Aceh Tenggara – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara, Bupati Aceh Tenggara, H.M Salim Fakhry, S.E., M.M secara resmi membuka Lomba Catur di Opoorum Setdakab pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama dalam perayaan hari jadi daerah tersebut, menunjuk catur sebagai simbol pembentukan karakter dan ajang memupuk persatuan.
Lomba catur tahun ini mengusung tema “Melangkah dengan Strategi, Menang dengan Sportivitas” sebagai penegasan bahwa olahraga otak ini tidak hanya sekadar kompetisi memperebutkan kemenangan, tetapi juga wahana pendidikan karakter dan sportivitas di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Sebanyak 152 peserta, yang terdiri dari 98 peserta tingkat umum dan 54 peserta tingkat pelajar, berpartisipasi dengan penuh antusias. Sejak undian nomor peserta hingga langkah pertama pion dipindahkan di papan catur, seluruh peserta tampak fokus dan serius, menandai semangat kompetisi yang sehat.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa HUT ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara tak sekadar seremonial, melainkan sebagai titik penguatan persatuan dan ajang untuk melahirkan generasi cerdas di tengah tantangan zaman. Melalui lomba catur ini, ia menyoroti lima nilai utama yang terkandung dalam setiap langkah permainan, yakni kecerdasan, kesabaran, ketelitian, disiplin, dan keberanian mengambil keputusan secara tepat. Nilai-nilai tersebut diyakininya bukan hanya penting di atas papan catur, namun juga menjadi bekal membangun Aceh Tenggara ke depan dalam kehidupan bermasyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas selama bertanding. Setiap lawan harus dihormati, aturan dipegang teguh, dan menang atau kalah menjadi hal yang wajar dalam sebuah turnamen. Baginya, relasi dan silaturahmi antar peserta jauh lebih penting, menjadikan setiap pertandingan sebagai ruang belajar, khususnya saat menghadapi kesalahan atau langkah blunder yang terjadi di atas papan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara juga menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga catur. Dengan ajang seperti ini, diharapkan akan lahir bibit atlet berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah hingga ke kancah nasional maupun internasional. Selain itu, kegiatan positif seperti catur dianggap dapat menjadi benteng generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan, sekaligus mendorong mereka untuk terus berprestasi dalam bidang olahraga maupun pendidikan.
Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat, keluarga peserta, serta para pecatur yang hadir menyaksikan. Dengan kalimat pembuka yang penuh harapan, Bupati meresmikan lomba catur tersebut dan mendoakan keseluruhan jalannya pertandingan berlangsung lancar, kompetitif, dan penuh kegembiraan. Ia menekankan, membangun Aceh Tenggara memerlukan visi strategis seperti catur: penuh perhitungan, kesabaran, dan menghindari sifat serakah.
Melalui kegiatan ini, pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat pun menjadi jelas, bahwa kemajuan sebuah daerah tak lepas dari pembinaan karakter, sportivitas, dan semangat pantang menyerah, persis seperti filosofi dalam setiap langkah di permainan catur. HUT ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara pun diwarnai dengan harapan-harapan baru, sekaligus menjadi momentum evaluasi untuk terus bergerak maju, bersama-sama, selangkah demi selangkah.




































