Carut-Marut Pupuk Disorot, Gibran: Pemimpin Harus Tahu Bau Lumpur, Bukan Cuma Tanda Tangan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alarm Lemhannas 2026: Kebijakan Akan Gagal Total Jika Pembuatnya Buta Realita di Desa

JAKARTA, waspadaindonesia.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta calon pemimpin nasional tahun 2026 tidak alergi dengan lumpur. Pemimpin, kata dia, harus tahu bau sawah, bukan hanya lihai tanda tangan di ruang ber-AC, Kamis (4/6/2026).Pernyataan itu disampaikan Wapres saat membekali peserta Pendidikan Lemhannas RI di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu, 3/6/2026.

“Jangan tunggu rakyat teriak baru bergerak,” kata Wapres Gibran. Dia menegaskan kebijakan pemerintah pusat akan gagal total jika para pembuatnya buta realita yang terjadi di desa-desa.

Baca Juga :  Persatuan Pemuda Indonesia Timur di Jabodetabek, Halalbihalal Bertajuk "Torang Samua Basudara"

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan utama Wapres adalah carut-marut regulasi distribusi pupuk. Aturan yang tumpang tindih justru membuat petani sulit mendapat pupuk saat musim tanam tiba.

“Ini bukti kalau kebijakan tidak menjawab kebutuhan di lapangan,” tegas Wapres di hadapan peserta dari TNI, Polri, kementerian, dunia usaha, ormas, hingga delegasi mancanegara.

Untuk mencegah kebijakan gagal lagi, Wapres Gibran menginstruksikan peserta Lemhannas XXVII dan LXIX tahun 2026 untuk rutin turun ke daerah.

Baca Juga :  KPNas Mendukung Kebijakan Pengelolaan Sampah Yang Berkelanjutan

“Bangun komunikasi intensif dengan masyarakat biar tahu tantangan nyata yang dihadapi,” perintah Wapres.

Menurut Wapres, kepekaan adalah syarat mutlak pemimpin masa depan. Kebijakan tidak boleh lahir dari menara gading, tapi dari pemahaman utuh soal susahnya hidup rakyat kecil.

Pesan Wapres ini jadi alarm keras bahwa pemerintah serius membenahi aturan pupuk.

Keberpihakan pada petani ditunjukkan langsung dari Istana Wakil Presiden agar masalah di akar rumput cepat selesai.

Sumber: BPMI Setwapres

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

HIMLAB RAYA Jakarta: Darnedy Kurnia Santi Dinilai Memiliki Peran Strategis dalam Mendorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Labuhanbatu Raya
Ketua Umum BRN Apresiasi Kinerja APH & Polda Metro Jaya : Penahanan Roy Suryo Bagian Proses Hukum Yang Harus Dihormati
HIMLAB RAYA Jakarta: Tudingan Bupati Bungkam terhadap Demokrasi Desa Tidak Berdasarkan Fakta yang Utuh
Zulhas Justru Membuka Fakta ke Publik, Jangan Giring Opini Sesat terhadap Zulhas
Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan
Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II
Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

Kapolresta Pekanbaru Hadiri Pekanbaru Lestari Run 5K, Semarakkan HUT Kota Pekanbaru ke-242

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:09 WIB

Ditlantas Polda Riau Bagi Helm SNI, Kampanye Keselamatan di Kawasan CFD

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:43 WIB

Tanam 5 Kg Bibit Jagung: Polri Dampingi Petani Lubuk Sakai Wujudkan Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:47 WIB

Konfrens Polda Riau Bongkar TPPU Gading Gajah, Sita Rp.1,8 Milliar

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:24 WIB

Masuk Akpol 2026 Lewat Jalur Reguler, Polda Riau Tolak Kuota Titipan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:39 WIB

Ditlantas Polda Riau Ngopi Bareng Ojol, Rangkul Jadi Sahabat Lalu Lintas

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:55 WIB

Stop Galian C Liar, PLT Gubri: Urus Izin Biar PAD Masuk Kas Daerah

Senin, 8 Juni 2026 - 23:15 WIB

Pemberitahuan Resmi: Operasi Patuh 2026 Ditunda, Ditlantas Polda Riau Ingatkan Pelanggaran Tetap Ditindak

Berita Terbaru