Presiden GANTARA: “Banjir Bandar Lampung Butuh Solusi , Bukan Saling Mencaci”

hayat

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:36 WIB

50104 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Musibah banjir yang kembali merendam sejumlah titik di Kota Bandar Lampung pada 6 Maret 2026 memicu keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Menanggapi situasi tersebut, Presiden GANTARA (Gerakan Anti Nganggur Nusantara), Sandi Febri Wijaya, mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk mengedepankan kolaborasi ketimbang konfrontasi.

Dalam keterangannya, Sandi menekankan bahwa menyalahkan keadaan atau pihak tertentu tidak akan menyurutkan air yang masuk ke rumah warga. Sebaliknya, energi masyarakat harus dialihkan untuk merumuskan langkah taktis dan jangka panjang.
Mengedepankan Politik Solusi
“Saat ini masyarakat sedang kesulitan. Kita hadir bukan untuk menambah gaduh dengan saling mencaci di media sosial atau forum publik.GANTARA memandang bahwa banjir ini adalah panggilan bagi kita semua untuk mencari solusi kolektif,” ujar Sandi Febri Wijaya saat meninjau salah satu lokasi terdampak.

Menurutnya, masalah banjir di Bandar Lampung yang bersifat tahunan memerlukan keberanian untuk mengevaluasi infrastruktur secara menyeluruh.

Baca Juga :  Polda Lampung Terapkan 'Delay System' untuk Atasi Kepadatan Kendaraan di Pelabuhan Bakauheni pada Arus Balik Lebaran 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekomendasi Strategis GANTARA
Sandi menawarkan lima poin utama yang dianggap sebagai jalan keluar permanen bagi permasalahan banjir di “Kota Tapis Berseri”:

Yang Pertama Restorasi dan Normalisasi Sungai: Pengerukan sedimen dan pembersihan hambatan di aliran sungai utama seperti Way Belau dan Way Halim harus menjadi agenda rutin, bukan sekadar respons saat banjir tiba.

Kedua Audit dan Revitalisasi Drainase: Memastikan seluruh saluran air di pusat kota terintegrasi dengan baik dan bebas dari sumbatan sampah.

Ketiga Pembangunan Kolam Retensi (Parkir Air): Perlunya memperbanyak embung di wilayah dataran tinggi agar air hujan tidak langsung terjun bebas ke pemukiman warga di dataran rendah.

Ke Empat, Proteksi Kawasan Hijau Perbukitan: Memperketat izin pembangunan di area resapan air seperti perbukitan Kemiling dan Sukamenanti untuk mencegah erosi dan banjir lumpur.

Baca Juga :  Sudah 3 Kali Beraksi,Driver Ojol Pelaku " Begal Payudara " di Bandar Lampung Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Ke Lima, Pemanfaatan Teknologi Pintu Air: Di wilayah pesisir, penggunaan pintu air otomatis dan pompa kapasitas besar diperlukan untuk menghalau banjir rob saat pasang laut terjadi.

“Ajakan Beraksi Bersama
Presiden GANTARA juga mengingatkan bahwa peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah kunci. Ia berharap semangat “Gerakan Anti Nganggur” juga bisa diimplementasikan dalam aksi-aksi sosial lingkungan, seperti gotong royong massal pembersihan drainase.

“Mari kita tunjukkan bahwa warga Bandar Lampung adalah masyarakat yang cerdas dan tangguh. Kita selesaikan masalah ini dengan kerja nyata. Pemerintah bergerak dengan kebijakan dan infrastruktur, kita sebagai masyarakat mendukung dengan menjaga lingkungan,” tutup Sandi.

Tentang GANTARA:
Gerakan Anti Nganggur Nusantara (GANTARA) adalah komunitas yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pengentasan pengangguran, dan aksi sosial kemasyarakatan di bawah kepemimpinan Sandi Febri Wijaya.(*)

Berita Terkait

TEMUAN BPK UNGKAP SELISIH PENGADAAN DI RSJD LAMPUNG, TRINUSA TAGIH PERTANGGUNGJAWABAN
Membanggakan, Kabupaten Pringsewu Kembali Raih Opini WTP Ke-11
LSM PKPN Lampung Soroti Pengelolaan Keuangan MAN 1 Pesawaran: Dugaan Markup Anggaran hingga Anomali LHKPN Kepala Sekolah
LSM TRINUSA Ungkap 10 Kejanggalan Laporan Keuangan Bank Lampung 2024, Desak OJK dan Kejati Turun Tangan
Putra Anggota Kodim 0410/KBL Raih Juara 1 Tinju Gubernur Cup 2026
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Turun Langsung Razia Blok Hunian
TEMUAN BPK UNGKAP DUGAAN KORUPSI DAN MALADMINISTRASI PT LAMPUNG JASA UTAMA (PERSERODA): LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA DPD LAMPUNG MENUNTUT PENEGAK HUKUM SEGERA BERTINDAK
DANA ANTAR BANK NAIK RP380 MILIAR, KREDIT DAN TRANSAKSI BERELASI DISOROT LSM TRIGA NUSANTARA INDONESIA

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:37 WIB

Kasus Bullying Viral di SMP Ambarawa Berakhir Damai, Praktisi Hukum Dorong Penyuluhan Hukum bagi Pelajar Pringsewu

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:33 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional & Hari Lahir Pancasila 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:40 WIB

Buka Muskomda VI, Bupati Pringsewu Sebut Pemuda Katolik Berkontribusi Nyata Dukung Program Pemerintah

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:51 WIB

Nyali Kejari Pringsewu Di Uji LSM dan Publik : Beranikah Membongkar Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Tahun 2025

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Salat Idul Adha 1447 Hijriah & Potong Hewan Qurban Di Pagelaran Utara

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:49 WIB

Konfirmasi DPC LSM Trinusa : Jawaban Pihak Kejari Dinilai Kurang Memuaskan, Trinusa Ancam Aksi Lebih Besar

Senin, 25 Mei 2026 - 20:07 WIB

Abdul Manaf DPC LSM Trinusa Mendesak Kejari Segera Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran Sekretariat DPRD Pringsewu Tahun 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 08:04 WIB

Tangis Haru Warnai Haflatut Takhrij IMBOS, Hafizh 30 Juz Terima Hadiah Umroh dari Bupati Pringsewu

Berita Terbaru