Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Presiden GANTARA Sandi Febri Wijaya Imbau Warga Lampung Disiplin Gunakan Masker

hayat

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 07:24 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG — Aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mencatatkan salah satu intensitas erupsi tertinggi. Pengamatan terkini dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) dan Magma Indonesia melaporkan erupsi berlangsung secara menerus sejak Jumat malam (4/9) hingga Sabtu (5/9).

Fenomena ini ditandai dengan munculnya lava fountain (lava air mancur), dentuman keras yang terdengar hingga wilayah pesisir, serta paparan abu vulkanik halus yang mengarah ke pemukiman warga.

Menanggapi meluasnya sebaran material abu vulkanik tersebut, Presiden Gerakan Anti Nganggur Nusantara (GANTARA), Sandi Febri Wijaya, secara tegas mengimbau masyarakat Provinsi Lampung untuk meningkatkan kewaspadaan dan memakai masker saat berada di luar rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Abu vulkanik mengandung partikel silika yang tajam dan berisiko tinggi memicu Gangguan Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta iritasi mata. Kami mengimbau seluruh warga Lampung, khususnya di daerah pesisir dan jalur lintasan debu, untuk wajib menggunakan masker medis atau N95 saat beraktivitas di ruang terbuka,” tegas Sandi Febri Wijaya.

Baca Juga :  KeTum PWDPI Angkat Bicara Terkait Tiga Kepala Daerah Lampung Tersandung Kasus Belum Jadi Tersangka, Publik Tanya "Ada Apa dengan Kejati Lampung?"

Sandi Febri Wijaya juga telah menginstruksikan jaringan relawan pemuda GANTARA di Lampung untuk siaga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta membantu pendistribusian masker kepada warga yang terdampak.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik, menyaring informasi agar terhindar dari kabar bohong (hoax), dan terus memantau pembaruan resmi dari otoritas terkait.

Untuk melihat situasi visual peningkatan aktivitas vulkanik serta semburan material lava dari erupsi terkini, Anda dapat menyimak liputan berita di Gunung Anak Krakatau Erupsi! Lava Pijar Keluar dan Dentuman.

Baca Juga :  LSM Soroti Anomali LHKPN Kepala Bappeda Lampung Selatan, Desak KPK dan PPATK Periksa

Dalam menyikapi kondisi ini, DPP GANTARA menyampaikan 3 poin imbauan utama:
Disiplin Alat Pelindung Diri: Menggunakan masker dan kacamata pelindung untuk mengurangi paparan abu vulkanik secara langsung.

Perlindungan Lingkungan Domestik: Menutup rapat tempat penampungan air bersih dan makanan agar terhindar dari kontaminasi material asam.
Kepatuhan Zona Aman: Mengikuti arahan resmi PVMBG dan BPBD dengan tidak mendekati area bahaya dalam radius 3 km dari kawah aktif.

GANTARA juga telah mengonsolidasikan jaringan relawan pemuda di wilayah Lampung untuk berkoordinasi dengan pihak berwenang guna membantu pendistribusian masker dan edukasi tanggap bencana di titik-titik terdampak.(*)

Berita Terkait

Dukung Kemajuan Sektor Pertanian, Pemkab Lampung Timur Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani
Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang
Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu
Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi
Lampung Utara Pemkab Lampura Siap Sukseskan HPN dan Porwanas 2027
DIDUGA ADA “TONG” PENGOLAHAN EMAS ILEGAL DI WAY RATAI, TIGA LEMBAGA DESAK APARAT TURUN TANGAN
Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26
Karutan Kota Agung Bagikan Masker Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:10 WIB

Merantau Ke Deli Serdang, Pria Asal Riau Ditangkap Jadi Pengedar Sabu di Batang Kuis

Selasa, 8 September 2026 - 10:12 WIB

Lilis Mengembangkan Kiprah sebagai Master of Ceremony(MC)

Selasa, 8 September 2026 - 07:36 WIB

Bupati Karo Apresiasi Peran Media dalam Membangun Tanah Karo

Senin, 7 September 2026 - 07:26 WIB

PVMBG Kurangi Zona Bahaya Sinabung Jadi 5 Km, Pengungsi Kuta Tengah Dipulangkan

Minggu, 6 September 2026 - 07:27 WIB

Kecelakaan di Desa Mulawari Buka Tabir Ladang Ganja 4,5 Kg di Tanah Karo

Sabtu, 5 September 2026 - 07:54 WIB

Sinergi Penanganan Bencana, Kapolres Karo Tekankan Kesiapsiagaan Personel di Zona Erupsi

Sabtu, 5 September 2026 - 00:19 WIB

Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu

Jumat, 4 September 2026 - 07:13 WIB

Pangdam I/BB Kunjungi Makodim Karo, Bahas Evakuasi dan Pengamanan Warga Terdampak Sinabung

Berita Terbaru