Sinergi Polsek Blangkejeren, TNI, dan Warga Bersihkan Jembatan Rereube Pascabanjir

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 16 Desember 2025 - 23:48 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES — Kolaborasi antara aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat kembali tergambar dalam aksi gotong royong yang digelar di Kampung Rereube, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Selasa (16/12/2025). Setelah kawasan tersebut terdampak banjir beberapa hari lalu, sejumlah personel Bhabinkamtibmas Polsek Blangkejeren bersinergi dengan Babinsa dan prajurit TNI dari Batalyon TP 855 serta warga setempat untuk membersihkan jembatan kampung yang sempat tertutup lumpur dan material banjir.

Jembatan tersebut merupakan jalur penghubung utama antarpermukiman warga yang selama ini menjadi akses penting untuk aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar. Pascabencana, jembatan itu tidak bisa dilalui karena tertutup endapan lumpur, kayu, dan sisa material tanah yang terbawa arus deras. Melalui inisiatif bersama lintas sektor, kegiatan pembersihan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya cepat untuk memulihkan kembali fungsionalitas infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Dalam keterangannya, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren Iptu Syamsuddin, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga dalam menghadapi kondisi pascabencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari Polsek Blangkejeren bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta dukungan anggota TNI dari Batalyon TP 855, turun langsung ke lapangan, bekerja sama dengan masyarakat membersihkan jembatan Kampung Rereube agar jalur ini bisa kembali digunakan warga untuk beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  Jembatan Putus di Tripe Jaya, Gayo Lues, Ganggu Distribusi Logistik dan Mobilitas Warga Antarwilayah

Masyarakat setempat terlihat antusias bergabung dalam kegiatan tersebut. Sejak pagi pukul 09.30 WIB, puluhan warga bersama aparat TNI-Polri mulai membersihkan lumpur secara manual menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak sorong. Kegiatan ini berlangsung hingga siang hari dan berakhir pada pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib.

Iptu Syamsuddin menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil fisik semata, tetapi juga bertujuan membangkitkan semangat kolektif masyarakat setelah dihantam musibah. Dengan gotong royong, katanya, masyarakat bisa merasakan kehadiran negara dalam situasi sulit sekaligus membangun optimisme untuk bangkit kembali.

Gotong royong yang dilakukan bersama warga menjadi simbol nyata adanya sinergi antara pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. Kolaborasi seperti ini dinilai penting untuk menciptakan rasa aman, kebersamaan, serta memperkuat kemitraan sosial di tengah tantangan alam yang sewaktu-waktu bisa kembali terjadi.

“Ini adalah bagian dari pengabdian kami sebagai aparat kepolisian. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan, bukan hanya dalam situasi darurat tetapi juga saat proses pemulihan. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi modal sosial utama pascabencana,” imbuh Kapolsek.

Hingga saat ini, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur yang terdampak. Meski jembatan Kampung Rereube sudah bisa dilintasi kembali usai dibersihkan, sejumlah titik jalan di kawasan Kecamatan Dabun Gelang masih memerlukan perhatian lebih lanjut, terutama menjelang musim penghujan yang diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa pekan ke depan.

Baca Juga :  Seleksi KIP Kabupaten Gayo Lues Diduga Terjadi Perbuatan Melawan Hukum

Warga Rereube menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan dan pemerintah atas respons cepat dalam menangani dampak banjir. Mereka berharap kegiatan gotong royong bersama ini bisa terus dilanjutkan, tidak hanya saat bencana melanda, tetapi juga sebagai tradisi kolektif warga dalam menjaga lingkungan dan memperkuat jejaring sosial antarwarga.

Aksi bhakti sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat negara dalam menjaga kehidupan bersama. Dalam keberagaman peran, satu hal yang menjadi benang merah dari kegiatan ini adalah semangat gotong royong yang tumbuh dari kepedulian bersama terhadap lingkungan dan sesama.

Kapolsek Blangkejeren menyatakan bahwa pihaknya siap melanjutkan kegiatan serupa di titik-titik lain yang terdampak, dengan harapan konektivitas masyarakat dapat sepenuhnya pulih dan aktivitas sehari-hari kembali normal. Di tengah ancaman cuaca ekstrem, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan terus menjalin komunikasi aktif dengan aparat setempat jika terjadi hal-hal yang mengarah pada kondisi darurat serupa.

Upaya pembersihan jembatan ini mungkin terlihat sederhana, namun menjadi fondasi penting dalam membangun kembali semangat warga, memperkuat solidaritas sosial, dan menghadirkan kehadiran negara secara nyata dalam kehidupan masyarakat pedesaan pascabencana. (Abdiansyah)

Berita Terkait

risis Lingkungan di Gayo Lues Kian Membesar, PT Rosin Chemicals Indonesia Dituding Membangkang terhadap Perintah Penghentian Operasional
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
PT Hopson Diduga Beroperasi Terang-Terangan, Publik Pertanyakan Fungsi Pengawasan dan Penindakan
PT Hopson Diduga Kembali Jalankan Mesin Produksi, Aktivis Soroti Lemahnya Penegakan Hukum di Aceh
Penuh Keceriaan, TK Negeri 2 Blangkejeren Sukses Gelar Festival Anak untuk Bangun Generasi Cerdas dan Berkarakter
PT Hopson Tetap Diduga Jalankan Produksi Ilegal Pada Tengah Malam, Di Mana Aparat Bertindak Tegas?
Dugaan Pembangkangan PT Hopson terhadap Hasil Rapat DLHK Aceh Dinilai Bisa Menjadi Preseden Buruk Penegakan Hukum
PT Rosin Diduga Lakukan Pembangkangan Hukum, Negara Diuji di Tengah Asap Pabrik Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 16:03 WIB

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Polsek Cerenti Turun ke Sawah Sukseskan Program Pangan Presiden Prabowo  

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:08 WIB

Polsek Logas Tanah Darat Kawal Tanaman Jagung 1 Hektar di Desa Sukaraja  

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:36 WIB

Lahan Kosong di Desa Sikak Kini Produktif, Polsek Cerenti Pimpin Tanam Jagung Bersama Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:40 WIB

Wujudkan Mimpi Anak Sekolah, Polda Riau Kebut Jembatan Gantung di Kuansing

Sabtu, 24 Februari 2024 - 02:55 WIB

Sat Lantas Polres Kuansing Lakukan Survei Jalan Nasional yang Rusak dan Longsor

Selasa, 6 Februari 2024 - 04:13 WIB

Parah! Ruang Kerja Bupati Kuansing Diduga Berubah Fungsi Sebagai Tempat Pemenangan Capres 02

Sabtu, 27 Januari 2024 - 02:17 WIB

Bintara Remaja Polres Kuansing Angkatan 50 Tahun 2023 Jalani Kegiatan Pengenalan Lingkungan

Minggu, 21 Januari 2024 - 19:12 WIB

Ketua FPII Kuansing: Ketua BPD Pintu Gobang Harus Minta Maaf Atas Ucapannya

Berita Terbaru