Polsek Pugung Bersama Tim Inafis Polres Tanggamus Lakukan Identifikasi Penemuan Remaja Gantung Diri di Areal Sekolah

hayat

- Redaksi

Rabu, 14 Mei 2025 - 20:14 WIB

50278 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanggamus – Suasana duka menyelimuti Pekon Sukamara, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, setelah seorang remaja ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan cara gantung diri di areal SMA Negeri 1 Bulok pada Rabu pagi, 14 Mei 2025.

Polsek Pugung bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tanggamus bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi terhadap korban yang diketahui inisial CP, seorang pelajar berusia 17 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penemuan jasad korban pertama kali dilakukan oleh ibunya, Fitria, sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, sang ibu yang sudah sejak malam sebelumnya khawatir atas kepergian anaknya tanpa kabar, memutuskan untuk kembali menyusuri beberapa lokasi yang mungkin didatangi korban.

Betapa terkejutnya ia ketika mendapati anaknya tergantung di salah satu sudut area SMA tersebut dengan kondisi mengenaskan, menggunakan tali tambang, dan sebuah kursi kayu berada di bawah tubuhnya.

Menyadari kondisi anaknya sudah tidak bernyawa, sang ibu langsung memanggil suaminya, Kuswanto, yang kemudian bersama saksi lain bernama Rosidi menuju lokasi untuk memastikan kejadian tersebut. Tak lama setelah itu, pihak keluarga melaporkan kejadian tragis ini ke Polsek Pugung.

Kapolsek Pugung, Polres Tanggamus, Ipda Alfiyan Almasruri Ali, S.Tr.K., atas laporan warga terkait penemuan mayat seorang remaja laki-laki itu pihaknya segera menurunkan anggota untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga :  HUT Ke-54 Pekon Suka Negri Dihadiri Para Pimpinan Kabupaten dan Kecamatan Talang Padang,Tanggamus.

“Bersama tim identifikasi dari Satreskrim Polres Tanggamus, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Ipda Alfiyan Almasruri mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Kapolsek menjelaskan, situasi TKP saat itu mulai ramai oleh warga yang berdatangan, sementara cuaca digambarkan dalam kondisi pagi yang gerimis.

Dalam proses identifikasi menemukan bahwa korban tergantung dengan tali tambang sepanjang kurang lebih 4 meter yang terikat pada bagian leher.

Posisi tubuh tergantung tersebut juga didukung dengan keberadaan kursi kayu yang diyakini digunakan korban sebagai pijakan terakhir sebelum menggantung diri.

“Di sekitar lokasi, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sepasang sandal milik korban,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, diketahui bahwa sehari sebelumnya, tepatnya pada Selasa, 13 Mei 2025, sekitar pukul 08.00 WIB, korban sempat dimarahi oleh orang tuanya.

Setelah kejadian tersebut, korban pergi meninggalkan rumah tanpa pamit dan tidak kembali hingga malam hari.

Pihak keluarga yang mulai panik langsung melakukan pencarian, namun baru keesokan paginya jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi tragis.

Pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tenaga medis dari Puskesmas Bulok, dr. Ice Malahani, menunjukkan tanda-tanda umum kematian akibat gantung diri.

Di antaranya terdapat bekas jeratan tali berbentuk huruf V pada bagian leher, lidah korban menjulur, mata melotot, keluarnya cairan dari kemaluan korban, serta kondisi sebagian lengan yang sudah kaku.

Baca Juga :  Warga Taman Sari Menjerit !! Dugaan Penipuan Pemasangan KWH Oleh Kakon Dan Biro PLN Kapolres Tanggamus Diminta Segera Bertindak

“Tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan lain pada tubuh korban,” ungkapnya.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, pihak keluarga korban menyatakan penolakan terhadap tindakan autopsi dan menandatangani surat pernyataan resmi sebagai bentuk persetujuan untuk tidak dilakukan tindakan lebih lanjut.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pekon Sukamara pada hari yang sama.

Sebagai bentuk empati dan pelayanan kepada masyarakat, Kapolsek Pugung turut hadir di rumah duka untuk menyampaikan bela sungkawa secara langsung kepada keluarga korban.

Kapolsek juga mengikuti prosesi salat jenazah dan memberikan himbauan kepada warga, khususnya para orang tua, agar lebih peka dan terbuka dalam menjalin komunikasi dengan anak-anak mereka, terutama dalam menghadapi tekanan psikologis remaja yang rentan.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan mental pada remaja bukan hal yang bisa dianggap sepele,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda gangguan psikologis pada anggota keluarga maupun lingkungan sekitar, agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang maupun tenaga profesional.

“Kesempatan ini, kami atasnama Polres Tanggamus mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya korban, semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menjalani cobaan ini,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Revitalisasi Rp.638 Juta, Kepala Sekolah dan Dinas Sembunyikan Apa? Hak Tanah Juga Misteri
LSM TRINUSA Cium Dugaan Korupsi Dana Desa di Pekon Suka Banjar Kecamatan Cukuh Balak Tanggamus, Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas
LSM JATI: Ditemukan Dugaan Penyimpangan Anggaran Pekon Gedung Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus
Kesigapan Polsek Kota Agung Dibantu Warga, Anak Tunarungu yang Sempat Hilang di Berhasil Ditemukan dengan Selamat
Konferensi Pers Rilis Akhir Tahun 2025, Polres Tanggamus Paparkan Capaian Kinerja dan Strategi Kamtibmas
Dibantu Warga dan Tekab 308, Polsek Kota Agung Amankan Dua Pelaku Curanmor
LSM TRINUSA Cium Aroma Kuat Dugaan Korupsi Dana Desa di Pekon Tanjung Betuah, Tanggamus
Terjunkan Personel Pengamanan Pilkakon PAW Sinar Jawa dan Tiuh Memon, Ini Pesan Kapolres Tanggamus

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:01 WIB

Tabligh Akbar Peringati Isra Mi’raj di Aceh Tenggara Berlangsung Khidmat, Wakil Bupati Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Rasulullah SAW

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

DPRK Aceh Tenggara Akan Panggil BPBD Terkait Dugaan Penumpukan Logistik Bantuan

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:58 WIB

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur untuk Korban Banjir Bandang di Ketambe

Senin, 19 Januari 2026 - 21:59 WIB

Menanti Taji APH di Aceh Tenggara: Antara Anggaran “Hantu” dan Pembiaran Sistematis

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:29 WIB

Respons Cepat Dinsos Agara: Nasi Bungkus untuk Korban Kebakaran Strak Pisang

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:02 WIB

Wakil Bupati Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mi’raj Sebagai Momentum Memperkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:57 WIB

STKIP Usman Safri Kutacane Wisuda 87 Mahasiswa, Pemkab Apresiasi Kontribusi Dunia Pendidikan bagi Pembangunan Daerah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:39 WIB

Bau Anyir Dana Bencana: LSM KALIBER Mendesak Polda Aceh Audit Total BPBD Aceh Tenggara!

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:17 WIB