Ketua (ASWIN),,Menyoroti Kinerja Dinas PU Kabupaten Pringsewu Yang Membiarkan Rusunawa Pemkab Lusuh,Rusak Dan Isi Kamar Banyak Yang Hilang

hayat

- Redaksi

Rabu, 28 Mei 2025 - 08:20 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Ketua (ASWIN) Kabupaten Pringsewu Menyoroti Kinerja Dinas PU Yang Terkesan Membiarkan Rusunawa Rusak Dan Tak Terawat*

PRINGSEWU–Keberadaan Gedung Rusunawa atau rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) sebagai hunian bagi aparatur sipil negara (ASN), yang berada di lingkungan Pemda Pringsewu, mulai jadi sorotan masyarakat karena terkesan dibiarkan tak terurus hingga mengalami banyak kerusakan dan kotor.

Bangunan Rusunawa merupakan bantuan dari Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR Republik Indonesia yang dìbangun pada 2016 dan di serah terimakan pada 2022 lalu pada saat kepemimpinan Bupati Sujadi Saddat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun sangat di sayangkan, gedung yang di bangun menggunakan uang rakyat dengan menelan anggaran lebih kurang 30 milyar dan merupakan aset negara/daerah terlihat lusuh dan kumuh terkesan terbengkalai tak terurus.

Melihat kondisi ini, Hayat selaku Ketua Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pringsewu, menyoroti hal tersebut, mengungkap keprihatinannya.

“Sangat di sayangkan jika Barang Milik negara/daerah yang di biarkan terbengkalai sehingga hal ini dapat mengakibatkan kerugian dan pihak pengelola mestinya bertanggungjawab,”ungkap Hayat.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Pringsewu Tinjau Rumah Warga Tertimpa Musibah di Pekon Sukaratu

Lebih lanjut, Hayat menjelaskan, pemeliharaan barang milik daerah/negara sangat perlu di lakukan untuk menjaga kondisi barang agar tetap berfungsi dengan baik dan memiliki nilai optimal.

“Pemeliharaan inikan dapat berupa perawatan rutin, perbaikan, maupun pemeliharaan preventif untuk mencegah kerusakan lebih lanjut,”jelasnya Hayat.

Hayat juga menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak yang terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH), untuk mengetahui apakah ada kelalaian atau kesengajaan pihak pengelola.

Sebelumnya yang viral di pemberitaan (red*) Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) guna pemanfaatan hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), berada di Komplek Perkantoran Pusat Pemerintahan Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, diduga di biarkan terbengkalai seakan tidak pernah terawat, Senin (26/5/2025).

Sangat di sayangkan bangunan gedung Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa), yang di bangun menggunakan uang rakyat dengan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 30 miliar. Kondisi lingkungan di sekitar perumahan susun yang terbengkalai tampak kumuh dan tidak nyaman, dan yang parahnya lagi sampah berserakan dan semak belukar seperti tidak pernah di bersihkan.

Hal tersebut di ketahui saat tim dari lembaga Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pringsewu, berkesempatan mengunjungi bangunan Rusunawa yang berada di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk melihat kondisi lingkungan sekitar perumahan dan kondisi bangunan pada hari Kamis (21/05/2025) lalu.

Baca Juga :  Heroik Empat Pemuda Asal Tanggamus Gagal Kan Aksi Pencurian Di Pringsewu

Saat tim Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) tiba di lokasi perumahan susun, dengan suguhan pemandangan lingkungan di sekitar yang begitu menyayat hati seperti rumput yang cukup tebal dan tinggi, bahkan bagian belakang dan samping terlihat rumputnya tumbuh subur hingga menjalar di atas teras bangunan.Seakan menggambarkan keadaan yang yang terbengkalai.

Dari balik kaca jendela kamar yang berlapis debu, terlihat jelas fasilitas didalam ruangan kamar seperti dipan, meja, kasur dan kursi banyak yang rusak dan hilang, kemudian yang begitu miris dipandang mata adalah keramik lantai mengelupas, kamar mandi dan toilet di biarkan kotor dan rusak tidak ada perbaikan sama sekali.

Dan yang parahnya lagi Plafon banyak yang jebol yang dibiarkan bergelantungan sehingga terlihat berantakan, tentunya pemandangan ini seolah memberikan isyarat adanya pembiaran.

Pewarta::

Berita Terkait

Dugaan Mark-up Anggaran MOU Media Sekretariat DPRD 2025 Rp 1,3 Miliar Terbagi ke Beberapa Pos, Publik Desak Audit Menyeluruh
Bupati Pringsewu Buka Penguatan Program Holistik Integratif
Dugaan Markup Anggaran Mushola Sekretariat DPRD Pringsewu 2025 Rp.400 Juta: Publik Desak Audit Menyeluruh  
DPC ASWIN Pringsewu Dukung Wacana Pemkab Merger OPD, Dinilai Tepat untuk Efisiensi
Habiskan Rp 1,677 Miliar untuk Bimtek dan Rp 479 Juta untuk Jasa Tenaga Ahli, Anggaran DPRD Pringsewu Dinilai Sangat Memberatkan
Dugaan Mark’Up Anggaran Konsumsi Rapat DPRD Pringsewu 2025 Capai Rp1,3 Miliar, Publik Mendesak Audit Menyeluruh  
Baru Tiga Hari Jadian, Remaja Pringsewu Rudapaksa Pacar Berujung Penjara
Bupati dan Wabup Pringsewu Tinjau Rumah Warga Tertimpa Musibah di Pekon Sukaratu

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 02:20 WIB

POLSEK KAMPAR KIRI RINGKUS DIDUGA PENGEDAR SABU DI KEBUN SAWIT, 18 PAKET SIAP EDAR DISITA

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Polres Kampar Perintahkan Segera Polsek Tapung Tangkap Dua Pelaku Curanmor, Laporan Masyarakat 

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:50 WIB

Polres Kampar Gelar Apel Siaga Operasi Lancang Kuning 2026, Perkuat Pengamanan Mudik Lebaran

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:53 WIB

Berkah Dibulan Ramadhan Kapolres Kampar Bagikan Baju Sekolah kepada Siswa SD Muhammadiyah Desa Gobah, Wujud Peduli dan Solidaritas

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:15 WIB

Sinergi Polres Kampar dan Puslitbang Polri Perkuat Penanganan Unjuk Rasa

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:06 WIB

Polres Kampar Gelar Green Policing Juara Running Race: Ajak Generasi Muda Beraktivitas Positif juara Running Race

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:01 WIB

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:08 WIB

Modus Mafia Tanah Seting Kasus Pidana Menjadi Kasus Perdata: Kuasa Hukum Beraksi

Berita Terbaru