Dek Fadh Silaturahmi dengan Bos Blue Bird, Bahas Peluang Investasi Multisektor di Aceh

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 10 Desember 2024 - 14:32 WIB

50265 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Calon Wakil Gubernur Aceh terpilih, Fadhlullah (Dek Fadh), melakukan pertemuan dengan Bayu Priawan Djokosoetono, Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) yang juga komisaris utama BlueBird Holding Company, Di kantor pusat Bluebird Jakarta. Minggu, 8 Desember 2024. Pertemuan ini membahas peluang investasi di berbagai sektor strategis di Aceh, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.

Dalam pertemuan ini, Dek Fadh didampingi oleh juru bicara Badan Pemenangan Aceh Mualem Dek Fadh, Mahfudz Y Loethan, yang juga Ketua Harian Japnas Aceh. Kehadiran mereka memperkuat komitmen pemerintah Aceh yang baru dalam menjalin kerja sama dengan para pelaku usaha nasional.

Dek Fadh memaparkan beragam potensi besar Aceh di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta energi terbarukan dan infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah, posisi geografis strategis, dan keindahan alam yang dapat menjadi daya tarik investasi. Produk unggulan seperti kopi Gayo, hasil perikanan, serta destinasi wisata seperti Pulau Weh dan Danau Laut Tawar menjadi fokus utama dalam strategi pembangunan ekonomi Aceh.

Baca Juga :  HIMLAB Raya Jakarta Gelar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel, Dorong Penguatan Pembangunan Daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin Aceh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Untuk itu, kami membuka peluang kerja sama dengan pengusaha nasional dan internasional, terutama melalui Japnas dan Kadin, untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Dek Fadh

Dek Fadh juga secara khusus memperkenalkan proyek Syiah Kuala Islamic Center kepada Bayu.

Proyek Syiah Kuala Islamic Center digagas sebagai pusat kegiatan keislaman, kebudayaan pendidikan, dan wisata religi bertaraf internasional. Proyek ini diharapkan menjadi ikon baru Aceh sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata religi.

“Kami berharap Kadin, dan para pengusaha nasional dapat mendukung proyek besar ini. Syiah Kuala Islamic Center bukan hanya simbol kebangkitan Aceh, tetapi juga akan menjadi motor penggerak ekonomi dan budaya

Wakil ketua umum Kadin bidang perencanaan pembangunan nasional, Bayu Priawan Djokosoetono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dek Fadh yang aktif menjalin komunikasi dengan dunia usaha. Ia menilai Aceh memiliki potensi besar untuk berkembang di berbagai sektor, terutama jika didukung dengan kebijakan yang mendukung dan ekosistem investasi yang kondusif.

Baca Juga :  AKPERSI Tegaskan FGD Pendidikan Digelar Mandiri dan Tidak Ada Kewajiban Iuran bagi Kepala Sekolah

“Aceh adalah daerah dengan potensi luar biasa. Dengan pengelolaan yang baik, sektor-sektor seperti pertanian, perikanan, pariwisata dan berbagai sektor lainnya dapat menjadi motor penggerak ekonomi. Japnas dan Kadin siap mendukung upaya ini melalui kolaborasi yang terencana,” ujar Bayu.

Sementara itu, Mahfudz Y Loethan, menambahkan bahwa Aceh memerlukan dukungan investasi yang konkret untuk mempercepat pembangunan. Ia menilai kolaborasi antara pengusaha nasional yang ada di Japnas dan Kadin, Aceh dapat menjadi jembatan untuk merealisasikan proyek-proyek strategis di daerah.

Dek Fadh menutup pertemuan dengan menegaskan bahwa pemerintah Aceh yang baru akan memastikan regulasi yang mendukung dan layanan perizinan yang efisien bagi para investor. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama konkret antara pemerintah Aceh dan para pengusaha nasional untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Aceh.

Berita Terkait

Enam Bulan Pasca Korban Banjir Bandang Desa Lubuk Pusaka Yang Terparah Tak Kunjung Dibantu Pemerintah
AKPERSI Ultimatum APDESI: Usut Tuntas Dugaan Intimidasi Senpi Ketua DPD Jabar, Jangan Kebal Hukum  
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Bertemu di Paris,Prabowo Dorong Percepatan IEU-CEPA dan Investasi Prancis ke Indonesia
” Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026 : Jawaban Atas Kerinduan Masyarakat “
Dukung Astacita Prabowo-Gibran, BRN Dorong Penguatan Komunikasi Politik Lintas Elemen Bangsa
Bustami Zainudin Pembina BRN Dampingi Jokowidodo di Lampung,Siap perkuat Dukungan PSI Sesusai Arahan
AKPERSI Tegaskan FGD Pendidikan Digelar Mandiri dan Tidak Ada Kewajiban Iuran bagi Kepala Sekolah

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:03 WIB

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Cerenti Turun ke Sawah Sukseskan Program Pangan Presiden Prabowo  

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polsek Logas Tanah Darat Kawal Tanaman Jagung 1 Hektar di Desa Sukaraja  

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:36 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:40 WIB

Wujudkan Mimpi Anak Sekolah, Polda Riau Kebut Jembatan Gantung di Kuansing

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:55 WIB

Sat Lantas Polres Kuansing Lakukan Survei Jalan Nasional yang Rusak dan Longsor

Selasa, 6 Februari 2024 - 04:13 WIB

Parah! Ruang Kerja Bupati Kuansing Diduga Berubah Fungsi Sebagai Tempat Pemenangan Capres 02

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:17 WIB

Bintara Remaja Polres Kuansing Angkatan 50 Tahun 2023 Jalani Kegiatan Pengenalan Lingkungan

Minggu, 21 Januari 2024 - 19:12 WIB

Ketua FPII Kuansing: Ketua BPD Pintu Gobang Harus Minta Maaf Atas Ucapannya

Berita Terbaru