Akselerasi Pembangunan Gerai dan Gudang Koperasi Desa Merah Putih: Jalan Konstitusional Menguatkan Ekonomi Rakyat

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:10 WIB

5086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: A. Anwar Sadat, S.H.

Ketua Umum DPP APDESI Merah Putih

Jakarta,  waspadaindonesia.com – Negara hadir bukan hanya melalui regulasi, tetapi melalui kesejahteraan yang dirasakan rakyat sampai ke desa. Dalam konsep bernegara sebagaimana amanat Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945, perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Itulah ruh koperasi. Rabu (11/02/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, DPP APDESI Merah Putih memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa Merah Putih. Ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen negara untuk menata ulang arus ekonomi agar tidak hanya berputar di kota, tetapi berputar di desa.

Selama ini desa sering hanya menjadi pasar konsumsi: barang datang dari luar, uang keluar dari desa. Petani, nelayan, UMKM, dan warga desa bekerja keras, tetapi nilai tambahnya dinikmati rantai distribusi di luar wilayahnya.

Baca Juga :  Ketua Umum PERWANTI PSMTI Ajak Perempuan Indonesia Wujudkan Solidaritas Kemanusiaan dan Selamatkan Lingkungan

Melalui gerai dan gudang koperasi desa, negara sedang membangun simpul distribusi baru desa sebagai pusat produksi, pusat perdagangan, sekaligus pusat kesejahteraan.

Gerai koperasi akan menjadi etalase produk lokal, sementara gudang koperasi menjadi penyangga logistik desa: tempat penyimpanan hasil panen, stabilisasi harga, serta perlindungan petani dari permainan tengkulak.

Di sinilah fungsi negara bekerja: melindungi yang lemah, memperkuat yang kecil, dan menyeimbangkan pasar.

APDESI Merah Putih memandang program ini sebagai bentuk nyata ekonomi kerakyatan.

Ketika hasil pertanian ditampung koperasi, ketika kebutuhan pokok disediakan oleh koperasi desa, ketika distribusi dilakukan oleh masyarakat desa sendiri maka uang tidak lagi bocor keluar. Uang berputar di desa, daya beli naik, dan kemiskinan struktural perlahan diputus.

Pemerintah desa adalah garda terdepan negara.

Kepala desa bukan sekadar administrator, tetapi pemimpin ekonomi lokal. Karena itu kami mendorong seluruh pemerintah desa untuk aktif mengambil peran: menyediakan lahan, membangun kelembagaan koperasi yang sehat, transparan, profesional, dan akuntabel. Koperasi harus menjadi milik warga, bukan milik kelompok.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara

Negara kuat dimulai dari desa yang kuat.

Kedaulatan pangan, stabilitas harga, dan pemerataan ekonomi tidak mungkin tercapai tanpa basis produksi di desa. Gerai dan gudang Koperasi Desa Merah Putih adalah langkah strategis menuju kemandirian ekonomi nasional dari bawah.

APDESI Merah Putih berdiri bersama pemerintah dalam memastikan program ini berjalan cepat, tepat sasaran, dan berpihak kepada rakyat. Karena sesungguhnya membangun desa bukan hanya membangun wilayah, tetapi membangun masa depan Indonesia.

Jika ekonomi bergerak di desa, maka negara sesungguhnya sedang berdiri kokoh.

 

Sumber: DPP AKPERSI

(AKPERSI Kota Pekanbaru-Riau)

Berita Terkait

Inalum Segera Bangun Pabrik Baru, Kapasitas Produksi Aluminium Jadi 900.000 Ton Pertahun
Ketua DPC LSM TRINUSA Lampung Selatan Sekaligus Panglima TRIGER DPD Provinsi Lampung, Ferdy Saputra, Siap Hadiri Rapat Koordinasi Aksi Unjuk Rasa di KPK RI
LSM Trinusa DPD Lampung Akan Gelar Aksi di KPK 21 April, Soroti Dugaan Kejanggalan Banjir, Hibah Rp60 Miliar, Program Umroh berulang serta Proyek PUPR Bermsalah
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara
PJT Provinsi Lampung Hadiri Halal Bihalal di Jakarta, Pererat Tali Silaturahmi Lintas Wilayah
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan ke Negara
Disdukcapil Riau Dilanda Kontroversi: Ros Diblokir Setelah Tolong Warga, Bunga Ditolak Karena Aturan Baju

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:17 WIB

Laba Inalum Baik 15 Persen Tahun 2025, Dirut Melati Sarnita Tren Pendapatan Terus Naik Tiap Tahun

Jumat, 17 April 2026 - 23:59 WIB

Polsek Talawi AKP Arianto Sitorus Berbagi Sembako di Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 23:21 WIB

Kapolsek Medang Deras AKP A.H. Sagala Gelar Jumat Berkah, Wujud Kepedulian Terhadap Insan Pers

Kamis, 16 April 2026 - 11:03 WIB

Masyarakat Petatal Meminta Kepada Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson Nainggolan Tutup Gudang Mafia CPO di Petatal

Rabu, 15 April 2026 - 13:39 WIB

Kapolres Batu Bara Terima Kunjungan Bea Cukai Kuala Tanjung, Perkuat Sinergitas Antar Instansi

Rabu, 15 April 2026 - 10:41 WIB

AKP Arianto Sitorus Resmi Menjabat Kapolsek Talawi, Kapolres Batu Bara Minta Bekerja Ikhlas dan Amanah

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WIB

Buntut Dugaan Plat Palsu, Yudi Pratama Laporkan Oknum Anggota DPRD Batu Bara ke Polisi dan Badan Kehormatan,

Senin, 13 April 2026 - 17:12 WIB

Satres Narkoba Polres Batu Bara Gagalkan Peredaran 2 Kg Sabu, Dua Pria Kurir Berhasil Diamankan

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Muswil Cacat Hukum, Ancaman Perpecahan KA KAMMI Lampung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:51 WIB