PEKANBARU, Jumat 15/5/2026, waspadaindonesia.com – Tepat 7 Mei 2026, SMA Negeri 19 Pekanbaru genap berusia 3 tahun. Sekolah yang lahir di tengah pandemi ini kini menampung 619 siswa bertalenta.
Perayaan HUT ke-3 berlangsung meriah di aula sekolah, Rabu 7/5/2026. Sorak gembira guru dan siswa pecah saat syukuran digelar.
Pertumbuhan SMAN 19 terbilang cepat. Di tahun pertama, sekolah hanya membuka 3 rombongan belajar dengan 146 siswa. Tahun kedua bertambah menjadi 5 rombel dengan 203 siswa.
Memasuki tahun ketiga, SMA Negeri 19 membuka 8 rombel baru dengan 270 siswa. Sehingga total seluruh siswa mencapai 619 orang.
Meski tergolong baru, prestasi siswa SMA Negeri 19 sudah patut diperhitungkan. Banyak yang fasih berbahasa Inggris, aktif di debat, menonjol di seni tari dan musik, hingga meraih juara di bidang olahraga.
“Anak-anak kami punya karakter. Akademik jalan, kesenian juga jalan,” ujar Kepala SMAN 19 Pekanbaru Agusmir.
Dalam sambutannya, kepala sekolah SMA Negeri 19 Pekanbaru, Agusmir, M.Pd., mengapresiasi kerja keras guru dan pembina.
“Tiga tahun ini kita merintis dari nol. Terima kasih atas kekompakan Bapak Ibu guru. Tanpa semangat kalian, SMA Negeri 19 tidak akan sejauh ini,” ucapnya.
Ia menegaskan komitmen menjadikan SMA Negeri 19 sebagai salah satu sekolah terbaik di Riau.
Momen peresmian tiga tahun lalu masih diingat warga sekolah. Saat itu Plt Gubernur Riau Edi Natar Nasution hadir meresmikan langsung.
“Saya berpesan, jadikan sekolah ini kebanggaan Provinsi Riau. Lahirkan generasi penerus yang bermoral, berakhlak, dan membanggakan bangsa,” kata Edi.
Kepala sekolah juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Kita diberi kesehatan, akal sehat, dan kekuatan untuk mendidik. Ini amanah besar untuk membentuk anak-anak Riau yang cerdas dan berkarakter,” tuturnya.
“Kami baru 3 tahun, tapi kami tidak mau hanya jadi penggembira. SMA Negeri 19 harus jadi kebanggaan,” tegas kepala sekolah menutup sambutan. Tepuk tangan guru dan siswa pun bergemuruh.
Sumber: Humas SMAN 19 Pekanbaru
Reporter: Idam Lanun
Editor: Rosbinner Hutagaol




































