KUTACANE | Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Tabligh Akbar dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-52 Kabupaten Aceh Tenggara di Masjid Agung At-Taqwa, Kutacane, Kamis (25/6). Acara yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat itu menjadi momen penting yang diwarnai rasa syukur dan kebersamaan.
Dalam tabligh akbar kali ini, Dinas Syariat Islam menghadirkan Ustadz Ramadhan Ariga, yang dikenal sebagai Ustadz India dari Sumatera Utara, sebagai penceramah utama. Rangkaian acara ini juga menjadi bagian dari menyambut Tahun Baru Islam dan mensyukuri keberhasilan Kabupaten Aceh Tenggara meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-52 memiliki makna istimewa bagi seluruh warga. Ia menekankan pentingnya menjadikan semangat hijrah sebagai fondasi untuk membawa daerah menuju kemajuan dan perbaikan yang berkelanjutan. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kekompakan serta memelihara persatuan demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan.
Lebih lanjut, Bupati menyebut capaian opini WTP sebagai kado terindah di usia Aceh Tenggara yang lebih dari setengah abad. Menurutnya, predikat tersebut bukanlah sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah dan masyarakat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran aparatur tidak lengah dan terus memegang amanah pengelolaan keuangan rakyat dengan penuh tanggung jawab, baik kepada negara maupun kepada Allah SWT.
Acara tabligh akbar semakin khidmat dengan tausiyah Ustadz Ramadhan Ariga yang mengajak jamaah memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan mengambil pelajaran dari pentingnya rasa syukur, berbagai ujian, serta amal ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlanjut dengan doa bersama bagi keselamatan dan kemakmuran Kabupaten Aceh Tenggara, serta harapan agar daerah tersebut semakin maju, sejahtera, dan terhindar dari segala marabahaya. Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat terus bersinergi dalam mengawal pembangunan serta mempertahankan prestasi yang telah dicapai untuk masa depan yang lebih baik.
Laporan : Salihan Beruh



































