Dokumentasi: Humas BBPOM Pekangatu
Edukasi Cek KLIK dan Kuis Interaktif Warnai Sosialisasi di Kantor Camat Kampa
KAMPAR-RIAU, baranewsriau.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin, menggelar edukasi pencegahan stunting dan keamanan pangan untuk ratusan tokoh masyarakat se-Kecamatan Kampa, Minggu, (31/5/2026).
Kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) digelar di Aula Kantor Camat Kampa, Kabupaten Kampar. Hadir tokoh agama, kader posyandu, perangkat desa, dan warga.
Sinergi BBPOM dengan wakil rakyat ini jadi momentum memperkuat komitmen lintas sektor mencetak generasi Kampar yang sehat dan bebas stunting.
Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin, menekankan peran tokoh masyarakat sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mengedukasi warga.
“Penurunan angka stunting dan perbaikan gizi adalah investasi masa depan bangsa. Lewat bapak ibu tokoh masyarakat Kampa, kita pastikan pesan pola hidup sehat dan konsumsi pangan aman sampai ke setiap dapur rumah tangga,” ujar Sahidin.
Kepala BBPOM di Pekanbaru menjelaskan korelasi erat keamanan pangan dengan pencegahan stunting.
“Stunting tidak hanya dipicu kurang gizi, tapi juga infeksi berulang akibat konsumsi pangan tidak higienis atau mengandung bahan kimia berbahaya,” paparnya.
BBPOM mengajak peserta terapkan prinsip Cek KLIK: Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum beli produk pangan. Warga juga diajak cerdas olah pangan lokal yang aman dan bermutu untuk pemenuhan gizi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak.
Suasana aula makin hidup saat sesi kuis interaktif.
Sahidin bersama tim BBPOM memandu kuis seputar mitos vs fakta stunting dan cara bedakan pangan aman dari bahan berbahaya.
Peserta antusias berebut poin. Gelak tawa dan tepuk tangan riuh saat Sahidin dan BBPOM serahkan doorprize ke pemenang sebagai apresiasi.
Melalui KIE ini, para tokoh masyarakat sepakat bawa ilmu ke desa masing-masing. Mereka berkomitmen aktif suarakan gerakan pangan aman dan cegah stunting di wirid pengajian, rapat desa, hingga pertemuan adat demi wujudkan Kecamatan Kampa yang lebih sehat dan sejahtera.
Catatan Redaksi: Berita ini diolah dari rilis resmi BBPOM di Pekanbaru.
Sumber: BBPOM di Pekanbaru
Editor: Rosbinner Hutagaol





































