Rakernas APTIKIS II, Menag RI: Siap Perjuangkan Kemajuan PTKIS

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2024 - 02:57 WIB

50387 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (APTIKIS) Indonesia gelar Rembuk Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dan Rapat Kerja Nasional KE-II APTIKIS Indonesia Tahun 2024 yang berlangsung 16-18 Desember di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Ketua Umum APTIKIS Indonesia Dr Maslim Halimin menyebutkan bahwa, kegiatan tersebut diharapkan dapat menginventarisasi seluruh permasalahan PTKIS sehingga menghasilkan dan menyongsong kemajuan PTKIS diseluruh Indonesia.

“Ada beberapa kategori masalah yang dihadapi PTKIS, seperti sertifikasi dosen yang tidak terbayarkan sampai beberapa kali, persoalan kenaikan pangkat apalagi naik menjadi guru besar, ini harus dicari persoalannya dan dipikirkan solusi terbaik,” ungkap Maslim Halimin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam gelar kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Menteri Agama Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA, Direktur Diktis Kemenag RI Prof Dr H Ahmad Zainul Hamdi MAg dan Wakil Presiden Asian Islamic University Assosiciation (AIUA) Prof Dr Sukree Langputeh.

Baca Juga :  Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Tol Pulomas Arah Tanjung Priok

Dihadapan Menteri Agama, sejumlah perwakilan Perguruan Tinggi (PT) dari setiap Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais) ikut menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi pada masing-masing daerah, mulai dari perihal akreditasi PT dan Program Studi (Prodi), dosen dan Sumber Daya Manusia (SDM) sampai dengan tantangan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Atas sejumlah laporan tersebut, Menag RI ikut merespon semua keluhan PTKIS yang disampaikan pada forum rembuk dan Rekernas ke-II APTIKIS.

“Kami siap meperjuangkan nasib PTKIS melalui perubahan Undang-Undang (UU) yang berpihak pada PTKIS,” jelas Nasaruddin.

Sebagai tindak lanjut, sebut Nasaruddin, pasca rembuk nasional ini perlu pembentukan tim khusus untuk menginventaris dan meneruskan hasil diskusi ini kepihak-pihak terkait, khususnya kepada Komisi X DPR RI.

Rektor IAI Almuslim Aceh Dr Nazaruddin MA yang juga hadir dalam kegiatan APTIKIS ini mengatakan, beberapa permasalahan yang mendasar terkait PTKIS saat ini kecilnya kuota KIP yang didapatkan oleh kampus dan tentunya berefek juga pada kondisi mahasiswa.

Baca Juga :  LSM Triga Nusantara Desak Penindakan Dugaan Korupsi Rp18,9 Miliar di Tubuh BPKH: “Ini Pengkhianatan terhadap Dana Umat!”

“Kouta beasiswa KIP di PTKIS masih menjadi sorotan penting dibandingkan dengan kampus-kampus negeri yang angkanya bisa mencapai ratusan hingga ribuan, ini juga menjadi kesenjangan bagi kampus swasta dan ikut mempengaruhi jumlah mahasiswa dan akreditasi nantinya,” ujar Nazaruddin.

Peran Kopertais di daerah, tambah Nazaruddin, harus lebih kuat dan dinamis karena perannya tidak hanya pelayanan terkait pelayanan administrasi BKD dan monev.

“Saat ini ini posisi Kopertais harus bisa memikirkan nasib PTKIS termasuk hal yang berkaitan dengan kinerja dan penunjang bagi dosen agar bisa berperan aktif, khususnya untuk naik pangkat atau jabatan serta memberikan layanan secara menyeluruh,” sebut Nazaruddin yang juga Wakil Ketua Bidang Akreditasi dan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi APTIKIS.

Berita Terkait

Enam Bulan Pasca Korban Banjir Bandang Desa Lubuk Pusaka Yang Terparah Tak Kunjung Dibantu Pemerintah
AKPERSI Ultimatum APDESI: Usut Tuntas Dugaan Intimidasi Senpi Ketua DPD Jabar, Jangan Kebal Hukum  
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Bertemu di Paris,Prabowo Dorong Percepatan IEU-CEPA dan Investasi Prancis ke Indonesia
” Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026 : Jawaban Atas Kerinduan Masyarakat “
Dukung Astacita Prabowo-Gibran, BRN Dorong Penguatan Komunikasi Politik Lintas Elemen Bangsa
Bustami Zainudin Pembina BRN Dampingi Jokowidodo di Lampung,Siap perkuat Dukungan PSI Sesusai Arahan
AKPERSI Tegaskan FGD Pendidikan Digelar Mandiri dan Tidak Ada Kewajiban Iuran bagi Kepala Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Asta Cita Presiden Prabowo Jadi Nyata: 50 Kg Jagung Dipanen Petani Kampar Kiri Hilir

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09 WIB

TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD YOGYAKARTA DESAK BPTD DIY BUKA DATA PROYEK REHABILITASI TERMINAL GIWANGAN Rp11,6 MILIAR

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:23 WIB

Satgaswil Kalteng Gaungkan Pencegahan Paham IRET dan Bahaya Paham Kekerasan di Kalteng Expo HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:21 WIB

Modus Gadai Mobil Rental Terbongkar, Pelaku Diduga Ancam Keluarga Wartawan Lewat Seluler Telepon

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:49 WIB

Polda Riau Beri Pendampingan Psikologis Untuk Keluarga Korban Curas di Rumbai

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:57 WIB

SMAN 1 LARANTUKA APRESIASI AKPERSI NTT: PELATIHAN JURNALISTIK BERI PERSPEKTIF BARU SISWA

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:20 WIB

Wakapolda Riau: Zero Tolerance Narkoba, 27 Kg Sabu Jaringan Internasional Digagalkan di Meranti

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:58 WIB

Datuk Seri Afrizal Cik Apresiasi Polres Meranti Ungkap 60 Kg Sabu: Selamatkan Ratusan Ribu Jiwa

Berita Terbaru