Bupati Aceh Tenggara Beri Apresiasi Guru: “Pengabdianmu Luar Biasa”

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 23:13 WIB

50319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menyampaikan penghargaan dan apresiasi mendalam kepada para guru dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) yang dirangkaikan dengan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Selasa (25/11/2025).

Dalam sambutan yang disampaikan saat upacara di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Bupati menyampaikan ungkapan penuh makna yang menggambarkan betapa besar peran dan jasa para guru dalam membangun peradaban bangsa, khususnya di bumi Aceh Tenggara.

“Engkau pahlawan tanpa tanda jasa. Tugas yang engkau emban begitu mulia. Terima kasih, Bapak Ibu guru tercinta. Doakan kami sehat dalam mengabdi untuk Kabupaten Aceh Tenggara. Berdirinya saya sebagai bupati, juga berkat jasa Bapak dan Ibu serta guru-guru kami terdahulu,” ucap Salim Fakhry di hadapan ratusan peserta upacara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, wajah-wajah para guru hari ini tampak berseri penuh semangat. Menurutnya, momentum Hari Guru bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi saat yang tepat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai pengabdian dan dedikasi para pendidik yang telah memberikan warna dan nilai dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kondisi Ruas Jalan Nasional Kutacane-Medan Digenangi Air. Korlap dan Penilik BPJN III Wilayah Aceh Dinilai Tidak Bertanggungjawab

“Pengabdianmu mewujudkan banyak mutu. Di hari ini sungguh bahagia. Wajah Bapak dan Ibu guru tampak berseri. Pahlawan hebat tanpa tanda jasa, pengabdianmu benar-benar luar biasa,” sambungnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan guru. Ia menyampaikan bahwa tunjangan tambahan penghasilan (tamsil) untuk guru, yang sempat tertunda dalam dua tahun anggaran, telah direalisasikan kembali pada masa kepemimpinannya.

“Ini bukan sekadar janji, tapi bukti bahwa pemerintah daerah hadir untuk kesejahteraan guru. Kami ingin guru-guru di Aceh Tenggara bekerja dalam kondisi yang layak, sehingga bisa mendidik generasi muda dengan maksimal,” ujar Bupati.

Masih dalam rangkaian upacara, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang menekankan pentingnya kecerdasan dan ketulusan dalam mendidik.

“Tidak ada ‘Indonesia Kuat’ tanpa ‘Guru Hebat’. Kami tidak meminta Anda untuk bekerja lebih keras, kami meminta Anda bekerja lebih cerdas, fokus, dan bermakna. Mari kita jadikan Hari Guru Nasional 2025 sebagai momentum memperbarui janji kepada bangsa: mendidik dengan hati, mengabdi tanpa henti.”

Baca Juga :  Ghufran Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI ke-V di Aceh Tenggara, Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Kebangsaan

Meski di tengah guyuran hujan, upacara tetap berlangsung dengan khidmat. Usai upacara, Bupati bersama unsur Forkopimda menyerahkan piagam penghargaan kepada guru-guru yang telah memasuki masa purna bakti. Sementara itu, penghargaan bagi guru berprestasi tahun ini diserahkan oleh Dinas Pendidikan karena kondisi cuaca yang kurang mendukung.

Momentum Hari Guru Nasional tahun ini menjadi penguatan kembali bagi dunia pendidikan di Aceh Tenggara, sekaligus ajakan kepada seluruh pihak untuk terus mendukung transformasi pendidikan agar lebih adaptif, inklusif, dan bermakna.

Pemerintah daerah berharap, semangat Hari Guru bukan hanya menginspirasi para pendidik, tapi juga menjadi cermin bagi generasi muda untuk meneladani semangat juang guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru