SPAM 2025 Pringsewu Bermasalah! PUPR Disorot, Proyek Miliaran Diduga Tak Sesuai Standar

hayat

- Redaksi

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:38 WIB

5095 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun 2025 di Kabupaten Pringsewu menuai sorotan tajam. Proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah per lokasi itu justru memunculkan persoalan serius di lapangan, mulai dari kebocoran jaringan hingga tidak mengalirnya air ke rumah warga.

Sorotan mengarah ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pringsewu terkait pengawasan proyek, serta pelaksanaan pekerjaan oleh pihak rekanan yang dinilai tidak sesuai standar teknis.

Di Kecamatan Banyumas, tepatnya di Pekon Sriwungu, Pekon Sri Rahayu, dan Pekon Sinar Mulya, warga mengeluhkan distribusi air bersih yang tidak berjalan normal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Pekon Sinar Mulya, ditemukan belasan titik kebocoran hingga aliran air terpaksa ditutup. Sementara di Pekon Sriwungu, beberapa titik bocor juga terjadi, termasuk satu titik besar yang berdampak pada terhentinya distribusi. Adapun di Pekon Sri Rahayu, kondisi jaringan relatif normal.

“Ini bukan hal kecil. Baru digunakan sudah bocor di banyak titik. Artinya ada yang tidak beres dari awal,” kata SW, perwakilan warga, kepada wartawan.

Baca Juga :  Bupati Pringsewu & Ketua TP-PKK Terima Gelar Adat Dari Penyimbang Adat Saibatin Pardasuka

SW menilai pengawasan dari PUPR patut dipertanyakan karena proyek dengan nilai besar seharusnya diawasi secara ketat.

“PUPR seharusnya memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi. Kalau hasilnya seperti ini, wajar kalau publik mempertanyakan pengawasannya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan SD. Ia menilai kualitas pekerjaan tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.

“Anggarannya miliaran per lokasi, tapi hasilnya tidak mampu menahan tekanan air. Ini indikasi pekerjaan tidak sesuai standar,” kata SD.

Menurutnya, persoalan ini harus ditindaklanjuti secara serius melalui audit menyeluruh, baik terhadap pihak rekanan maupun sistem pengawasan yang dilakukan.

“Rekanan perlu diaudit, apakah pekerjaan sesuai spesifikasi atau tidak. Pengawasannya juga harus diperiksa. Semua harus transparan,” tegasnya.

Warga juga meminta aparat penegak hukum turun tangan untuk mengusut proyek tersebut.

“Kami minta Kejaksaan Tinggi Lampung dan BPK melakukan audit investigasi. Ini proyek besar, harus jelas penggunaan anggaran dan hasil pekerjaannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Pringsewu Santuni Keluarga Pekerja Migran Yang Meninggal Dunia di Malaysia

SD menegaskan, jika ditemukan ketidaksesuaian atau penyimpangan, maka harus ada langkah tegas.

“Kalau tidak sesuai, harus diperbaiki atau dibongkar. Kalau ada kerugian negara, harus dikembalikan. Dan jika ada pelanggaran hukum, harus diproses,” ujarnya.

Sementara itu, pihak PDAM Kabupaten Pringsewu membenarkan adanya gangguan distribusi air di sejumlah titik. Aliran bahkan terpaksa dihentikan sementara.

“Memang kami tutup sementara karena saat dialirkan terjadi banyak kebocoran, sehingga air terbuang percuma,” kata pihak PDAM.

Menurutnya, kebocoran terjadi karena jaringan pipa tidak mampu menahan tekanan air secara optimal.

“Kalau dipaksakan, air tidak akan sampai ke pelanggan. Jadi harus diperbaiki dulu,” jelasnya.

Hingga kini, persoalan proyek SPAM 2025 tersebut belum menemukan solusi. Di tengah anggaran miliaran rupiah per lokasi, warga justru belum merasakan manfaat maksimal.

Tekanan agar dilakukan audit menyeluruh terhadap rekanan dan pengawasan PUPR pun terus menguat. (*)

Berita Terkait

DPC LSM Trinusa Soroti Sikap Sekretariat DPRD Pringsewu Tak Merespon Surat Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025
Bupati Pringsewu Terima Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Akulturasi Budaya
UPT SMP Negeri 1 Gelar Acara Perpisahan Kelas IX Tahun Ajaran 2025 – 2026
Pergoki Pelaku Begal Brigadir Arya Supena Tewas Ditembak
Tersangka saat tiba di Polres Pringsewu dan hendak dimasukan ke sel tahanan
Dipicu Emosi dan Cemburu Buta, Suami di Pringsewu Tega Aniaya Istri Pakai Sajam
Dugaan Penyimpangan Anggaran 2025: 8 Pos Belanja Sekretariat DPRD Pringsewu Disorot, Publik Desak Bupati Rombak Total Struktur Birokrasi
Anggaran 2025 Sekretariat DPRD Pringsewu Bermasalah, DPC ASWIN Mendesak Bupati Merombak Total Struktur Birokrasi

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:40 WIB

Satgas TMMD Kodim 0110/Abdya Fokus Tuntaskan Rehab Rumah Warga Pra Sejahtera

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:19 WIB

Progress Jalan TMMD Gunung Cut Tembus 56 Persen, Petani Sambut Gembira

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:19 WIB

Ribuan Warga Antusias Saksikan Lomba Layangan Piala Dansatgas TMMD di Tangan-Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:18 WIB

TMMD Ke-128 Kodim Abdya Fokus Tuntaskan Rehab RTLH di Desa Gunung Cut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:16 WIB

Lewat Penyuluhan Pertanian, Satgas TMMD Ajarkan Cara Membuat Kompos dari Sampah Rumah Tangga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:12 WIB

Satgas TMMD Kodim Abdya Tinggal Bersama Warga, Tiap Prajurit Punya Mamak Angkat di Desa Gunung Cut

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:18 WIB

Dansatgas TMMD 128 Abdya: Prajurit Kita Harus Bisa Jadi Teladan, Termasuk Jadi Imam Ibadah

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:53 WIB

Syiar Islam di Lokasi TMMD, Satgas Kodim Abdya Ajak Pelajar Unjuk Gigi di Lomba Tilawah & Adzan

Berita Terbaru