Rakernas APTIKIS II, Menag RI: Siap Perjuangkan Kemajuan PTKIS

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 - 02:57 WIB

50414 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (APTIKIS) Indonesia gelar Rembuk Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dan Rapat Kerja Nasional KE-II APTIKIS Indonesia Tahun 2024 yang berlangsung 16-18 Desember di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Ketua Umum APTIKIS Indonesia Dr Maslim Halimin menyebutkan bahwa, kegiatan tersebut diharapkan dapat menginventarisasi seluruh permasalahan PTKIS sehingga menghasilkan dan menyongsong kemajuan PTKIS diseluruh Indonesia.

“Ada beberapa kategori masalah yang dihadapi PTKIS, seperti sertifikasi dosen yang tidak terbayarkan sampai beberapa kali, persoalan kenaikan pangkat apalagi naik menjadi guru besar, ini harus dicari persoalannya dan dipikirkan solusi terbaik,” ungkap Maslim Halimin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam gelar kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, Direktur Diktis Kemenag RI Prof Dr H Ahmad Zainul Hamdi MAg dan Wakil Presiden Asian Islamic University Assosiciation (AIUA) Prof Dr Sukree Langputeh.

Baca Juga :  Komitmen Dukung Ganjar Mahfud, Bara API - GM Gelar Sosialisasi Visi Misi

Dihadapan Menteri Agama, sejumlah perwakilan Perguruan Tinggi (PT) dari setiap Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) ikut menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi pada masing-masing daerah, mulai dari perihal akreditasi PT dan Program Studi (Prodi), dosen dan Sumber Daya Manusia (SDM) sampai dengan tantangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Atas sejumlah laporan tersebut, Menag RI ikut merespon semua keluhan PTKIS yang disampaikan pada forum rembuk dan Rekernas ke-II APTIKIS.

“Kami siap meperjuangkan nasib PTKIS melalui perubahan Undang-Undang (UU) yang berpihak pada PTKIS,” jelas Nasaruddin.

Sebagai tindak lanjut, sebut Nasaruddin, pasca rembuk nasional ini perlu pembentukan tim khusus untuk menginventaris dan meneruskan hasil diskusi ini kepihak-pihak terkait, khususnya kepada Komisi X DPR RI.

Rektor IAI Almuslim Aceh Dr Nazaruddin MA yang juga hadir dalam kegiatan APTIKIS ini mengatakan, beberapa permasalahan yang mendasar terkait PTKIS saat ini kecilnya kuota KIP yang didapatkan oleh kampus dan tentunya berefek juga pada kondisi mahasiswa.

Baca Juga :  Publik Apresiasi Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta Terima Penghargaan Dari Kapolri

“Kouta beasiswa KIP di PTKIS masih menjadi sorotan penting dibandingkan dengan kampus-kampus negeri yang angkanya bisa mencapai ratusan hingga ribuan, ini juga menjadi kesenjangan bagi kampus swasta dan ikut mempengaruhi jumlah mahasiswa dan akreditasi nantinya,” ujar Nazaruddin.

Peran Kopertais di daerah, tambah Nazaruddin, harus lebih kuat dan dinamis karena perannya tidak hanya pelayanan terkait pelayanan administrasi BKD dan monev.

“Saat ini ini posisi Kopertais harus bisa memikirkan nasib PTKIS termasuk hal yang berkaitan dengan kinerja dan penunjang bagi dosen agar bisa berperan aktif, khususnya untuk naik pangkat atau jabatan serta memberikan layanan secara menyeluruh,” sebut Nazaruddin yang juga Wakil Ketua Bidang Akreditasi dan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi APTIKIS.

Berita Terkait

Transparansi Anggaran Seleksi PT SPRH Disorot AMRJ
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah-Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI
Aksi di Depan KPK, GMPB Soroti Dugaan Pemotongan Insentif Bappenda Bogor
Inalum Naik Kelas ke idAA/Stable, Tegaskan Ketangguhan Fundamental di Tengah Ketidakpastian Global
Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
BNN dan Polri Bekuk Gembong Narkoba Kampung Bahari, PW GP Al Washliyah Bukti Kolaborasi BNN Tak Beri Ruang untuk Bandar Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB