Lusiyanto yang Baru Dilantik Jadi Perwira Polri
Respons Cepat! Kapolres Tanggamus Turun Langsung Cek Penanganan Siswa Diduga Keracunan Makanan
Polsek Talang Padang Lakukan Identifikasi dan Koordinasi Terkait Keluhan Delapan Siswa Diduga Keracunan Makanan
Polsek Kota Agung Bantu Evakuasi Korban Luka Bakar dan Identifikasi Penyebab Kebakaran Rumah di Pekon Kusa
Wabup Tanggamus Hadiri Bersih Pekon Batu Kramat
Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
Polsek Wonosobo dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Kebakaran Toko Diamond Berkah
KPK Gandeng Pemprov Lampung Perkuat Pendidikan Antikorupsi di Sekolah, Ratusan Kepala Sekolah Ikut Sosialisasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru