Bupati Aceh Tenggara Beri Apresiasi Guru: “Pengabdianmu Luar Biasa”

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 23:13 WIB

50295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menyampaikan penghargaan dan apresiasi mendalam kepada para guru dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Selasa (25/11/2025).

Dalam sambutan yang disampaikan saat upacara di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Bupati menyampaikan ungkapan penuh makna yang menggambarkan betapa besar peran dan jasa para guru dalam membangun peradaban bangsa, khususnya di bumi Aceh Tenggara.

“Engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Tugas yang engkau emban begitu mulia. Terima kasih, Bapak Ibu guru tercinta. Doakan kami sehat dalam mengabdi untuk Kabupaten Aceh Tenggara. Berdirinya saya sebagai bupati, juga berkat jasa Bapak dan Ibu serta guru-guru kami terdahulu,” ucap Salim Fakhry di hadapan ratusan peserta upacara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, wajah-wajah para guru hari ini tampak berseri penuh semangat. Menurutnya, momentum Hari Guru bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi saat yang tepat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai pengabdian dan dedikasi para pendidik yang telah memberikan warna dan nilai dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Simfoni Jumat: Merajut Ukhuwah, Membangun Peradaban

“Pengabdianmu mewujudkan banyak mutu. Di hari ini sungguh bahagia. Wajah Bapak dan Ibu guru tampak berseri. Pahlawan hebat tanpa tanda jasa, pengabdianmu benar-benar luar biasa,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan guru. Ia menyampaikan bahwa tunjangan tambahan penghasilan (tamsil) untuk guru, yang sempat tertunda dalam dua tahun anggaran, telah direalisasikan kembali pada masa kepemimpinannya.

“Ini bukan sekadar janji, tapi bukti bahwa pemerintah daerah hadir untuk kesejahteraan guru. Kami ingin guru-guru di Aceh Tenggara bekerja dalam kondisi yang layak, sehingga bisa mendidik generasi muda dengan maksimal,” ujar Bupati.

Masih dalam rangkaian upacara, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menekankan pentingnya kecerdasan dan ketulusan dalam mendidik.

“Tidak ada ‘Indonesia Kuat’ tanpa ‘Guru Hebat’. Kami tidak meminta Anda untuk bekerja lebih keras, kami meminta Anda bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna. Mari kita jadikan Hari Guru Nasional 2025 sebagai momentum memperbarui janji kepada bangsa: mendidik dengan hati, mengabdi tanpa henti.”

Baca Juga :  Aksi Spanduk Fitnah Terhadap Bupati Jadi Sorotan, PeTA Aceh Tenggara Desak Polisi Ungkap Aktor Intelektual

Meski di tengah guyuran hujan, upacara tetap berlangsung dengan khidmat. Usai upacara, Bupati bersama unsur Forkopimda menyerahkan piagam penghargaan kepada guru-guru yang telah memasuki masa purna bakti. Sementara itu, penghargaan bagi guru berprestasi tahun ini diserahkan oleh Dinas Pendidikan karena kondisi cuaca yang kurang mendukung.

Momentum Hari Guru Nasional tahun ini menjadi penguatan kembali bagi dunia pendidikan di Aceh Tenggara, sekaligus ajakan kepada seluruh pihak untuk terus mendukung transformasi pendidikan agar lebih adaptif, inklusif, dan bermakna.

Pemerintah daerah berharap, semangat Hari Guru bukan hanya menginspirasi para pendidik, tapi juga menjadi cermin bagi generasi muda untuk meneladani semangat juang guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 1 Kutacane yang Baru Tekankan Budaya Sekolah dan Etika kepada Warga Sekolah
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Sinergi untuk Aceh Tenggara yang Aman, Kapolres Agara Gelar Temu Ramah Bersama Wartawan dan LSM
Dugaan Skandal Dana Ketahanan Pangan di Lembah Haji Semakin Menguat, APH Didesak Buka Siapa Penerima dan Pengendalinya
Diduga Sarat Mark-Up dan Fiktif, Pegiat Anti-Korupsi Desak Kejari Aceh Tenggara Usut Dana Desa Perdomoan II
BPK Temukan Kekurangan Volume Pekerjaan pada 31 Proyek di Aceh Tenggara, Potensi Kerugian Rp 604 Juta
Grasstrack Kapolres Agara Sukses Digelar, Semangat Bhayangkara dan Prestasi Berpacu di Sirkuit IMI Aceh Tenggara
Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor di Pringsewu Tewas Usai Tabrak Truk Pengangkut Pasir

Senin, 27 Juli 2026 - 18:24 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:05 WIB

Wabup Umi Laila Pringsewu Sampaikan Pesan Moral Pada Pengajian Triwulan PAC NU Pagelaran

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pansus DPRD Pringsewu Dorong Restrukturisasi OPD yang Efisien dan Tepat Fungsi

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:41 WIB

Kejari Pringsewu Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Pendataan SPPT PBB-P2, Kerugian Negara Rp1,1 Miliar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:18 WIB

Pemkab & Kantah Pringsewu Gelar Rakor Reforma Agraria 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:32 WIB

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Ajak Umat Islam Jaga Persatuan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:38 WIB

Ratusan Pembalap Mobil Serbu Sirkuit Non Permamen Komplek Pemkab Pringsewu

Berita Terbaru