Budi Afrizal Dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Aceh, Prioritaskan Validasi Data dan Pemberdayaan Ekonomi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:11 WIB

50222 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH, WASPADA INDONESIA |  Budi Afrizal, SKM, MKM, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Kabupaten Aceh Tenggara. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi yang dilakukan Pemerintah Aceh untuk memperkuat kinerja dan pelayanan publik di tingkat provinsi. Pengalaman panjang Budi Afrizal dalam bidang administrasi dan manajerial, khususnya saat memimpin sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana, menjadi salah satu alasan utama kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Dinas Sosial Aceh.

Dinas Sosial Aceh merupakan lembaga strategis yang memiliki peran penting dalam penanganan berbagai persoalan sosial, mulai dari pengentasan kemiskinan, perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat rentan, hingga pengawasan penyaluran bantuan sosial. Dengan tantangan yang semakin kompleks, kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa perubahan dan inovasi dalam pelaksanaan program-program sosial di Aceh.

Dalam pernyataannya, Budi Afrizal menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyatakan komitmennya untuk memastikan kehadiran Dinas Sosial di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perlindungan dan perhatian pemerintah. Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang sedang berjalan, dengan fokus utama pada validasi data penerima bantuan sosial.

Baca Juga :  Putra Nagan Raya Jamaluddin Idham Pimpin Partai PDI Perjuangan Tingkat Provinsi Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi Afrizal menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan sosial. Ia tidak ingin ada bantuan yang salah sasaran atau menimbulkan polemik di masyarakat. Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota akan diperkuat agar proses penyaluran bantuan sosial dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran. Validasi data menjadi prioritas utama guna memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak.

Selain memastikan penyaluran bantuan sosial yang tepat, Budi Afrizal juga menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya. Ia menyadari bahwa bantuan sosial memang penting sebagai bentuk perlindungan sementara, namun tujuan akhirnya adalah menciptakan kemandirian masyarakat. Ia berharap, melalui berbagai program pemberdayaan, masyarakat Aceh dapat bangkit, memiliki daya saing, dan tidak terus-menerus bergantung pada bantuan pemerintah.

Baca Juga :  TTI Desak Pj Gubernur Aceh Hentikan Sementara Program Bantuan pada BRA

Pelantikan Budi Afrizal sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh diharapkan membawa energi baru dan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pengalaman dan visi yang dimilikinya, Budi Afrizal diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif, khususnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat rentan di Aceh. Pemerintah daerah dan masyarakat luas menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mewujudkan Aceh yang lebih sejahtera dan inklusif.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan
Muslim Ayub Dorong Dana Otsus Aceh Tanpa Batas Waktu dalam Pembahasan RUU Pemerintahan Aceh
Perkuat Layanan Ibu & Anak, Muhammad Nur Dipercaya Pimpin RSIA Banda Aceh
Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara
Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara
Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi
3. Proyek Pengadaan Kitab Dana Otsus Aceh Rp50,53 Miliar Diduga Dikuasai 10 Perusahaan
21 DPC Merapat, Sayuti Abubakar Jadi Kandidat Kuat Ketua Demokrat Aceh

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:36 WIB

Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala

Rabu, 9 September 2026 - 23:30 WIB

Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu

Rabu, 9 September 2026 - 23:12 WIB

Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung

Rabu, 9 September 2026 - 23:04 WIB

Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Rabu, 9 September 2026 - 18:03 WIB

Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WIB

Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja

Minggu, 6 September 2026 - 15:23 WIB

Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Sabtu, 5 September 2026 - 20:50 WIB

Korban Minta Kasus Pencemaran Nama Baik Akun Facebook Muhammad Saleh Selian di Polres Agara Diambil Alih Polda Aceh

Berita Terbaru

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Istisqa

Jumat, 11 Sep 2026 - 12:43 WIB

PRINGSEWU

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Pariwara Antikorupsi

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:05 WIB

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB