Masyarakat Akan Puas Jika Otak Pelaku Dugaan Pengeroyokan ASN Dishub Ditangkap

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 24 September 2024 - 19:28 WIB

50241 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Barat – Masyarakat luas pantau terkait perkembangan penangan kasus perkara dugaan tindak pidana pemukulan, pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban salah satu ASN dinas perhubungan yang telah bergulir di polres kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Dengan sejumlah pihak yang sudah diamankan oleh satuan Reskrim polres Kuningan belum membuat puas pihak masyarakat, sebelum pihak yang di anggap berperan sebagai otak dari kejahatan yang melibatkan sejumlah pelaku atas kasus perkara tindak pidana Pemukulan, pengeroyokan dan penganiayaan terhadap korban Wawan Kurniawan ASN dinas perhubungan.

Hal itu juga ramai menjadi perbincangan di berbagai kalangan hingga menarik perhatian khususnya masyarakat di Kabupaten Kuningan Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan yang terjadi di daerah Kabupaten Kuningan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/126/IX/2024/SPKT/POLRES KUNINGAN/POLDA JABAR, tertanggal 2 September 2024 tentang dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan terhadap orang atau barang berdasarkan Pasal 170 KUHP jo Pasal 262 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Perencanaan Kejahatan yang mengakibatkan luka berat berdasarkan Pasal 353 KUHP jo Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 jo Putusan Mahkamah Agung RI No.10K/KR./1975.

Apresiasi serta dukungan penuh itu turut disampaikan pimred SBI dan Kuasa hukum korban kepada pihak Kepolisian Resor Kuningan yang tengah menangani perkara tersebut dengan cepat dan selalu memberikan informasi terkait perkembangan hasil penyidikan.

Baca Juga :  HPN 2026, Pemkab Bandung Barat Tegaskan Komitmen Bersama Pers untuk Bangun Daerah yang AMANAH

“Berdasarkan Perkembangan Hasil Penyidikan dari Pihak Polres Kabupaten Kuningan, saat ini Pihak Polres Kabupaten Kuningan telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi, menetapkan status tersangka dan melakukan penahanan terhadap 3 orang pelaku yang berinisial W, DJS, dan NF,” ungkap Bambang LA Hutapea S.H, MH.,C.Med selaku kuasa hukum korban, Selasa 24 September 2024.

Berdasarkan keterangan dari pihak Kepolisian bahwa rencana selanjutnya yaitu akan melakukan penyidikan terhadap 2 orang saksi lainnya yang terlibat dalam penganiayaan tersebut.

“Bahwa, kami sangat berharap agar dalang / otak dari pelaku tersebut untuk segera di tangkap, dan perkara ini secepatnya di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan untuk dilakukan penuntutan dan persidangan di Pengadilan Negeri Kabupaten Kuningan,”jelasnya.

Selaku kuasa hukum korban, dia sangat mengkhawatirkan dengan keselamatan keluarga korban yang mendapatkan ancaman-ancaman yang di duga orang-orang suruhan dari pihak terlapor dengan dalih mau di ajak ke luar untuk melaksanakan BAP sedangkan proses BAP telah selesai.

Baca Juga :  Bukan Miniatur, Fawaz Salim Bangun Jimny dan VW Safari Kayu yang Bisa Dikendarai

Kuasa Hukum juga telah mengupayakan perlindungan terhadap korban kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Adapun salah satu saksi yang ketika akan diminta keterangan selalu beralasan sedang sakit , maka dengan ini kami sangat mendorong kepada Pihak Kepolisian agar melakukan pemeriksaan terhadap saksi tersebut oleh Pihak Kedokteran Polisi,”jelas Bambang

menambhakan bambang,Semoga Kepolisian Resor Kuningan dapat menangkap dalang dari pengeroyokan ini, demi kenyamanan, keamanan, dan ketentraman masyarakat Kabupaten Kuningan, dan semoga sukses selalu dalam melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat Kabupaten Kuningan.”tandasnya

Hal senada pun di sampaikan Agung Sulistio selaku pimred SBI.
Namun,tindakan aparat penegak hukum dari satuan reserse Polres Kuningan masih memiliki pekerjaan rumah (PR) karena terduga otak intlektual pelaku pengeroyokan terhadap anggota Dinas Perhubungan masih belum diamankan.

lanjut Agung menyampaikan”Kami sangat berharap agar dalang / otak dari pelaku tersebut untuk segera di tangkap, karena perkara ini diduga terjadi tidak secara spontan,namun diduga terindikasi ada sebuah perencanaan dengan memerintah, mengarahkan dan menggerakkan saksi – saksi,maka perkara ini secepatnya di limpahkan ke kejaksaan negeri kabupaten Kuningan,untuk dilakukan penuntutan dan persidangan di pengadilan negeri Kabupeten Kuningan,”tegasnya. (Samsul)

Berita Terkait

Rakor IWO Jabar 2026: Soliditas Organisasi Jadi Kunci Mewujudkan Wartawan Profesional
DPC Aswin Pringsewu Ucapkan Selamat Hari Jadi & Rakernas IV LSM Trinusa yang Digelar di Lembang Bandung
DPC Aswin Pringsewu Ucapkan Selamat Hari Jadi & Rakernas IV LSM Trinusa yang Digelar di Lembang Bandung
Surat Penghentian Diduga Tak Bertaring, Proyek Tower Batununggal Jadi Sorotan Tajam
Warga Batujajar Mengamuk! Kios Diduga Penjual Obat Golongan G Digerebek Massa di Pasar Batujajar
Hak Anak Dipertaruhkan, Diskualifikasi Siswa MBK di SMAN 2 Padalarang Picu Kemarahan Wali Murid
Ribuan Warga Padati Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia
PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:58 WIB

Delapan Rumah Hangus Terbakar, Warga Bambel Gabungan Protes Penanganan Kebakaran

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

BNPB dan Bupati Aceh Tenggara Tinjau 14 Titik Rawan Pascabencana

Rabu, 16 September 2026 - 22:17 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Bambel Gabungan

Rabu, 16 September 2026 - 15:18 WIB

Aktivis dan Tokoh Pemuda Apresiasi Gerak Cepat Kapolres dan Kasat Narkoba Aceh Tenggara

Rabu, 16 September 2026 - 13:23 WIB

Gegoh Apresiasi Gerak Cepat Polres Agara Berantas Narkoba, Kapolres: Masyarakat Jangan Diam

Rabu, 16 September 2026 - 02:50 WIB

DPD II Golkar Aceh Tenggara Mantapkan Konsolidasi Jelang Musda ke X

Rabu, 16 September 2026 - 00:05 WIB

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting

Selasa, 15 September 2026 - 02:46 WIB

Ketua DPRK Aceh Tenggara Minta Pasar Murah Dilaksanakan Transparan dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

KARO

Tembus Italia, Petani Karo Siap Go Eropa

Kamis, 17 Sep 2026 - 07:19 WIB